Bambang Bayu Suseno Raih Gelar Doktor Ilmu Pertanian, Sampaikan Pesan Inspiratif untuk Generasi Muda Muaro Jambi

BAHAR POS – Bupati Muaro Jambi Bambang Bayu Suseno (BBS) resmi menyandang gelar Doktor Ilmu Pertanian. Prestasi ini dikukuhkan dalam sidang terbuka senat Universitas Jambi periode ke – 119 yang berlangsung di di Gedung Balairung Unja Kampus Mendalo, Kamis (28/08/2025).

Dalam wisuda tersebut, BBS tampil sebagai satu-satunya kepala daerah yang diwisuda — sebuah pencapaian yang menarik perhatian banyak pihak. Berbagai unsur Pemerintah Provinsi Jambi maupun Pemerintah Kabupaten Muaro Jambi turut hadir untuk menyaksikan momen tersebut.

Dari tingkat Pemprov, hadir Sekretaris Daerah Jambi Dr. H. Sudirman, SH, MH bersama staf. Sedangkan dari Pemkab hadis Wakil Bupati Muaro Jambi H. Junaidi Mahir beserta staf.

Dalam kesempatan tersebut BBS diberi kesempatan untuk memberikan kata sambutan. Bupati mengucapkan terima kasih kepada Unja, kepada keluarga—termasuk istri dan anak-anak—yang mendampingi perjalanan akademiknya, juga tak lupa memberikan motivasi kepada para wisudawan dan generasi muda.

BBS mengingatkan bahwa sebagai calon penerus bangsa, generasi muda perlu memiliki ketekunan, loyalitas, profesionalisme, serta kejujuran.

“Ini adalah calon penerus bangsa yang harus bekerja keras, loyalitas, profesional, serta memegang teguh kejujuran. Tunjukkan diri sebagai alumni Unja yang dapat dibanggakan,” ujar BBS.

BBS juga menyebutkan bahwa ini bukanlah akhir, melainkan awal dari tanggung jawab yang lebih besar. Dia berharap hasil penelitiannya dapat memberikan kontribusi nyata dalam meningkatkan kesejahteraan petani kelapa sawit lokal.

Dalam sidang gelar doktoralnya, BBS berhasil mempertahankan disertasi yang berjudul “Strategi Peningkatan Kesejahteraan Petani Kelapa Sawit Swadaya di Kabupaten Muaro Jambi”. Sidang dipimpin oleh Prof. Dr. Dra. Muazza, M.Si sebagai ketua, bersama tim penguji internal Unja dan juga penguji eksternal.

Disertasi BBS mendapatkan penilaian memuaskan dengan skor 86. Namun menurut BBS ini bukan kerja mudah, sebab ia harus menyelesaikan pendidikan doktoral sembari menjalankan tugas-tugas pemerintahan.

“Saya mulai masuk kuliah ketika masih jadi wakil bupati. Alhamdulillah, selesai setelah menjadi bupati,” tuturnya. “Semoga ini menjadi motivasi bagi anak-anak saya dan menjadi inspirasi bagi semua orang.”

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *