Buntut Video Drumband Viral, Anggota DPRD Muaro Jambi Minta Camat Sungai Bahar Dicopot

BAHAR POS – Insiden video viral drumband MTs Negeri 7 Muaro Jambi terus berbuntut. Terbaru, anggota Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Muaro Jambi meminta agar Camat Sungai Bahar Agus Riyadi diganti.

Permintaan tersebut disampaikan oleh Kasnadi, juru bicara Fraksi Partai Gerindra yang juga adalah Ketua Komisi IV DPRD Muaro Jambi, dalam rangkaian sidang paripurna yang digelar pada Selasa (19/8/2025) lalu di Gedung DPRD Kabupaten, Bukit Baling, Kecamatan Sekernan, Muaro Jambi.

Menurut Kasnadi, apa yang terjadi di halaman kantor kecamatan Sungai Bahar itu telah mencederai suasana khidmat peringatan HUT RI ke-80.

“Kami Fraksi Gerindra sangat menyayangkan dan menyesalkan kejadian itu. Kami minta agar Camat Sungai Bahar ini diganti, karena telah menciderai perayaan hari kemerdekaan ini,” kata Kasnadi, sebagaimana dikutip Jambi Independent, Rabu (20/8/2025).

Kasnadi wajar merasa kesal, sebab Kecamatan Sungai Bahar merupakan salah satu wilayah konstituennya. Politisi kelahiran Cirebon tersebut melenggang ke Bukit Baling lewat Dapil Muaro Jambi 4 yang meliputi Kecamatan Mestong dan 3 kecamatan di kawasan Bahar Raya.

Dalam Pemilu Legislatif 2024 lalu, Kasnadi meraup 3.279 suara yang merupakan perolehan terbanyak di antara sesama kader Gerindra, sekaligus terbanyak keempat di antara seluruh caleg di Dapil Muaro Jambi 4.

Dianggap Lalai

Agus Riyadi sendiri telah berangkat ke Sengeti untuk menghadap Sekretaris Daerah Kabupaten Muaro Jambi, Budhi Hartono. Adalah Bupati Bambang Bayu Suseno yang menginstruksikan langsung kepada Sekda untuk memanggil Camat Sungai Bahar tersebut.

Usai pertemuan, Budhi mengatakan jika Agus berpotensi dijatuhi sanksi etik. Alasannya, Agus dinilai lalai dan membiarkan kejadian viral itu berlangsung.

“Harusnya dia merespon, musik ultah berbunyi harusnya dia hentikan, tapi dia lalai untuk menghentikan jadi mengecewakan adik-adik yang tampil,” terang Budhi, sebagaimana diberitakan metrotvnews.com, Rabu (20/8/2025).

Agus sendiri telah meminta maaf secara langsung kepada pihak MTs Negeri 7 Muaro Jambi. Sesuai janji yang ia ucapkan sebelumnya, Agus mengunjungi sekolah tersebut pada Selasa (19/8/2025).

Sebagaimana didokumentasikan oleh akun Facebook Semua Tentang Bahar, Agus beserta istri menyalami seluruh guru MTs Negeri 7 Muaro Jambi sebagai bentuk permintaan maaf. Sang camat bahkan sampai menundukkan badan saat bersalaman.

“Menyadari kesalahan kemarin, fatal sekali, ya, saya mohon maaf dari lubuk hati yang paling dalam,” kata Agus di hadapan hadirin, sebagaimana terekam dalam video yang dibagikan oleh pemilik akun Facebook Yurike Nova Edlin, Rabu (20/8/2025).

“Terima kasih atas kekecewaan, unek-unek, semua curhatan yang, alhamdulillah, menjadi ghiroh atau semangat juang Pak Camat,” lanjutnya.

Agus mengaku dirinya sedang tidak dalam kondisi prima saat kejadian viral terjadi, sehingga terkesan diam saja dan membiarkan.

“Karena memang kondisi Pak Camat tidak baik-baik saja,” lanjutnya. “Saya sudah dua jam berdiri, sudah goyang, saksinya Pak Kapolsek ada. Mohon maaf nian.”

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *