Author Archives: Admin

Tabung Gas Meledak, Rental Playstation dan Klinik Gigi Terbakar Habis di Kota Jambi

BAHAR POS – Kebakaran melanda dua tempat usaha di Kelurahan Jelutung, Kota Jambi, pada Ahad (20/8/2025) petang WIB. Satu orang mengalami luka bakar serius dan harus mendapatkan perawatan intensif di rumah sakit.

Insiden terjadi di kawasan Jl. Guru Mukhtar, Kelurahan Jelutung, Kecamatan Jelutung, Kota Jambi. Api melahap sebuah bangunan yang menaungi dua tempat usaha, yakni rental gim Playstation dan klinik gigi.

“Dari investigasi sementara kita, penyebab kebakaran dari salah satu tempat usaha. Yang mana petugas itu sedang memasak air dari kompor, kemudian lokasi yang sempit, api kompor yang lupa dimatikan membuat tabung gas meledak,” jelas Kepala Dinas Pemadam Kebakaran Kota Jambi, Mustari Affandi, Senin (21/4/2025).

Diduga, petugas yang lalai mematikan kompor adalah staf klinik gigi berinisial Z yang juga adalah satu-satunya korban luka dalam peristiwa ini. Kompor lantas meledak dan api terus membesar, sampai kemudian merembet ke tempat rental Playstation yang berada tepat di sebelah.

Korban Z mengalami luka bakar serius, sehingga langsung dilarikan ke fasilitas kesehatan terdekat oleh petugas Damkar Kota Jambi.

“Luka bakar yang dialami korban sebagian di kaki, lalu tangan, dan sebagian di kepala,” kata Mustari.

Petugas Damkar mula-mula melarikan korban Z ke Puskesmas terdekat untuk mendapatkan pertolongan pertama. Namun karena luka bakar yang dialami cukup serius, petugas lantas mengalihkannya ke rumah sakit.

“Untuk luka bakar yang sangat serius, ya. Tetapi sudah ditangani pihak rumah sakit di bagian ruang bedah,” imbuh Mustari.

Dinas Pemadam Kebakaran Kota Jambi menurunkan tujuh unit mobil pemadam bersama 35 personel ke lokasi kejadian. Setelah berjibaku melawan api selama 1 jam 22 menit, si jago merah akhirnya berhasil ditaklukkan.

Agar peristiwa serupa tidak terulang, Mustari mengimbau warga untuk lebih berhati-hati di dapur. Ia meminta warga selalu mengecek dan memastikan kompor benar-benar padam setelah digunakan.

“Kita mengimbau soal penggunaan kompor yang menggunakan tabung gas, untuk tidak teledor atau kelupaan saat memasak. Pastikan benar dapur kita agar tidak ada kompor yang masih menyala,” pesan Mustari.

Mustari menaksir, kerugian materiil yang timbul akibat kebakaran ini sebesar total Rp 300 juta. Meliputi seperangkat alat praktek dokter gigi, beberapa set perangkat Playstation beserta monitor, dan perabot pelengkap lainnya.

Naik Lagi! Harga TBS Sawit Jambi Periode 22-28 Agustus 2025

BAHAR POS – Harga TBS sawit Jambi kembali mengalami kenaikan. Buah dari pohon sawit berusia 10-20 tahun ditetapkan sebesar Rp3.615,74/kg atau meningkat sebanyak Rp2,06 per kilogram.

Tim penetapan harga Tandan Buah Segar Sawit Provinsi Jambi telah mengeluarkan daftar harga TBS periode 22 – 28 Agustus 2025. Menyusul naiknya harga minyak sawit mentah (crude palm oil) dunia, sektor hulu di Indonesia turut merangkak pula.

Berikut daftar lengkap harga TBS sawit Provinsi Jambi periode 22-28 Agustus 2025:

  • Sawit usia 3 tahun Rp2.811,21/kg
  • Sawit usia 4 tahun Rp3.013,32/kg
  • Sawit usia 5 tahun Rp3.151,05/kg
  • Sawit usia 6 tahun Rp3.282,00/kg
  • Sawit usia 7 tahun Rp3.364,68/kg
  • Sawit usia 8 tahun Rp3.437,27/kg
  • Sawit usia 9 tahun Rp3.504,29/kg
  • Sawit usia 10-20 tahun Rp3.615,74/kg
  • Sawit usia 21-24 tahun Rp3.509,33/kg
  • Sawit usia 25 tahun ke atas Rp3.352,69/kg

Menariknya, kenaikan justru tidak diikuti oleh harga CPO yang ditetapkan pada angka Rp14.306,51. Ini merupakan penurunan dari pekan sebelumnya yang berada pada level Rp14.367,81/kg.

Kenaikan signifikan terjadi pada harga minyak inti sawit (palm kernel oil, PKO), yang disepakati sebesar Rp13.055,59/kg dengan indeks 94,67%. Alias naik dari sebelumnya Rp12.782,29/kg.

Ingat, perlu dicatat bahwa ini adalah harga penetapan di tingkat Dinas Perkebunan Provinsi Jambi. Harga yang ditemui petani di lapangan sangat bisa jadi berbeda.

Viral Video Rekaman CCTV Kepala Cabang Pembantu BRI Cempaka Putih Diculik Segerombolan Pria

BAHAR POS – Mohamad Ilham Pradipta (37), Kepala Cabang Pembantu BRI Cempaka Putih, Jakarta Pusat, dilaporkan hilang pada Rabu (20/8/2025) siang WIB. Video rekaman CCTV yang memperlihatkan korban dibawa paksa oleh sekelompok pria viral di media sosial.

Dalam video yang beredar terlihat jika Ilham tengah melangkah menuju mobilnya yang berwarna hitam di sebuah area parkir. Tepat di sebelahnya tampak sebuah mobil lain tipe MPV berwarna putih.

Ketika Ilham hendak membuka pintu mobilnya, seorang pria keluar dari mobil putih di sebelah. Ilham dipegang dan kemudian dimasukkan paksa ke dalam mobil tersebut.

Dalam rekaman CCTV tampak Ilham sempat mencoba melawan. Namun muncul lelaki lain dari dalam mobil putih sehingga ia kalah jumlah dan tak berdaya saat dipaksa masuk ke deret tengah mobil komplotan tersebut.

Setelah memasukkan paksa Ilham, mobil putih langsung bergerak. Dari arah lain, tampak seorang pria mencoba mendekati kendaraan tersebut, tetapi tak bisa berbuat apa-apa karena mobil penculik melaju kencang.

Belakangan diketahui jika tempat kejadian penculikan Ilham adalah halaman parkir sebuah swalayan di kawasan Pasar Rebo, Jakarta Timur.

Mengutip Kompas.com, Kanit IV Subdit Resmob Ditreskrimum Polda Metro Jaya, AKP Charles Bagaisar, mengatakan korban baru saja menyelesaikan rapat di sebuah supermarket.

Dalam keterangan tambahan didapat informasi jika korban berada di sana bersama pimpinannya, tetapi masing-masing mengendarai mobil sendiri-sendiri.

Kejadian ini membuat media sosial gempar. Netizen ramai membahas rekaman video penculikan Kepala Cabang Pembantu BRI Cempaka Putih tersebut.

Truk Boks Seruduk Tronton di Mendalo Darat, Seorang Pengemudi Perempuan Tewas

BAHAR POS – Kecelakaan maut terjadi di Jl. Lintas Jambi – Muara Bulian, Desa Mendalo Darat, Kecamatan Jambi Luar Kota, Muaro Jambi, pada Rabu (20/8/2025) pagi lalu. Seorang pengemudi perempuan tewas setelah truk boks yang ia kemudikan menubruk mobil tronton.

Korban tewas diidentifikasi sebagai Kiki Ratna Sari (33), warga Desa Tanjung Harapan, Kecamatan Marga Tiga, Kabupaten Lampung Timur, Provinsi Lampung. Ia diketahui tengah hamil dan mengalami pendarahan hebat akibat insiden ini.

Kasat Lantas Polres Muaro Jambi AKP Yudha Bhara A. Putra, menuturkan, korban Kiki mengendarai truk boks A 9127 S bersama suaminya. Saat itu korban tengah menggantikan suaminya yang tiba giliran beristirahat setelah sebelumnya semalaman mengemudi.

“Dia sedang menggantikan suaminya menyetir. Suaminya sedang tidur di sebelahnya,” terang AKP Yudha, Rabu (20/8/2025).

Pagi itu truk boks yang dikendarai korban melaju di Jl. Lintas Jambi-Muaro Bulian. Tepat di depannya ada sebuah mobil tronton boks bernomor B 9395 KXU, lalu di depannya lagi ada mobil lain.

Saat melintas di kawasan Desa Mendalo Darat, truk tronton B 9395 KXU di depan korban Kiki mengerem karena ada mobil lain yang sedang berbelok ke kanan. Malang, korban Kiki tak sempat menjaga jarak sehingga kendaraan yang dikemudikannya menabrak bagian belakang tronton berpelat asal Kota Bekasi tersebut.

Kerasnya tabrakan membuat bagian depan truk boks A 2197 S ringsek parah, sehingga korban terjepit dan mengalami pendarahan hebat. Korban segera dilarikan ke RSUD Raden Mattaher, Kota Jambi, tetapi nyawanya tak bisa diselamatkan.

