Tabrakan Beruntun di Tempino, Ambulans NU Care-LAZISNU Sungai Bahar Ringsek Parah
LENSA JAMBI – Tabrakan beruntun terjadi di dekat SPBU Tempino, Kecamatan Mestong, Kabupaten Muaro Jambi, Senin (24/8/2026) pagi. Tak ada korban jiwa akibat peristiwa ini, tetapi satu unit ambulans NU Care-LAZISNU Sungai Bahar yang tengah membawa pasien mengalami kerusakan parah.
Dalam video dan foto-foto yang beredar di media sosial, tampak mobil ambulans dalam keadaan ringsek usai terjepit di antara dua kendaraan lain. Bagian depan remuk dengan kap dan bemper melesak, sedangkan kaca retak seluruhnya.
Kerusakan lebih parah dialami bagian belakang yang diseruduk truk tronton. Mengakibatkan bodi sisi bawah kendaraan terdorong lepas dari rangkanya sehingga menampakkan gardan dan ban cadangan. Pintu bagasi belakang (liftgate) hancur tak berbentuk dan kaca pecah.
Akibat kejadian nahas ini, ambulans tak dapat melanjutkan perjalanan ke Kota Jambi.
“Mobil NU Bahar,” ucap pemilik akun @sepucukjambi.id yang membagikan kondisi ambulans pascakecelakaan di Tiktok. Sedangkan pemilik akun @bintang6445 menunjukkan deretan kendaraan yang terlibat tabrakan beruntun tersebut.
Selain ambulans NU Care-LAZISNU Sungai Bahar, kejadian ini juga melibatkan masing-masing satu unit truk tonton merah pembawa kontainer, pick up hitam dengan muatan penuh, serta truk pembawa alat berat.
Truk pembawa alat berat berada paling depan, dengan pick up menyeruduk bagian belakangnya. Lalu ambulans menumbur bagian belakang pick-up, sedangkan dari arah belakang truk tronton menghantam.
Lalu lintas sempat macet total dan petugas kepolisian dibantu pegawai SPBU tampak mencoba mengurai kepadatan. Bangkai ambulans dipindahkan ke sisi lain jalan demi mengurai kemacetan.
Dari penelusuran, diketahui bahwa ambulans NU Care-LAZISNU Sungai Bahar tersebut membawa seorang pasien dari Desa Bukit Subur (Unit 7) beserta dua pendamping. Rombongan dilaporkan telah berangkat dari rumah pasien sejak pukul 04.00 WIB.
Pengemudi bernama Agus alias Kenthus dan tiga penumpang dipastikan selamat.
“Masih bersyukur tiga penumpang selamat. Itu tadi mau cuci darah, satu ruangan sama suami. Namanya Ibu Jumini,” komentar pemilik akun @queen.zaaa-085.
“Wah, ibu itu memang jadwal cuci darahnya Senin sama Kamis,” balas pemilik akun @iyadehh.
Ini bukan kejadian pertama di lokasi sama. Pada 7 September tahun lalu, satu unit tronton dan truk Fuso bertabrakan tepat di depan SPBU. Lalu pada 24 Februari lalu, sebuah truk batu bara terguling di tempat berdekatan.
Medan jalan ditengarai menjadi penyebab kecelakaan berulang di lokasi sama. Sekalipun permukaannya mulus, tetapi jalur ini berupa kelokan tajam yang naik-turun curam sehingga menyulitkan pandangan pengemudi dari kedua arah.
Kredit foto: Tiktok/@kew5741
Punya informasi menarik yang layak dikabarkan dan perlu diketahui orang banyak? Laporkan ke kami.
