Politisi Senior Jambi H. A. Bakri Tutup Usia, Kolega dan Pejabat Daerah Ungkapkan Belasungkawa

Dipublikasikan pada: Rabu, 29 Juli 2026
H. A. Bakri bin H. M. Musa
Lensa Jambi
Lensa Jambi Akun Resmi

Akun resmi untuk informasi dan pengumuman segala hal terkait Lensa Jambi, serta publikasi laporan dan tulisan yang dibuat oleh tim internal. Artikel/liputan yang disponsori, jika ada, juga diterbitkan dengan akun ini. Email: lensajambi@lensajambi.com

LENSA JAMBI – Kabar duka menyelimuti Provinsi Jambi dan dunia politik nasional, khususnya Partai Amanat Nasional (PAN). Salah satu putra terbaik daerah kader partai berlambang matahari tersebut, H. A. Bakri Bin HM Musa, meninggal dunia pada Senin, 28 Juli 2026, pukul 20.30 WIB.

Anggota DPR RI asal Jambi tersebut mengembuskan napas terakhir di RS Siloam Lippo Village, Karawaci, Tangerang, pada usia 58 tahun. Mendiang sempat dirawat dalam berjuang melawan sakit akibat pecah pembuluh darah yang dideritanya dalam beberapa bulan terakhir.

Kepergian mendiang menjadi kehilangan besar bagi keluarga, sahabat, kolega, dan seluruh masyarakat Jambi. Berdasarkan informasi dari pihak keluarga, jenazah mendiang diberangkatkan dari RS Siloam menuju Bandara Soekarno-Hatta pada pukul 08.00 WIB untuk selanjutnya diterbangkan ke Jambi.

Baca juga

Menurut rencana, mendiang akan dimakamkan di Pemakaman Pribadi Keluarga Daeng Magguna, Jalan Mekar Jaya, Sungai Gelam, Kabupaten Muaro Jambi, setelah disalatkan di Masjid Raya Tsamaratul Insan Islamic Center Jambi .

Pihak keluarga memohon doa dan keikhlasan seluruh masyarakat agar segala kesalahan serta kekhilafan mendiang semasa hidup dapat dimaafkan. Mereka juga berharap Allah SWT mengampuni segala dosa-dosanya, menerima seluruh amal ibadahnya, melapangkan alam kuburnya, serta menempatkannya di tempat terbaik di sisi-Nya.

Perjalanan Karier dan Pengabdian

H. A. Bakri HM, S.E., yang akrab disapa Bang Haji, lahir di Pulau Kijang, Kuantan Singingi, Kabupaten Indragiri Hilir, Provinsi Riau, pada 15 Mei 1968 . Ia memulai pendidikannya di SD Negeri 28/V Simbur Naik, Kabupaten Tanjung Jabung Timur (1976–1982), melanjutkan ke SMP Negeri 9 Jambi (1982–1985), dan SMA Xaverius 1 Jambi (1985–1988). Gelar Sarjana Ekonomi Pembangunan ia raih dari STIE Muhammadiyah Jambi pada tahun 2005 .

Minatnya terhadap dunia bisnis sudah tampak sejak duduk di bangku sekolah dasar, mengikuti jejak sang ibu yang berprofesi sebagai pedagang di Jambi. Aktivitas dan perhatiannya yang besar dalam dunia bisnis mengantarkannya menduduki sejumlah jabatan bergengsi.

Semasa hidup, ia sempat menjabat sebagai Direktur Utama PT Bangun Jaya Jambi, Direktur Utama PT Kurnia PS Jambi, dan Komisaris Utama CV Attaka Utama Jambi. Di tingkat organisasi, ia dipercaya menjadi Ketua Umum Kadin, Ketua Umum Hipmi, dan Ketua Gapensi untuk wilayah Jambi.

Karier politiknya dimulai ketika bergabung dengan Partai Amanat Nasional (PAN) sebagai Bendahara DPW PAN Provinsi Jambi, kemudian menjabat Ketua Badan Pemenangan Pemilu (Bapilu) DPP PAN untuk wilayah Jambi dan Bengkulu. Lalu pada Pemilu Legislatif 2009, ia mencalonkan diri sebagai anggota DPR RI dari Daerah Pemilihan Jambi.

Baca juga

Meski menempati nomor urut empat, ia berhasil meraih suara terbanyak dan terpilih. Kepercayaan masyarakat kembali mengantarkannya ke gedung legislatif pada Pemilu 2014, 2019, dan 2024, menjadikannya wakil rakyat di Senayan selama empat periode berturut-turut dari 2009 hingga wafatnya pada 2026 .

Di DPR RI, mendiang bertugas di Komisi V yang membidangi infrastruktur, perumahan rakyat, dan pembangunan daerah. Selama bertugas, ia dikenal sebagai sosok yang vokal memperjuangkan aspirasi masyarakat Jambi.

Ia konsisten mendorong pembangunan infrastruktur jalan nasional, jembatan, pengendalian banjir, dan optimalisasi irigasi untuk mendukung ketahanan pangan di Jambi. Ia juga mengawal program strategis nasional seperti pembangunan Sekolah Rakyat di Jambi yang didukung APBN dengan nilai hampir setengah triliun rupiah.

Penghormatan dan Warisan

Wafatnya H. A. Bakri mendapat perhatian luas dari berbagai kalangan. Wakil Ketua MPR RI Eddy Soeparno menyampaikan duka cita mendalam, mengenang mendiang sebagai sosok yang ringan tangan membantu sesama dan konsisten menjalankan amanah sebagai wakil rakyat.

“Saya bersaksi bahwa beliau adalah orang yang baik dan selalu ringan tangan membantu sesama. Sosok yang amanah pada jabatan dan menunaikan tugas sebaik-sebaiknya pada konstituen di daerah,” ujar Eddy, sebagaimana dikutip Tribunnews (28/07/2026).

Bupati Merangin, H. M. Syukur, menyebut mendiang sebagai “pejuang infrastruktur dan mitra terbaik” yang tak pernah lelah memperjuangkan aspirasi masyarakat Merangin.

Baca juga

“Kami kehilangan salah satu ‘jembatan’ ke pemerintah pusat. Dedikasinya memastikan anggaran infrastruktur mengalir ke Merangin akan selalu kami kenang,” tambahnya Bupati Syukur, seperti dilaporkan laman resmi Pemkab Merangin.

Bupati Sarolangun H. Hurmin juga hadir dalam prosesi shalat jenazah sebagai bentuk penghormatan terakhir atas kontribusi besar almarhum bagi pembangunan dan kemajuan Provinsi Jambi. Di saat bersamaan, Wakil Ketua Bidang Strategi dan Komunikasi Politik DPW PAN Jambi, Hasan Mabruri, menyatakan keluarga besar PAN sangat kehilangan sosok A. Bakri.

“Beliau merupakan tokoh yang mendedikasikan hidupnya untuk masyarakat Jambi. Kami kehilangan sosok pejuang yang selama ini konsisten memperjuangkan kepentingan daerah di tingkat nasional,” katanya, dilansir dari detikcom (28/07/2026).

Bagi masyarakat Jambi, H. A. Bakri bukan sekadar seorang tokoh publik. Ia merupakan sosok yang mendedikasikan hidupnya untuk memperjuangkan kepentingan masyarakat dan pembangunan daerah.

Selama bertahun-tahun, mendiang aktif menyuarakan berbagai aspirasi rakyat, mendorong pembangunan infrastruktur, serta memberikan perhatian terhadap peningkatan kualitas pendidikan, pelayanan kesehatan, dan kesejahteraan masyarakat. Kehadirannya di tengah berbagai persoalan daerah kerap menjadi harapan bagi warga yang membutuhkan perhatian dan solusi.

Kini, perjuangan itu telah usai. Namun, jejak pengabdian, dedikasi, dan semangat yang diwariskan H. A. Bakri akan terus dikenang sebagai bagian dari perjalanan pembangunan Provinsi Jambi. Nilai-nilai perjuangannya diharapkan menjadi inspirasi bagi generasi penerus untuk terus melanjutkan cita-cita membangun Jambi yang lebih maju dan sejahtera.

Baca juga

Mendiang meninggalkan seorang istri, Sri Uleng Z. Bakri, serta tiga orang anak: Khalillah Zayyan Bakri, M. Naufal Azka Bakri, dan Aburizal Bakri, beserta keluarga besar yang ditinggalkan.

Selamat jalan, H. A. Bakri Bin HM Musa. Terima kasih atas seluruh pengabdian dan perjuangan yang telah engkau persembahkan untuk Provinsi Jambi dan bangsa Indonesia. Semoga Allah SWT menerima segala amal ibadah beliau, mengampuni segala khilafnya, melapangkan alam kuburnya, dan menempatkannya di surga terbaik.

Amin.

Punya informasi menarik yang layak dikabarkan dan perlu diketahui orang banyak? Laporkan ke kami.