Author Archives: Admin

Ditpolairud Polda Jambi Musnahkan 10,8 Ton Bawang Merah Ilegal, Tetapkan Satu Tersangka Penyelundup

BAHAR POS – Direktorat Polisi Perairan dan Udara (Ditpolairud) Polda Jambi memusnahkan 10,8 ton bawang merah ilegal beserta komoditas sitaan lain di Tempat Pembuangan Akhir (TPA) Talang Gulo, Kecamatan Kota Baru, Kota Jambi, Rabu (10/9/2025).

Kepala Subdirektorat Penegakan Hukum Ditpolairud Polda Jambi, AKBP Ade Candra, mengatakan barang bukti yang dimusnahkan terdiri atas 10,8 ton bawang merah, 5,6 ton beras, 2,5 ton gula, serta 250 kilogram kacang hijau.

Komoditas tersebut disita petugas dalam operasi gabungan di perairan Kabupaten Tanjung Jabung Timur, 5 Agustus 2025 lalu. Saat itu Polairud menghentikan kapal KM Alfin Habib GT19 yang berlayar dari Tanjung Pinang, Kepulauan Riau, menuju Nipah Panjang.

Setelah diperiksa, ternyata seluruh muatan kapal tersebut tidak memiliki dokumen resmi karantina. Bersama barang bukti tersebut, polisi juga mengamankan seorang tersangka pelaku penyelundupan.

Dari hasil penyidikan, polisi kemudian menetapkan Ahmad Yani bin Basir (54), warga Kabupaten Tanjung Jabung Timur, sebagai tersangka utama dalam kasus ini.

“Ini bukti keseriusan kami menindak penyelundupan barang ilegal melalui jalur laut. Tidak ada toleransi bagi pelaku yang memasukkan barang tanpa dokumen resmi ke Jambi,” tegas Ade Candra.

Ade menjelaskan, pemusnahan dilakukan sesuai ketentuan hukum yang berlaku, yakni dengan cara ditimbun menggunakan alat berat dan dikubur di lokasi TPA. Langkah ini, menurutnya, penting untuk mencegah beredarnya komoditas ilegal yang tidak melalui proses pemeriksaan resmi.

“Selain merugikan negara, bawang merah dan pangan ilegal ini juga berpotensi membahayakan kesehatan masyarakat karena tidak melalui proses pemeriksaan resmi,” imbuhnya.

Sebelumnya, pada 26 Agustus 2025, Ditpolairud Polda Jambi sudah melakukan pemusnahan tahap awal atas barang sitaan bawang merah dengan cara yang sama. Proses ini dilakukan setelah berkoordinasi dengan instansi terkait.

Ade Candra menambahkan, tindakan tegas yang diambil pihaknya menjadi peringatan keras bagi pelaku penyelundupan yang mencoba memasukkan barang tanpa dokumen resmi melalui jalur perairan Jambi.

Saat ini, tersangka Ahmad Yani masih menjalani pemeriksaan lebih lanjut oleh penyidik Ditpolairud Polda Jambi untuk mengembangkan kasus tersebut.

Wakil Bupati Merangin Bidik Tiga Besar MTQ Jambi ke-54, Tekankan Training Center Optimal

BAHAR POS – Wakil Bupati Merangin, H. Abdul Khafidh, membidik posisi tiga besar pada Musabaqoh Tilawatil Qur’an (MTQ) ke-54 tingkat Provinsi Jambi, November mendatang. Target ambisius itu dilontarkan dalam rapat pemantapan di ruang rapat Kantor Bupati Merangin, Rabu (10/9/2025) pagi.

Rapat dipimpin langsung oleh Wakil Bupati, didampingi Pelaksana Tugas (Plt.) Sekretaris Daerah Zulhifni dan Asisten I Sekretariat Daerah Sukoso.

Turut hadir pula Kepala Bagian Kesejahteraan Rakyat Setda Merangin Ny. Linda bersama jajarannya, utusan dari Dinas Kesehatan, serta para staf Kantor Kementerian Agama Kabupaten Merangin.

Menurut Wakil Bupati, potensi Merangin sangat besar karena jumlah pondok pesantren di kabupaten ini yang terdaftar di Kementerian Agama mencapai 98 buah. Hal tersebut seharusnya menjadi modal kuat untuk bersaing.

“Di Merangin itu jumlah Pondok Pesantren-nya, yang terdaftar di Kantor Kementerian Agama Kabupaten Merangin, mencapai 98 Ponpes. Tentunya memiliki banyak qori dan qoriah, wajar kalau kita targetkan masuk tiga besar,” ujarnya, seperti dilansir laman resmi Pemkab Merangin.

Namun, ambisi tidak cukup hanya kata-kata. Wakil Bupati menekankan perlunya pelaksanaan Training Center (TC) secara serius dan maksimal.

Ia mengkritik pelaksanaan TC sebelumnya yang hanya efektif berlangsung satu hari dari pelaksanaan total tiga hari. Padahal seharusnya pematangan kafilah dilakukan secara penuh sepanjang pelaksanaan TC tersebut.

“Jangan terulang lagi TC dilakukan selama tiga hari, tapi hari pertama hanya pembukaan, hari kedua pelaksanaan TC, dan hari ketiga kepulangan, sehingga TC sebenarnya hanya dilakukan satu hari. Ini yang sangat tidak optimal,” tandasnya.

Wakil Bupati juga mendesak agar pelatih TC adalah figur yang benar-benar kompeten, idealnya berasal dari kalangan dewan hakim MTQ tingkat provinsi. Mereka dinilai memiliki pengalaman mendalam soal membentuk qori dan qoriah juara.

“Jadi yang diundang sebagai pelatih di TC nanti, minimal dari kalangan dewan hakim di Provinsi Jambi yang tentunya lebih berpengalaman di bidangnya dan tahu betul bagaimana qori dan qoriah yang dididik bisa menang,” kata Wabup.

Untuk memastikan kafilah tetap berada di Merangin, Plt. Sekda Zulhifni juga mengingatkan agar tidak sampai terjadi pengambilan oleh daerah lain yang bisa melemahkan potensi Merangin.

“Qori dan qoriah Merangin yang berpotensi itu harus diperhatikan. Mereka akan berjuang mengharumkan nama baik Merangin pada MTQ ke-54 nanti, sehingga jangan sampai mereka berpikir mau diajak membela daerah lain,” harap Zulhifni.

Rapat ini menjadi tonggak awal persiapan serius Kafilah Merangin untuk MTQ ke-54, yang akan digelar di Kabupaten Muaro Jambi, November mendatang. Penguatan SDM, konsistensi pelatihan, serta sinergi antara Pemkab, LPTQ, dan Kemenag menjadi kunci untuk mewujudkan target tiga besar.

Dengan modal pondok pesantren yang banyak serta kepercayaan diri yang kuat, Merangin sedang mengencangkan barisan agar kembali berjaya di pentas MTQ.

SMP Negeri 20 Kota Jambi Kebakaran, Enam Ruangan Hangus, Siswa Diliburkan Sementara

BAHAR POS – SMP Negeri 20 Kota Jambi dilanda kebakaran hebat, Rabu (10/9/2025) pagi ini. Setidaknya enam ruangan hangus dilalap api, mengakibatkan kegiatan belajar mengajar diliburkan sementara.

Insiden kebakaran tersebut terekam dalam video yang viral di media sosial. Terlihat suasana panik di lokasi kejadian saat api semakin membesar dan melalap sebagian bangunan sekolah.

Dalam unggahan di media sosial disebutkan jika api mulai terlihat sekitar pukul 06.00 WIB. Siswa yang menyaksikan peristiwa tersebut mengatakan jika saat itu belum banyak siswa maupun guru yang datang.

Api terlihat pertama kali oleh seorang guru yang sedang melakukan absen wajah. Lalu si jago merah dengan cepat merambat, sehingga melahap habis tiga ruangan kelas, ruang UKS, ruang seni, dan ruang koperasi.

Kepala Dinas Penanggulangan Kebakaran dan Penyelamatan Kota Jambi, Mustari Affandi, menjelaskan bahwa pihaknya mengerahkan tujuh armada dengan 35 personel.

“Kita menurunkan tujuh armada dengan 35 personel. Alhamdulillah tidak ada korban jiwa dalam kejadian ini,” kata Mustari di lokasi kejadian.

Proses pemadaman berjalan intensif. Petugas Damkar akhirnya mampu menjinakkan api setelah berjuang dalam waktu lebih dari satu jam.

Kabar ini sampai ke telinga Wakil Wali Kota Jambi, Diza Aljosha, yang langsung datang meninjau lokasi kebakaran. Ia menegaskan bahwa sekolah tersebut akan ditata ulang, terutama memperbaiki instalasi listrik agar serupa tak terulang kembali.

“Kebakaran mula dari ruangan koperasi, sehingga menyambar ke ruangan lainnya… Kita akan lihat dan evaluasi apa saja yang perlu diperbaiki nantinya,” ujar Diza.

Dampak kebakaran membuat pihak sekolah meliburkan siswa untuk satu hari ke depan. Tempat belajar sementara dialihkan ke ruang perpustakaan dan bangunan lain yang masih layak pakai.

Kerugian materiil akibat peristiwa ini diperkirakan mencapai puluhan juta rupiah dan masih dalam proses pendataan oleh Dinas Pekerjaan Umum.

Dusun 02 Juara Final Sepak Bola Desa Bukit Makmur Peringati HUT RI ke-80

BAHAR POS — Dusun 02 keluar sebagai juara turnamen sepak bola Desa Bukit Makmur (Unit I), Kecamatan Sungai Bahar, Muaro Jambi. Gelar tersebut dipastikan usai partai final yang digelar pada Selasa (9/9/2025) sore WIB.

Kejuaraan ini merupakan lanjutan kemeriahan peringatan HUT Republik Indonesia ke-80, sekaligus peringatan hari lahir desa.

Pertandingan final mempertemukan Dusun 03 A sebagai pemuncak klasemen akhir, melawan Dusun 02 yang menduduki peringkat kedua.

Sebelumnya, seluruh peserta saling bertanding dalam format round robin. Kemenangan mendapat 3 poin, sedangkan hasil imbang diganjar 1 poin.

Namun demikian, status juara tidak ditentukan oleh posisi di klasemen akhir. Melainkan mempertemukan tim peringkat pertama dengan peringkat kedua dalam partai pamungkas.

Pertandingan antara Dusun 02 melawan Dusun 03 A berjalan ketat dan penuh tensi. Bahkan sempat pecah kericuhan yang memaksa wasit mengeluarkan masing-masing satu kartu merah pada pemain kedua tim.

Ketatnya pertandingan tergambar dari skor akhir 1-0 untuk kemenangan Dusun 02. Gol penentu gelar tersebut dicetak oleh Riki pada menit ke-40.

Para pemain Dusun 02 beserta warga yang turut menyaksikan sontak bersorak kala wasit meniup peluit akhir. Sebagai juara mereka berhak membawa pulang trofi bergilir dari Kepala Desa Bukit Makmur.

Kredit foto: Dokumentasi Pemerintah Desa Bukit Makmur

Viral Video Penggerebekan ASN Pemkab Tanjung Jabung Barat Simpan Sabu-Sabu 19,17 Gram

BAHAR POS – Seorang aparatur sipil negara (ASN) berinisial EY digerebek polisi di sebuah rumah di Kuala Tungkal, Tanjung Jabung Barat, Senin (8/9/2025). Video penggerebekan sempat viral di media sosial.

EY diketahui berstatus kepala bidang salah satu dinas di lingkungan Pemerintah Kabupaten Tanjabbar. Ia diringkus polisi karena menyimpan sabu-sabu seberat 19,17 gram di dalam laci sepeda motor.

Dalam rekaman video yang beredar luas, terlihat Ketua RT meminta EY mengambil bungkusan dari laci motor Honda Scoopy di dalam rumah. Ketika bungkusan dibuka, terlihat sejumlah klip plastik berisi sabu.

Sosok EY terlihat tampak gugup. Ia bahkan mengatakan jika dirinya tidak tahu apa-apa soal bungkusan tersebut ketika ditanya oleh Ibu RT.

Aku dak tahu jugo,” kata EY dalam video tersebut.

Namun EY kemudian menyebutkan jika sabu itu merupakan titipan dari seorang temannya yang seorang narapidana.

“Beni, ade kawan aku juge, di LP juge, Kak… nitiplah tu,” ujarnya.

EY lantas ditangkap bersama temannya yang berinisial YB. Bersama mereka, polisi juga menyita barang bukti berupa empat klip plastik berisi narkoba jenis sabu-sabu dengan berat total sekitar 19,17 gram.

Atas perbuatannya, kedua wanita tersebut dijerat dengan pasal penyalahgunaan narkotika yang ancaman hukumannya sangat berat. Jika terbukti, mereka bisa dikenakan hukuman maksimal penjara seumur hidup.

Soroti Pengawasan di LP

Setelah video tersebar luas, publik bereaksi keras. Banyak netizen yang mengungkapkan kekecewaan karena mengetahui ada oknum ASN, terlebih menduduki posisi kepala bidang sebuah dinas, terlibat kasus narkoba.

Sementara Ketua Kader Inti Pemuda Anti Narkoba (KIPAN) Provinsi Jambi, Mhd. Paizal menyoroti pengakuan EY yang menyebutkan jika sabu-sabu didapat dari seorang napi. Paizal menyebut, kejadian ini menunjukkan jika pengawasan di Lembaga Pemasyarakatan masih lemah.

“Kasus ini bukan hanya aib bagi pejabat yang bersangkutan, tetapi juga memperlihatkan betapa lemahnya pengendalian peredaran narkoba dari dalam Lembaga Pemasyarakatan,” ucap Paizal.

Ia mendesak agar kasus ini diproses secara terbuka, transparan, juga harus tuntas sampai ke akar-akarnya. Termasuk mengungkap jaringan dari dalam lapas.

“Pejabat yang bersangkutan juga harus segera dipecat,” tegasnya.

Pemkab Tanjabbar tidak tinggal diam. Kepala Dinas Penanaman Modal dan Pelayanan Terpadu Satu Pintu (PMPTSP), selaku atasan langsung tersangka EY, menyatakan pihaknya mendukung penuh upaya kepolisian.

Sementara itu, Wakil Bupati Katamso Syafei Ahmad disebutkan telah meminta Inspektorat Kabupaten Tanjabbar serta Badan Kepegawaian dan Pengembangan Sumber Daya Manusia (BKPSDM) untuk mengkaji kasus ini. Besar kemungkinan E bakal terkena sanksi administratif setelah proses hukum selesai.

Dorong Lahirnya Pendidik Interaktif, Universitas Jambi Gelar Workshop Dongeng dan Deep Learning untuk Guru dan Mahasiswa PGPAUD

BAHAR POS – Mendorong lahirnya pendidik interaktif yang relevan dengan zaman, Program Studi Pendidikan Guru Pendidikan Anak Usia Dini (PGPAUD) Fakultas Keguruan dan Ilmu Pendidikan (FKIP) Universitas Jambi menggelar workshop bagi guru TK dan mahasiswa, Senin (8/9/2025).

Acara ini berlangsung di Ruang Auditorium Gedung UNIFAC Lantai 1, Jl. Jambi – Muara Bulian KM. 15, Mendalo Darat, Kec. Jambi Luar Kota, Muaro Jambi. Mengusung tema Pelatihan Dongeng Interaktif: Menjadi Pendidik Interaktif Lewat Cerita untuk Guru dan Mahasiswa serta Deep Learning for Little Learners: Menggali Pembelajaran Bermakna di PAUD.

Workshop tersebut dihadiri Wakil Dekan Bidang Kemahasiswaan dan Alumni FKIP Unja, Prof. Dr. Drs. Hendra Sofyan, M.Si., Ketua Jurusan Pendidikan Anak Usia Dini dan Dasar (PAUDDAS), Dr. Muhammad Sofwan, S.Pd., M.Pd., Ketua Program Studi PGPAUD, Uswatun Hasni, M.Pd., para dosen PGPAUD, guru Taman Kanak-Kanak (TK) se-Kota Jambi, serta mahasiswa Program Studi PGPAUD.

Dalam sambutannya, Prof. Dr. Drs. Hendra Sofyan, M.Si., menekankan pentingnya mendongeng sebagai keterampilan yang dapat memperkaya proses pembelajaran.

“Selamat mengikuti kegiatan mendongeng bersama narasumber kita. Semoga melalui workshop ini kompetensi mahasiswa maupun guru dapat semakin meningkat, khususnya dalam memahami dan mempraktikkan seni mendongeng,” ujar Dr. Hendra, sebagaimana dipublikasikan laman resmi Unja.

Sementara itu, Ketua Jurusan PAUDDAS, Dr. Muhammad Sofwan, S.Pd., M.Pd., menyoroti tantangan yang dihadapi mahasiswa ketika terjun menjadi guru PAUD.

“Saat menjadi guru PAUD, kita memang dituntut untuk memiliki beberapa hal yang sangat penting. Tidak hanya kemampuan kognitif dalam memberikan pemahaman, tetapi juga keterampilan psikomotor.

“Mendongeng merupakan salah satu keterampilan tersebut, dan tidak semua orang mampu melakukannya. Inilah yang menjadi tantangan besar bagi adik-adik mahasiswa ketika kelak berhadapan dengan anak-anak PAUD,” jelas Dr. Sofwan.

Workshop ini menghadirkan dua narasumber. Pada sesi pertama, tampil Rizka Dwi Astuti, S.Pd. memaparkan materi mengenai cara menjadi pendongeng yang baik dan berkompeten.

Dilanjutkan dengan sesi kedua oleh Dr. Herwina Dewi Librianty, M.Pd., yang membawakan materi Deep Learning for Little Learners: Menggali Pembelajaran Bermakna di PAUD dengan tema “Berpijar”.

Kegiatan ditutup dengan sesi tanya jawab interaktif. Program Studi PGPAUD memberikan cenderamata kepada kedua narasumber sebagai bentuk apresiasi atas ilmu yang dibagikan.

Dengan adanya workshop ini, diharapkan mahasiswa PGPAUD maupun para guru PAUD dapat meningkatkan kompetensi mereka dalam mendongeng dan mengembangkan metode pembelajaran yang lebih kreatif dan bermakna.

Siswa SMA Negeri 6 Kerinci Demo Tuntut Kepsek Mundur, Gubernur Turunkan Tim Investigasi

BAHAR POS – Ratusan siswa SMA Negeri 6 Kerinci, Jambi, menggelar aksi protes di halaman sekolah, Selasa (9/9/2025) pagi. Mereka menuntut agar Azwardi dicopot dari jabatan Kepala Sekolah karena dinilai lalai menjalankan tugasnya.

Massa aksi berkumpul di depan pagar sekolah sambil membentangkan poster dan spanduk berisi desakan pergantian kepala sekolah. Situasi berlangsung tertib dengan pengawasan aparat kepolisian dan guru-guru yang berusaha menenangkan para siswa.

Aksi sempat memanas saat para siswa membakar ban bekas, sebagai simbol kekecewaan mereka. Namun suasana tetap terkendali hingga akhir.

Dalam orasi, siswa menuding kepala sekolah jarang hadir di sekolah sehingga mengganggu proses belajar mengajar. Mereka juga menilai pimpinan sekolah sudah tidak peduli terhadap perkembangan kegiatan dan kedisiplinan siswa.

Bahkan, kegiatan ekstrakurikuler di sekolah disebut nyaris lumpuh akibat kelalaian kepala sekolah.

“Akibat dari kelalaian Kepala Sekolah, salah seorang teman kami hampir saja tidak jadi ikut Olimpiade Sains Nasional tingkat provisi,” ungkap para siswa.

Dalam tuntutannya, siswa meminta Gubernur Jambi untuk turun tangan. Mereka mendesak agar Gubernur bersama Dinas Pendidikan Provinsi segera mengganti kepala sekolah.

“Kami para siswa memintak kepala sekolah kami diganti. Kepala sekolah kami tidak pernah hadir, cuma hadir saat acara tertentu,” teriak siswa dalam orasi bersama.

Langsung Direspons Gubernur

Tuntutan ini mendapat respons cepat dari Pemerintah Provinsi. Bahkan Gubernur Al Haris langsung mengeluarkan komentar dan langsung mengerahkan tim untuk menindaklanjuti tuntutan siswa.

“Kita akan kirim tim dari Inspektorat, BKD dan Disdik. Jika informasi tersebut terbukti, maka yang bersangkutan akan saya ganti,” janji Al Haris.

Gubernur menambahkan bahwa pengawasan tidak hanya berlaku di SMAN 6 Kerinci, tetapi akan ditingkatkan di seluruh sekolah di Provinsi Jambi.

“Kita akan selalu melakukan tim mentoring di lapangan di seluruh sekolah,” tegasnya.

Aksi protes ini menjadi sorotan serius karena melibatkan pelajar di tingkat pendidikan menengah atas dan menimbulkan kekhawatiran mengenai kualitas kepemimpinan pendidikan. Respons cepat dari Pemprov Jambi mencerminkan komitmen terhadap transparansi dan akuntabilitas dalam dunia pendidikan.

Azwardi sendiri menjabat sebagai Kepala Sekolah SMAN 6 Kerinci sejak 24 Januari 2025. Ia dilantik langsung oleh Gubernur Jambi yang baru terpilih, Al Haris, bersama-sama 82 kepala sekolah lain.

Bupati Merangin Sambut Hangat Dandim 0420/Sarko yang Baru, Letkol Inf. Yakhya Wisnu Arianto

BAHAR POS – Bupati Merangin H. M. Syukur menyambut kedatangan Komandan Kodim 0420/Sarko yang baru, Letkol Inf. Yakhya Wisnu Arianto. Acara penuh kekeluargaan ini digelar di Auditorium rumah dinas Bupati pada Senin (8/9/2025) malam WIB.

“Atas nama Pemerintah dan keluarga, saya ucapkan selamat datang kepada Bapak Dandim 0420/Sarko Letkol Inf Yakhya Wisnu Arianto, di Kabupaten Merangin yang indah dan nyaman. Saya yakin Pak Dandim bersama keluarga betah di Merangin,” ujar Bupati Syukur dalam kata sambutannya.

Selain Bupati dan Hj. Lavita Syukur selaku tuan rumah, turut hadir pula Wakil Bupati H. A. Khafidh beserta Hj. Emi Minarsih, Pj. Sekretaris Daerah Zulhifni, Kapolres Merangin AKBP Kiki Firmansyah, dan Ketua DPRD Herman Effendi.

Dari elemen yudikatif hadir Ketua Pengadilan Negeri Acep Sopian Sauri dan Ketua Pengadilan Agama Syamsul Hadi. Adapun Kepala Kejaksaan Negeri diwakili oleh Kepala Seksi Pidana Umum Ahmad Yantomi.

Juga terlihat segenap Kepala OPD dalam lingkup Pemerintah Kabupaten Merangin, serta Persit Kartika Candra Kirana Cabang XXVII Kodim 0420/Sarko.

Bupati melanjutkan, Merangin adalah miniatur Indonesia karena banyak ragam suku dan agama hidup berdampingan di kabupaten ini.

“Selalu saya katakan kalau mau melihat Indonesia, lihatlah Jambi, lihatlah Merangin ini. Semua suku ada, hidup rukun, damai. Bhineka Tunggal Ika ada di Merangin ini. Saya senang menerima Pak Dandim bersama keluarga,” lanjutnya.

Sementara itu Wisnu Arianto mengucapkan terima kasih atas penyambutan hangat bagi dirinya sebagai Dandim baru. Ia juga memperkenalkan keluarga yang ikut pindah tugas bersamanya ke Merangin.

“Saya mengucapkan terimakasih kepada Bapak Bupati, Bapak Wakil Bupati, dan Forkopimda semua, semoga saya bisa diterima bertugas di Kabupaten Merangin yang sama-sama kita cintai ini,” balas Dandim.

Wisnu Arianto kelahiran Malang, sedangkan istrinya yang bernama dr. Anisa Utami berasal dari Riau. Mereka telah dikaruniai dua anak, Arkan Dzakir Rajab dan Gavin Arya Ghossan.

Sebetulnya Wisnu Arianto telah tiba di Merangin pada Jumat (5/9/2025) lalu. Kedatangannya di Makodim 0420/Sarko disambut hangat oleh segenap bawahan dan anggota Persit Kartika Chandra Kirana setempat.

Lebih jauh, Dandim menceritakan perjalanan kariernya yang luas, yang membawanya dari wilayah terpencil di Irian Jaya (kini Papua), hingga ke Ibu Kota Jakarta, sebelum akhirnya ditempatkan di Merangin.

Dalam kesempatan yang lebih akrab, suasana semakin hangat saat Dandim bersama istrinya membawakan tembang Kemesraan. Seluruh undangan kemudian ikut bernyanyi.

Viral Video Sopir Colt Diesel Protes Petugas Jembatan Timbang Sebut Bobot Truk 30 Ton di Gerbang Tol Sebapo

BAHAR POS – Seorang sopir truk Colt Diesel protes keras terhadap petugas jembatan timbang Gerbang Tol Sebapo yang menyatakan muatan truknya seberat 30 ton. Videonya tengah marah-marah viral di media sosial dan memancing komentar sinis warganet.

Dalam video yang viral tersebut tampak suasana di Gerbang Tol Sebapo. Seorang sopir terlihat sedang memprotes keras lelaki di hadapannya.

“Satu truk Colt Diesel sampai 30 ton—aneh sekali, Pak!” kata sopir itu dengan nada kesal, mempertanyakan hasil timbangan yang baginya ngawur secara logika.

Kejadian ini terekam dalam video TikTok oleh akun @bowok4785 dengan narasi bernada kritis: “Petugas tol Sebapo sangat cerdas… cold disel timbangan sampai 30 ton, to**l dipiara.”

Video tersebut langsung menyedot perhatian netizen dan memicu perdebatan soal akurasi alat timbang. Imbasnya, video pun menjadi viral dan ditonton jutaan pengguna Tiktok.

Secara teknis, menurut spesifikasi pabrikan Mitsubishi Fuso (yang memproduksi Colt Diesel a.k.a. Canter), truk ringan seri FE160 memiliki berat kosong sekitar ±2,500 kg atau 2,5 ton, dengan kapasitas payload hingga sekitar ±4,760 kg atau tak sampai 5 ton.

Jika dijumlahkan, bobot total truk tersebut hanya di kisaran 7,5 ton. Tidak akan melebihi sekitar 10 ton, jauh dari klaim 30 ton seperti yang diprotes oleh sopir kepada petugas jembatan timbang dalam video.

Tak pelak, netizen ramai-ramai memberikan komentar satir, bahkan pedas. Akun @budi_santoso92 berkomentar, “Colt Diesel muatan 30 ton? Itu kalau benar udah jadi Transformer, Pak.”

Lalu akun @rizki_trucker menambahkan sindiran, “Mesin timbangan kali yang overload, bukan mobilnya.”

Tak lupa, akun @mariah_aja mengingatkan risiko bagi sopir: “Kalau salah hitung begini, sopir yang rugi, bisa ditilang atau kena biaya tambahan. Harusnya alat timbang dicek dulu, jangan asal tuduh.”

Komentar-komentar ini bukan sekadar kelakar, tetapi menunjukkan kekhawatiran publik terhadap keadilan bagi sopir dalam implementasi pengawasan muatan. Hasil timbang yang jauh meleset bisa menyebabkan sopir dirugikan secara finansial atau bahkan secara hukum—sementara kerusakan alat bisa menjadi sumber masalah yang lebih besar.

Lebih jauh, angka overload klaim tersebut tidak hanya mengacaukan pemahaman publik tentang kendaraan ringan, tapi juga menciderai kepercayaan terhadap sistem pengawasan pengangkutan barang di jalan tol maupun jalan nasional. Bila benar terjadi, pihak otoritas perlu melakukan kalibrasi atau audit alat timbang demi menjaga keakuratan dan kredibilitas.

Aksi protes sopir dalam video viral ini mustinya disikapi serius oleh pihak-pihak terkait. Kejadian tersebut musti dijadikan pelecut agar pengawasan lalu lintas barang lebih adil dan transparan.

Keterlibatan teknologi timbang seharusnya memperkuat keadilan, bukan menjatuhkan sopir dengan klaim tak berdasar. Dinas terkait ada baiknya melakukan investigasi dan menjernihkan situasi.

Buktikan siapa yang sebenarnya keliru. Apakah sopir yang ternyata muatannya memang overload, atau justru petugas jembatan timbang yang asal klaim demi tujuan tertentu?

Pelaku Pelecehan Anak di Masjid At-Taqwa Kota Jambi Tertangkap, Dilaporkan Bos Sendiri

BAHAR POS – Pria yang sempat viral karena diduga melakukan aksi pelecehan terhadap anak di Masjid At-Taqwa, Kelurahan Pasir Putih, Jambi Selatan, telah dicokok polisi. Pelaku ternyata seorang residivis kasus serupa dan dilaporkan sendiri oleh bos tempatnya bekerja.

Pelaku diketahui berinisial IA (36). Ia ditangkap tim Reserse dan Kriminalitas Polsek Jambi Selatan di rumah makan tempat kerjanya pada Ahad (7/9/2025) lalu.

Menariknya, IA dilaporkan oleh bosnya sendiri. Si bos melapor kepada Ketua RT setempat, yang kemudian meneruskan keterangan tersebut ke polisi.

Setelah diperiksa, catatan kepolisian mengungkap jika warga Pulau Temiang, Kecamatan Tebo Ulu, Tebo, tersebut adalah residivis kasus serupa. Ia baru saja bebas dari Lembaga Pemasyarakatan Bungo pada Mei lalu.

Aksi pencabulan yang dilakukan IA terjadi pada Jumat (5/9/2025) lalu, sekitar pukul 16.54 WIB. Saat itu korban, berusia 8 tahun, sedang menunggu waktu mengaji di masjid.

Pelaku datang mengendarai sepeda motor dan berpura-pura menanyakan tempat wudhu. Korban bersama dua temannya lantas menunjukkan tempat wudhu pada pelaku.

Namun sesampainya di tempat wudhu, pelaku memeluk dan mencium korban, sehingga membuat ketiga anak menangis.

Pelaku langsung lari mengendarai sepeda motornya. Sementara korban dan kedua anak lain menceritakan kejadian ini kepada guru mengaji yang datang kemudian.

Video rekaman CCTV kejadian tersebut sempat viral di media sosial. Pihak keluarga juga menjadi pusat pemberitaan karena menyebutkan laporan mereka tak langsung diterima oleh polisi.