“Meninggal di rumah sakit karena pendarahan,” tambah AKP Yudha.

Rawan Kecelakaan

Kejadian ini menambah panjang daftar kecelakaan maut di Mendalo Darat. Desember tahun lalu, seorang pejalan kaki warga Sungai Hitam, Tebo Ulu, tewas di tempat setelah terlibat dalam tabrakan dua truk.

Lalu pada 19 September 2022, seorang mahasiswi Fakultas Keguruan dan Ilmu Pendidikan (FKIP) Universitas Jambi menemui ajal setelah sepeda motor bernomor polisi BH 6599 NS yang ia kendarai oleng dan membuatnya terlindas sebuah truk tronton berpelat luar provinsi.

Kejadian serupa menimpa Rizka Novita Sari, mahasiswi asal Kabupaten Merangin, pada 12 Oktober 2021. Saat hendak menyalip truk di depannya, stang sepeda motor korban terlilit kabel serat optik yang putus dan bergelantungan di jalan.

Akibatnya, kendaraan roda dua yang dikemudikan Rizka oleng. Korban tak kuasa mengendalikan keadaan dan jatuh, lalu terlindas truk.

Sebulan berselang, peristiwa nyaris sama menimpa Khairunnisyah (19), seorang mahasiswi asal Kecamatan Singkut, Kabupaten Sarolangun. Sama seperti dua mahasiswi lainnya, korban tewas terlindas truk akibat jatuh saat mencoba mendahului.

Bahkan awal tahun 2025 ini sudah diawali dengan tabrakan beruntun yang melibatkan tiga kendaraan. Beruntung tak ada korban jiwa dalam insiden pada 31 Januari tersebut.

Buntut Video Drumband Viral, Anggota DPRD Muaro Jambi Minta Camat Sungai Bahar Dicopot

BAHAR POS – Insiden video viral drumband MTs Negeri 7 Muaro Jambi terus berbuntut. Terbaru, anggota Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Muaro Jambi meminta agar Camat Sungai Bahar Agus Riyadi diganti.

Permintaan tersebut disampaikan oleh Kasnadi, juru bicara Fraksi Partai Gerindra yang juga adalah Ketua Komisi IV DPRD Muaro Jambi, dalam rangkaian sidang paripurna yang digelar pada Selasa (19/8/2025) lalu di Gedung DPRD Kabupaten, Bukit Baling, Kecamatan Sekernan, Muaro Jambi.

Menurut Kasnadi, apa yang terjadi di halaman kantor kecamatan Sungai Bahar itu telah mencederai suasana khidmat peringatan HUT RI ke-80.

“Kami Fraksi Gerindra sangat menyayangkan dan menyesalkan kejadian itu. Kami minta agar Camat Sungai Bahar ini diganti, karena telah menciderai perayaan hari kemerdekaan ini,” kata Kasnadi, sebagaimana dikutip Jambi Independent, Rabu (20/8/2025).

Kasnadi wajar merasa kesal, sebab Kecamatan Sungai Bahar merupakan salah satu wilayah konstituennya. Politisi kelahiran Cirebon tersebut melenggang ke Bukit Baling lewat Dapil Muaro Jambi 4 yang meliputi Kecamatan Mestong dan 3 kecamatan di kawasan Bahar Raya.

Dalam Pemilu Legislatif 2024 lalu, Kasnadi meraup 3.279 suara yang merupakan perolehan terbanyak di antara sesama kader Gerindra, sekaligus terbanyak keempat di antara seluruh caleg di Dapil Muaro Jambi 4.

Dianggap Lalai

Agus Riyadi sendiri telah berangkat ke Sengeti untuk menghadap Sekretaris Daerah Kabupaten Muaro Jambi, Budhi Hartono. Adalah Bupati Bambang Bayu Suseno yang menginstruksikan langsung kepada Sekda untuk memanggil Camat Sungai Bahar tersebut.

Usai pertemuan, Budhi mengatakan jika Agus berpotensi dijatuhi sanksi etik. Alasannya, Agus dinilai lalai dan membiarkan kejadian viral itu berlangsung.

“Harusnya dia merespon, musik ultah berbunyi harusnya dia hentikan, tapi dia lalai untuk menghentikan jadi mengecewakan adik-adik yang tampil,” terang Budhi, sebagaimana diberitakan metrotvnews.com, Rabu (20/8/2025).

Agus sendiri telah meminta maaf secara langsung kepada pihak MTs Negeri 7 Muaro Jambi. Sesuai janji yang ia ucapkan sebelumnya, Agus mengunjungi sekolah tersebut pada Selasa (19/8/2025).

Sebagaimana didokumentasikan oleh akun Facebook Semua Tentang Bahar, Agus beserta istri menyalami seluruh guru MTs Negeri 7 Muaro Jambi sebagai bentuk permintaan maaf. Sang camat bahkan sampai menundukkan badan saat bersalaman.

“Menyadari kesalahan kemarin, fatal sekali, ya, saya mohon maaf dari lubuk hati yang paling dalam,” kata Agus di hadapan hadirin, sebagaimana terekam dalam video yang dibagikan oleh pemilik akun Facebook Yurike Nova Edlin, Rabu (20/8/2025).

“Terima kasih atas kekecewaan, unek-unek, semua curhatan yang, alhamdulillah, menjadi ghiroh atau semangat juang Pak Camat,” lanjutnya.

Agus mengaku dirinya sedang tidak dalam kondisi prima saat kejadian viral terjadi, sehingga terkesan diam saja dan membiarkan.

“Karena memang kondisi Pak Camat tidak baik-baik saja,” lanjutnya. “Saya sudah dua jam berdiri, sudah goyang, saksinya Pak Kapolsek ada. Mohon maaf nian.”

Camat Sungai Bahar Terancam Sanksi Terkait Video Viral Drumband MTs Negeri 7 Muaro Jambi

BAHAR POS – Camat Sungai Bahar, Agus Riyadi, terancam sanksi kode etik buntut viralnya video isak tangis siswa MTs Negeri 7 Muaro Jambi. Hal ini dikonfirmasi oleh Sekretaris Daerah Kabupaten Muaro Jambi, Budhi Hartono, kepada awak media di Sengeti, Selasa (19/8/2025).

“Buntut kejadian tersebut, hari ini Agus Riyadi saya panggil guna [memberi] klarifikasi,” jelas Budhi Hartono, seperti dilansir Antara. “Bersama majelis kode etik, kita pelajari sanksi yang akan diberikan.”

Budhi menambahkan, pemanggilan Agus merupakan instruksi langsung dari Bupati Muaro Jambi, Bambang Bayu Suseno. Adapun sanksi akan diberikan dalam dua-tiga hari mendatang.

“Dalam waktu dua atau tiga hari ini, langsung dari keputusan Bupati,” tegas Budhi.

Sebelumnya sempat beredar luas video anggota drumband dari MTs Negeri 7 Muaro Jambi menangis, disambut komentar pedas warganet. Para siswa itu sedih karena pertunjukan mereka dalam rangkaian peringatan HUT RI ke-80 di halaman Kantor Kecamatan Sungai Bahar, terpaksa berhenti di tengah jalan.

Kala itu, ketika drumband tengah beraksi di lapangan, dari sound system di panggung utama justru terdengar lagu Selamat Ulang Tahun milik grup Jamrud. Ada pula sejumlah orang berjoget-joget mengikuti irama lagu tersebut.

Hal ini lantas dikaitkan dengan Agus Riyadi yang berulang tahun pada 16 Agustus. Namun Agus mengelak pemutaran lagu tersebut untuk merayakan ulang tahunnya, melainkan inisiatif tim voli Sungai Bahar untuk merayakan keberhasilan menjuarai Kapolres Cup.

Keterangan berbeda diberikan Syafwan Al Magfuri, Kepala MTs Negeri 7 Muaro Jambi. Ia sempat mencak-mencak kepada panitia saat laguĀ Selamat Ulang TahunĀ membuat pertunjukan anak didiknya terhenti.

Namun ketika mencoba mencari tahu siapa yang bertanggung jawab memutar lagu tersebut, Syafwan tak mendapat jawaban memuaskan.

“Saya tanya ke pegawai dan panitianya, mereka bilang MC yang suruh. Saya tanya lagi ke MC-nya, dijawab Ibu Camat yang suruh,ā€ kata Syafwan, sebagaimana diberitakan Jambi Independent (18/8/2025).

Telah Meminta Maaf

Agus sendiri telah meminta maaf secara langsung kepada pihak MTs Negeri 7 Muaro Jambi. Sesuai janji yang ia ucapkan sebelumnya, Agus mengunjungi sekolah tersebut pada Selasa (19/8/2025).

Sebagaimana didokumentasikan oleh akun Facebook Semua Tentang Bahar, Agus beserta istrinya menyalami seluruh guru MTs Negeri 7 Muaro Jambi sebagai bentuk permintaan maaf. Sang camat bahkan sampai menundukkan badan saat bersalaman.

Akan tetapi Bupati Muaro Jambi tetap meminta Budhi Hartono selaku Sekda untuk memanggil Agus menghadap ke Sengeti guna melakukan klarifikasi. Budhi menjelaskan, Agus terancam sanksi etik karena dinilai lalai atau membiarkan kejadian tersebut.

“Harusnya dia merespon, musik ultah berbunyi harusnya dia hentikan, tapi dia lalai untuk menghentikan jadi mengecewakan adik-adik yang tampil,” terang Budhi, sebagaimana diberitakan metrotvnews.com, Rabu (20/8/2025).

Bupati sendiri berjanji akan memboyong tim drumband MTs Negeri 7 Muaro Jambi ke Sengeti. Mereka akan diberi kesempatan tampil pada karnaval HUT RI ke-80 yang diselenggarakan oleh Pemkab Muaro Jambi pada Rabu, 20 Agustus, ini.

“Seluruh akomodasi akan ditanggung oleh Pemda,” ujar Bambang Bayu Suseno ketika itu.

Gambang Dano Lamo Khas Desa Danau Lamo Resmi Tercatat sebagai Kekayaan Intelektual Komunal

BAHAR POS – Seni musik tradisional Gambang Dano Lamo asal Desa Danau Lamo, Kecamatan Muaro Sebo, Kabupaten Muaro Jambi, resmi tercatat sebagai Kekayaan Intelektual Komunal (KIK). Hal ini ditandai dengan diserahkannya Sertifikat Kekayaan Intelektual Komunal kepada Wakil Bupati Muaro Jambi, Junaidi H. Mahir, dalam acara Hari Pengayoman ke-80 tahun 2025 di aula Kantor Wilayah Kementerian Hukum dan HAM Jambi, Selasa (19/8/2025).

Sertifikat diserahkan Kepala Kantor Wilayah (Kakanwil) Kemenkumham Jambi, Jonson Siagian, sebagai tindak lanjut atas pengajuan pencatatan Gambang Dano Lamo sebagai ciptaan Seni Ekspresi Budaya Tradisional yang diprakarsai oleh Komunitas Sanggar Mahligai Budayo di Desa Danau Lamo.

Acara yang digelar Kantor Wilayah Kementerian Hukum dan HAM Jambi tersebut sendiri mengusung tema “Menjaga warisan bangsa, mewujudkan reformasi hukum untuk menyongsong masa depan”.

Dalam sambutannya, Jonson Siagian menyampaikan bahwa kegiatan ini bertujuan membangun pemahaman dan kepedulian masyarakat Provinsi Jambi terhadap perlindungan kekayaan intelektual. Di mana dalam era inovasi dan ekonomi kreatif seperti sekarang, kekayaan intelektual adalah sesuatu yang berharga sehingga layak dilindungi.

Jonson juga mengharapkan terjadinya sinergi antara Pemerintah, pelaku usaha, akademisi, serta masyarakat luas pada umumnya agar memperkuat perlindungan dan pemanfaatan kekayaan intelektual di Provinsi Jambi.

Pada kesempatan sama, Wakil Bupati Junaidi H. Mahir mengucapkan apresiasi dan rasa terima kasih atas diberikannya sertifikat KIK untuk Gambang Dano Lamo. Ia berharap Kabupaten Muaro Jambi akan memiliki lebih banyak lagi warisan-warisan budaya yang dilindungi dan dikembangkan.

Gambang Dano Lamo adalah seni musik tradisional yang berkembang di Desa Danau Lamo. Masyarakat mengenalnya sebagai begambang, istilah lawas yang di masa dahulu biasa diserukan kepada pemain gambang untuk mulai bermain.

Seni musik ini pada mulanya dipertunjukkan dalam upacara adat. Namun kini telah berkembang luas, sehingga juga ditampilkan sebagai sajian penyambut tamu pada acara-acara seperti pesta pernikahan maupun sunatan.

Sebelumnya, Kementerian Pendidikan Dasar dan Menengah (Kemendikdasmen) telah menetapkan Gambang Dano Lamo sebagai warisan budaya tak benda Republik Indonesia yang masuk domain Seni Pertunjukan. Penetapan ini dikukuhkan dalam Surat Keputusan bernomor 260/M/2017.

Polda Jambi Tangkap Dua Perampok Uang Rp 750 Juta Milik Warga Sarolangun

BAHAR POS – Tim gabungan Polda Jambi berhasil menangkap dua perampok uang Rp 750 juta milik warga Sarolangun yang sempat buron berbulan-bulan. Keduanya dibekuk di wilayah Provinsi Bengkulu dalam operasi yang digelar pada Senin (18/8/2025) pukul 02.00 dini hari WIB.

Dalam operasi penangkapan tersebut, tim Resmob Polda Jambi didampingi Satreskrim Polres Sarolangun dan Tim Opsnal Unit Pidum Satreskrim Polres Rejang Lebong. Kedua pelaku sebelumnya beraksi di wilayah Kabupaten Sarolangun, lalu kabur ke Rejang Lebong.

Kedua pelaku yang ditangkap yakni MS (43), warga Perumahan Merigi Permai Lubuk Penyamun Kecamatan Curup Selatan, dan HA (47), warga Desa Taba Tinggi, Kecamatan Padang Ulak Tanding.

Didampingi Kanit Pidum Polres Rejang Lebong Ipda Andhar Wicaksono, Kepala Unit Resmob Polda Jambi AKP Husni Abda menjelaskan, kedua tersangka diduga menjadi pelaku dalam kasus pencurian dengan kekerasan spesialis nasabah bank di wilayah Provinsi Jambi. Modus operandi para tersangka adalah memecah kaca kendaraan korban.

“Keduanya ditangkap pada Senin dini hari tanggal 18 Agustus 2025 kemarin, oleh tim gabungan Resmob Polda Jambi, Satreskrim Polres Sarolangun, dan Tim Opsnal Unit Pidum Satreskrim Polres Rejang Lebong,” kata AKP Husni Abda, sebagaimana diberitakan ANTARA, Selasa (19/8/2025).

Husni menambahkan, kedua tersangka ditangkap tanpa perlawanan. Tim gabungan juga menyita barang bukti berupa satu unit mobil merek Honda Jazz, tiga unit sepeda motor berbagai merek, serta tiga unit telepon genggam.

MS dan HA menjalankan aksi di Desa Sukasari, Kecamatan Sarolangun, Kabupaten Sarolangun, Provinsi Jambi, pada 7 Mei 2025, sekitar pukul 16.00 WIB. Korbannya adalah Faisal Arnanda yang merupakan warga setempat, dengan kerugian berupa uang tunai senilai Rp 750 juta.

Mengenai kronologi kejadian, Husni menceritakan peristiwa berawal ketika korban melakukan penarikan sebesar Rp 750 juta tersebut dari Bank BRI Cabang Sarolangun. Uang tersebut lantas dibungkus dalam plastik hitam dan diletakkan di bawah jok depan mobil yang dikendarai korban.

“Sekira pukul 16.12 WIB korban masuk menuju sebuah konter yang berada di dekat Simpang Alfamart Kelurahan Sukasari. Kemudian sekitar pukul 16.21 WIB korban turun untuk membeli voucher prabayar serta menerima setoran uang tunai dari pemilik konter. Namun saat kembali ke mobil uangnya sudah hilang,” jelas Husni.

Korban langsung melaporkan kejadian ini ke Mapolres Sarolangun. Kepolisian segera melakukan penyelidikan dan diketahui jika pelaku telah melarikan diri ke Rejang Lebong, Bengkulu.

Satreskrim Polres Sarolangun, dengan dukungan unit Resmob Polda Jambi, lantas melakukan pengejaran terhadap pelaku dan berkoordinasi dengan Polres Rejang Lebong.

Tersangka atas nama MS ditangkap terlebih dahulu pada 18 Agustus pukul 02.00 WIB dini hari. Saat itu tersangka melintas di Desa Babakan Baru, Kecamatan Bermani Ulu, Kabupaten Rejang Lebong, sewaktu hendak pulang dari Kabupaten Lebong.

Adapun tersangka atas nama HA dicokok ketika sedang berada di rumahnya di Desa Tebat Pulau, Kecamatan Bermani Ulu, Kabupaten Rejang Lebong, pada hari yang sama sekitar pukul 13.00 WIB.

Setelah dilakukan pemeriksaan di Mapolres Rejang Lebong, kedua tersangka langsung dibawa ke Mapolres Sarolangun, Provinsi Jambi, guna menjalani pemeriksaan lanjutan oleh tim penyidik kepolisian setempat.

Komitmen Pertamina Lestarikan Warisan Alam-Budaya Melalui Program Ekologi Nusantara (Ekosantara)

BAHAR POS – PT PertaminaĀ (Persero) menegaskan komitmennya dalam partisipasi aktif melestarikan warisan alam dan budaya Jambi. Hal ini diwujudkan dengan meluncurkan program Ekologi Nusantara (Ekosantara) di kawasan cagar budaya Candi Muaro Jambi.

Berlangsung sepanjang Agustus-September 2025, aksi ini diselenggarakan melalui PT Pertamina Patra Niaga, anak perusahaan Pertamina yang bertanggung jawab menjalankan rantai kegiatan bisnis hilir perusahaan pelat merah tersebut. Bertindak sebagai pelaksana lapangan adalah Fuel Terminal (FT) Jambi yang merupakan bagian dari Subregional Sumatera Bagian Selatan (Sumbagsel).

“Program Ekosantara merupakan gerakan kolaboratif untuk melestarikan warisan alam dan budaya,” jelas Area Manager Communication, Relations & CSR Pertamina Patra Niaga Regional Sumbagsel, Rusminto Wahyudi, Senin (18/8/2025).

Di Jambi, langkah yang dilakukan adalah dengan menggabungkan upaya pelestarian warisan budaya cagar budaya Candi Muaro Jambi dengan konservasi keanekaragaman hayati di kawasan sekitarnya.

“Program ini merupakan investasi jangka panjang untuk keberlanjutan lingkungan dan pemberdayaan masyarakat. Kami percaya bahwa pelestarian alam dan budaya adalah pondasi pembangunan berkelanjutan,” imbuhnya.

Rusminto Wahyudi menegaskan, tujuan pelaksanaan Ekosantara adalah untuk memperkuat Candi Muaro Jambi sebagai warisan sejarah sekaligus pusat konservasi biodiversitas dan destinasi wisata edukasi lingkungan berkelanjutan di Jambi. Hal ini sejalan dengan komitmen Pertamina terhadap prinsip Environment, Social, Governance (ESG).

Program ini punya tujuan jangka panjang membentuk komunitas sadar lingkungan dan mengembangkan ekonomi kreatif berbasis ekowisata. Pertamina menargetkan, pelaksanaan Ekosantara di Candi Muaro Jambi dapat menjadikan kawasan ini sebagai model percontohan nasional dalam integrasi pelestarian budaya-konservasi biodiversitas, sehingga dapat direplikasi di kawasan cagar budaya lainnya di Indonesia.

Pertamina melibatkan banyak pihak dalam program Ekosantara di Candi Muaro Jambi. Tak hanya Pemerintah, para akademisi, mahasiswa, pelaku usaha, hingga komunitas lokal dan media juga diajak serta berperan aktif.

Beberapa komunitas lokal yang terlibat di antaranya Kelompok Sadar Wisata dan Pemuda Peduli Lingkungan di Lubuk Penyengat. Keduanya diharapkan proaktif menjadi garda terdepan dalam edukasi masyarakat, pemeliharaan kebersihan kawasan, dan pengembangan wisata berbasis ekologi di wilayahnya yang merupakan gerbang utama kawasan cagar budaya.

Langkah Positif

Untuk mengawali program ini, Pertamina menggelar kegiatan susur sungai dan observasi biodiversitas selama dua pekan di kawasan hutan dan aliran sungai dalam area kompleks Candi Muaro Jambi.

Sejumlah kalangan lintas sektoral terlibat aktif dalam kolaborasi pertama ini. Balai Konservasi Sumber Daya Alam (BKSDA) Provinsi Jambi mengambil peran penting dalam susur sungai, sedangkan akademisi Universitas Jambi (Unja) menjadi kunci dalam proses pendataan spesies endemik di wilayah sasaran.

Dosen dan peneliti dariĀ Program Studi Biologi Fakultas Sains dan TeknologiĀ dUniversitas Jambi (Unja) Dr. Tedjo Sukmono, S.Si., M.Si. ikut menggawangi jalannya kegiatan demi memastikan standar ilmiah dalam setiap tahapan observasi.

“Kawasan Candi Muaro Jambi memiliki nilai strategis sebagai laboratorium alam yang menyimpan kekayaan biodiversitas. Melalui penelitian lapangan ini, kami dapat memetakan potensi flora dan fauna endemik sekaligus membangun kapasitas generasi muda dalam bidang konservasi,” papar Tedjo Sukmono.

Observasi yang dilakukan Tedjo bersama tim peneliti Unja telah berhasil mengidentifikasi sejumlah spesies endemik di kawasan Muaro Jambi. Di antaranya berbagai jenis pohon lokal dan burung khas tempatan yang berperan vital dalam menjaga keseimbangan ekosistem sungai dan hutan di kawasan tersebut.

Tedjo menambahkan, data hasil penelitian ini akan menjadi basis penyusunan peta konservasi dan strategi pelestarian berkelanjutan di kawasan Cagar Budaya Candi Muaro Jambi.

Sementara Kepala BKSDA Provinsi Jambi Agung Nugraha menyambut baik ajakan kolaborasi ini. Ia mengingatkan, upaya konservasi hanya akan berjalan efektif jika melibatkan pihak-pihak terkait.

“Kami menyambut baik inisiatif kolaborasi ini. Upaya konservasi yang efektif memerlukan keterlibatan seluruh stakeholder. Program Ekosantara menunjukkan bahwa pelestarian biodiversitas adalah tanggung jawab bersama yang melampaui batas institusional,” kata Agung.

Viral! Aksi Drumband MTs Negeri 7 Muaro Jambi Bubar Jalan Gegara Lagu Jamrud

BAHAR POS – Sebuah momen viral mewarnai rangkaian acara peringatan HUT RI ke-80 di Kecamatan Sungai Bahar, Muaro Jambi, Ahad (17/8/2025). Aksi para siswa MTs Negeri 7 Muaro Jambi berganti isak tangis karena pertunjukan drumband mereka dihentikan paksa di tengah jalan.

Dalam video yang beredar luas di media sosial, tampak sepasukan anggota drumband tengah unjuk kebolehan di halaman kantor Kecamatan Sungai Bahar yang terletak di Desa Marga Manunggal Jaya (Unit 4). Saat itulah tiba-tiba saja sound system di panggung utama memutar lagu Selamat Ulang Tahun dari grup Jamrud.

Musik lantang dari sistem pengeras tersebut tak pelak mengalihkan perhatian penonton ke arah asal suara. Tampak pula para undangan asyik berjoget-joget di panggung utama mengikuti irama lagu.

Hal ini membuat fokus para siswa anggota drumband pecah. Mereka akhirnya menghentikan pertunjukan begitu saja karena suasana sudah tidak kondusif.

Dalam video sejumlah anak terlihat bingung, sedangkan yang lainnya menangis. Beberapa siswa langsung menggotong peralatan musik mereka ke dalam mobil rombongan.

Di tengah keriuhan, terdengar suara ibu-ibu yang diduga kuat perekam video berkata, “Sudah, enggak apa-apa. Enggak usah tampil lagi, nanti aku upload di medsos.ā€

Warganet menanggapi geram kejadian ini. Unggahan video yang menyebar di berbagai media sosial langsung dihujani berbagai komentar tajam.

ā€œAcara kemerdekaan RI kalah dengan acara pribadi aparatnya,ā€ kata seorang pengguna Facebook.

“Itu capek loh pak latihannya, blm effort mereka buat make up..mereka bangga tp bapak injak harga dirinya,” tulis salah satu pemilik akun Instagram.

Respons Bupati

Sempat beredar kabar jika pemutaran lagu itu dilakukan sebagai kejutan ulang tahun bagi Camat Sungai Bahar, Agus Riyadi. Namun hal ini kemudian dibantah oleh yang bersangkutan.

Menurut Agus, pemutaran lagu itu sama sekali tidak berkaitan dengan dirinya, sebab hari ulang tahunnya sudah berlalu sehari sebelumnya. Spontanitas tersebut justru dimaksudkan sebagai perayaan keberhasilan tim voli Sungai Bahar menjuarai Kapolres Cup.

“Sebenarnya itu bentuk dari apresiasi dari atlet voli kepada saya. Hanya saja waktunya kurang tepat,” kata Agus, sebagaimana diberitakan Radar Solo (18/8/2025). “Mereka memutar lagu itu, setelah upacara pengibaran bendera, namun bertepatan dengan penampilan marching band.”

“Kejadian itu sebenarnya hanya miskomunikasi. Saya sudah minta maaf langsung ke Kepala MTsN 7, Pak Syafwan,” tambah Agus, dikutip dari Suara.com (18/8/2025). “Bagaimanapun juga mereka semua adalah warga saya semua. Kami salah, kami minta maaf.”

Syafwan Al Magfuri sendiri sempat mencak-mencak kepada panitia saat lagu Selamat Ulang Tahun membuat pertunjukan anak didiknya terhenti. Namun ia tak mendapat jawaban memuaskan saat mencoba mencari tahu siapa yang bertanggung jawab.

“Saya tanya ke pegawai dan panitianya, mereka bilang MC yang suruh. Saya tanya lagi ke MC-nya, dijawab Ibu Camat yang suruh,ā€Ā kata Syafwan, sebagaimana diberitakan Jambi Independent (18/8/2025).

Atas kejadian ini, Agus Riyadi musti memberi penjelasan kepada Bupati Muaro Jambi, Bambang Bayu Suseno. Sebagaimana diberitakan Antara, Bupati sangat menyesalkan peristiwa tersebut dan akan meminta Camat Sungai Bahar untuk segera menghadap.

“Sudah saya instruksikan kepada Pak Sekda untuk memanggil camat tersebut,” ujar Bambang Bayu Suseno seperti dikutip laman Antara (18/8/2025). “Pak Camat harus klarifikasi terkait kejadian ini.”

Mengetahui kekecewaan para siswa anggota drumband, Bupati berjanji akan memboyong mereka ke Sengeti untuk tampil dalam karnaval yang diadakan Pemkab Muaro Jambi pada 20 Agustus mendatang.

“Seluruh akomodasi akan ditanggung oleh Pemda,” imbuh Bambang Bayu Suseno.

Sementara itu, Camat Sungai Bahar sendiri berjanji akan membuat video klarifikasi terkait kejadian ini.

“Besok, hari Selasa, 19 Agustus 2025, saya akan membuat video klarifikasi bersama kepala sekolah [MTs Negeri 7 Muaro Jambi], guru dan siswanya, juga didampingi pengawas sekolahnya,” janji Agus Riyadi.