BAHAR POS – Nindya Eltsani Fawwaz, perwakilan Jambi dalam Pasukan Pengibar Bendera Pusaka (Paskibraka) Nasional 2025, masuk nominasi pembawa baki dalam upacara 17 Agustus di Istana Negara, Jakarta. Kabar ini mendapat perhatian khusus dari Gubernur Al Haris.
Kepastian masuknya Nindya Eltsani Fawwaz dalam nominasi pembawa baki dikonfirmasi langsung oleh Pemprov Jambi. Hal ini disampaikan oleh Pelaksana Tugas (Plt.) Kepala Badan Kesatuan Kebangsaan dan Politik (Kesbangpol) Provinsi Jambi, Amidy, kepada awak media.
“Ya, [Nindya] masuk nominasi,” kata Amidy. “Pengumumannya [nanti] pada 17 Agustus pagi. Kita doakan bersama agar puteri Jambi terpilih sebagaimana harapan kita dari awal.”
Harapan sama disampaikan oleh Gubernur Al Haris. Jika Nindya Eltsani Fawwaz benar terpilih sebagai pembawa baki, maka Jambi akan mendapat sorotan lebih dalam upacara di Istana Negara nanti. Pasalnya, Wakil Presiden Gibran Rakabuming Raka dikabarkan bakal mengenakan pakaian adat Jambi.
“Mudah-mudahan bisa terjadi. Jika itu terjadi, anak Jambi bawa baki dan Pak Wapres pakai baju adat Jambi, kita sangat bangga,” tambah Gubernur pula.
Kabar mengenai kemungkinan Nindya Eltsani Fawwaz menjadi pembawa baki tidak berangkat dari harapan kosong. Mengutip Diary Paskibraka Liputan6.com, siswi SMA Negeri 2 Kota Sungai Penuh ini kerap dilatih sebagai pembawa baki.
Misalnya pada latihan 11 Agustus 2025, Nindya Eltsani Fawwaz didapuk sebagai pembawa baki bendera pusaka. Peran ini, masih menurut amatan Diary Paskibraka Liputan6.com, bahkan sudah dilakoni siswi kelahiran Padang tersebut sejak 7 Agustus.
Andai Nindya Eltsani Fawwaz benar terpilih sebagai pembawa baki bendera pusaka pada Upacara 17 Agustus nanti, maka sejarah baru tercatat untuk Jambi. Gadis berusia 16 tahun tersebut bakal menjadi pembawa baki pertama asal Bumi Sepucuk Jambi Sembilan Lurah dalam setidaknya 10 tahun terakhir.
Terpilihnya Nindya sebagai anggota Paskibraka Nasional 2025 saja bahkan sudah menjadi prestasi tersendiri di daerah asalnya. Dialah utusan pertama dari wilayah Kerinci dan khususnya Kota Sungai.
“Ini sejarah baru bagi daerah,” kata Kepala Bidang Kesbangpol Kota Sungai Penuh, Dedi Iryanto, seperti dikutip Liputan6.com. “Sejak berdirinya Kabupaten Kerinci dan Kota Sungai Penuh, baru kali ini ada pelajar putri [dari daerah ini] yang lolos sebagai Paskibraka Nasional dan berkesempatan bertugas di Istana Negara.”
“Pencapaian Nindya menjadi bukti bahwa generasi muda Sungai Penuh dan Kerinci mampu bersaing di tingkat nasional, asalkan diiringi tekad kuat, disiplin, dan kerja keras,” tambah Dedi, seraya mengingatkan bahwa dukungan penuh sangat dibutuhkan agar Nindya Eltsani Fawwaz dapat menjalankan tugasnya dengan baik.
Pembawa baki dalam Upacara 17 Agustus di Istana Negara merupakan peran bergengsi bagi anggota putri Paskibraka. Tak hanya membanggakan bagi si siswi, provinsi asalnya pun akan turut merasa terhormat.
Terlebih bagi Jambi yang perwakilannya sangat jarang menjadi pembawa baki. Dalam 10 tahun terakhir, perwakilan Sumatera yang terpilih sebagai pembawa baki selalu berasal dari Aceh, Sumatera Utara, dan Sumatera Selatan.
Nindya Eltsani Fawwaz menjadi perwakilan Jambi dalam Paskibraka Nasional 2025 bersama Frans Sokhi Lase dari SMA Negeri 1 Kota Jambi. Keduanya berangkat ke Jakarta pada 13 Juli lalu, dilepas oleh Sekretaris Daerah Provinsi Jambi, Sudirman, yang mewakili Gubernur.
“Atas nama Pemerintah Provinsi Jambi, mewakili Bapak Gubernur, kami secara resmi memberangkatkan dua calon Paskibraka perwakilan Provinsi Jambi, yaitu Ananda Frans dan Nindia dari Kota Jambi serta Kota Sungai Penuh,” kata Sudirman saat pelepasan, seperti diberitakan Antara.