Pemkab Bungo Siapkan Lima Titik Transfer Depo untuk Atasi Sampah Perkotaan

BAHAR POS – Pemerintah Kabupaten Bungo, Provinsi Jambi, merencanakan pembangunan lima titik transfer depo sampah di wilayah perkotaan sebagai upaya strategis mengatasi permasalahan penumpukan sampah. Proyek ini dijadwalkan berjalan tahun mendatang dengan dibiayai APBD kabupaten.

“Sudah masuk perencanaan usulan pembahasan, tahun depan melalui dana APBD kabupaten, pemerintah daerah akan bangun lima titik transfer depo sampah,” jelas Kepala Bidang Kebersihan Dinas Lingkungan Hidup (DLH) Kabupaten Bungo, Zulkarnain.

Kelima titik depo tersebut direncanakan berada di tiga kecamatan padat penduduk, yaitu Muaro Bungo, Rimbo Tengah, dan Bathin III. Setiap titik akan dilengkapi dengan lima kontainer penampungan, sehingga secara keseluruhan mampu menampung sekitar 15 ton sampah.

Selain itu, proses pengelolaan juga mencakup pemisahan awal antara sampah bernilai ekonomi dan yang tidak. Hanya sampah non-ekonomis yang akan dikirim ke Tempat Pembuangan Akhir (TPA).

Zulkarnain menegaskan bahwa pembangunan ini sangat mendesak, karena selama ini sampah kerap menumpuk di pinggiran jalan-jalan kota.

“Kita targetkan tidak ada lagi tempat pembuangan sampah di pinggiran jalan dalam kota,” tuturnya, berharap proyek ini membuat kota menjadi lebih bersih, rapi, dan nyaman.

Saat ini, usulan pembangunan tersebut masih dalam tahap pembahasan bersama Badan Anggaran (Banggar) DPRD Kabupaten Bungo. Estimasi biaya yang dibutuhkan mencapai sekitar Rp 1,5 miliar untuk membangun kelima titik transfer depo tersebut.

Bupati Bungo, H. Dedy Putra, S.H., M.Kn., telah meninjau kelima lokasi rencana pembangunan transfer depo dalam pusat kota tersebut pada 29 Agustus lalu. Kala itu, Bupati mengungkapkan impiannya untuk mewujudkan pusat kota Bungo yang bersih, rapi, dan nyaman.

Insya Allah, akhir tahun ini tidak ada lagi TPS di pinggir jalan. Semua sampah akan dialihkan ke Transit Super Depo agar kota kita lebih bersih, rapi, dan nyaman,” ucap Dedy Putra dalam kunjungan tersebut.

“Revitalisasi ini bukan untuk hari ini saja, tapi untuk masa depan Bungo. Kita ingin kota ini menjadi tempat yang membanggakan, bukan hanya bersih secara fisik, tapi juga nyaman secara sosial,” tambah Bupati.

Dengan demikian, Pemkab Bungo mengambil langkah konkret memperbaiki sistem pengelolaan sampah perkotaan, dengan pendekatan modern dan terpusat.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *