Author Archives: Admin

Anggota DPRD Muaro Jambi Pertanyakan Bakal Lokasi MTQ ke-54 Provinsi Jambi, Minta Fungsikan Arena Lama

BAHAR POS – Suara vokal datang dari DPRD Muaro Jambi jelang perhelatan Mushabaqah Tilawatil Qur’an (MTQ) tingkat Provinsi Jambi yang ke-54, November mendatang. Anggota Fraksi PDI Perjuangan, H. Usman Halik, SE mempertanyakan bakal lokasi yang akan dipakai.

Sebagaimana diketahui, Kabupaten Muaro Jambi terpilih sebagai tuan rumah MTQ Provinsi Jambi tahun ini. Pemerintah Kabupaten bahkan telah mematangkan persiapan demi menyukseskan hajatan ini.

Sesuai kesepakatan, lapangan kantor Bupati Muaro Jambi telah ditetapkan sebagai Arena MTQ tersebut. Namun tinggal hitungan bulan menuju pelaksanaan, pemilihan tersebut mendapat kritik dari Usman Halik.

Anggota DPRD Muaro Jambi dari daerah pemilihan Kecamatan Kumpeh dan Kumpeh Ulu tersebut menyayangkan keputusan Pemkab. Menurutnya, ada tempat lain yang lebih layak dan memang seharusnya dipergunakan sebagai lokasi pelaksanaan MTQ.

“Kita punya Arena MTQ yang permanen, kenapa tidak diadakan acara di sana saja?” gugatnya.

Lokasi yang dimaksud Usman Halik adalah Arena MTQ Muaro Jambi milik Pemkab di Desa Jambi Kecil, Kecamatan Muaro Sebo. Sebelumnya, tempat ini pernah menjadi venue pelaksanaan MTQ Provinsi Jambi tahun 2013.

Namun, saat ini, kondisi Arena MTQ di Jambi Kecil tersebut sudah sangat memprihatinkan. Bangunannya yang dulu kokoh dan gagah, beberapa sudah ambruk akibat terbengkalai lama.

Dalam pandangan Usman Halik, ketimbang membuang anggaran dengan menjadikan lapangan utama kantor Bupati Muaro Jambi sebagai lokasi pelaksanaan MTQ, akan lebih baik jika dananya dipergunakan untuk merenovasi Arena MTQ di Jambi Kecil sehingga dapat dipergunakan lagi.

“Gunakan arena lama. Bikin arena MTQ baru sudah berapa biayanya. Lebih baik uangnya digunakan untuk rehab yang lama, kita jadi punya aset. Kalau begini (menyulap lapangan menjadi arena MTQ, Red.), kita tidak punya aset,” katanya.

Selalu Kritis

Selama ini Usman Halik dikenal sebagai anggota DPRD Muaro Jambi yang vokal. Ia kerap lantang bersuara mengkritisi berbagai hal di lingkup kabupaten.

Terbaru, Usman Halik mempertanyakan kenapa Bupati Bambang Bayu Suseno tak kunjung mengganti Direktur Perusahaan Daerah Air Minum (PDAM) Tirta Muaro Jambi, Elis Persada. Padahal Elis telah mengajukan surat permohonan diri.

Usman Halik sendiri sempat menyoroti kinerja PDAM Tirta Muaro Jambi. Ia mengaku mendapat banyak keluhan dari masyarakat terkait pelayanan perusahaan daerah tersebut.

Menariknya, Usman Halik juga sempat bersuara kritis terkait pembangunan Arena MTQ di Jambi Kecil pada 2013. Kala itu ia mempertanyakan pengerjaan bangunan yang terus berjalan di saat lokasi proyek terendam air.

“Kalau memang ada genangan air, maka dihentikan dahulu pekerjaannya, terlebih jika baru dilakukan pemasangan pondasi bangunan. Karena jika dipaksakan, maka kualitas tentu akan diragukan. Namun jika pondasi telah selesai, tidak masalah jika dilanjutkan,” ujar Usman Halik kala itu, sebagaimana dikutip Jambi Ekspres, 20 Februari 2013.

Ia mengingatkan, yang lebih dibutuhkan ialah kualitas bangunan ketimbang ketepatan jadwal.

“Kalau masalah jadwal, kan direncanakan Mei 2013. Itu juga masih bisa diubah jadwalnya,” imbuhnya.

Rayakan HUT RI ke-80, Pemkab Muaro Jambi Adakan Bazaar Sembako Gerakan Pangan Murah

BAHAR POS – Pemerintah Kabupaten Muaro Jambi menggelar bazaar sembako bertajuk Gerakan Pangan Murah (GPM) di Lapangan Akso Dano, Kelurahan Sengeti, Kecamatan Sekernan, Sabtu (30/8/2025) pagi. Aksi ini digelar dalam rangka memeriahkan Hari Ulang Tahun Republik Indonesia ke-80.

Wakil Bupati Muaro Jambi, Junaidi H. Mahir, menegaskan gerakan tersebut bukan sekadar acara seremonial. Melainkan manifestasi nyata keberpihakan pemerintah terhadap masyarakat serta upaya menjaga kestabilan pasokan dan harga kebutuhan pokok.

“Bahan pokok yang kami siapkan dalam Gerakan Pangan Murah ini antara lain beras SPHP, minyak goreng, gula pasir, tepung terigu, susu kaleng, dan daging ayam. Harapannya masyarakat bisa terbantu untuk memenuhi kebutuhan sehari-hari dengan harga lebih ringan,” ujarnya.

Lebih lanjut, Junaidi menekankan bahwa GPM bukan juga sekadar distribusi sembako murah, melainkan bagian dari strategi jangka panjang menuju kedaulatan pangan nasional. Ia menyatakan bahwa stabilitas harga dan keterjangkauan pangan menjadi fondasi penting bagi ketahanan nasional.

“Dengan semangat persatuan, kegiatan ini mengusung tagline ‘Bersatu, Berdaulat, Rakyat Sejahtera, Indonesia Maju’, sebuah pesan kuat bahwa kedaulatan pangan adalah kunci menuju Indonesia yang lebih sejahtera dan berdaulat di masa depan,” tambahnya.

Program GPM mendapat dukungan dari berbagai pihak, termasuk Kementerian Koperasi dan UKM, Kementerian Pertanian, Kementerian Dalam Negeri, Badan Pangan Nasional (Bapanas), serta sinergi bersama TNI, Polri, BUMN, dan pemerintah daerah.

Gubernur Al Haris Ajak Warga Jambi Jaga Kondusifitas, Jangan Mau Diadu Domba

BAHAR POS — Gubernur Jambi, Al Haris, meminta seluruh warga untuk menjaga keutuhan sosial dan tidak mudah terpancing oleh provokasi. Ia memberi penegasan agar masyarakat tidak terpecah-belah, sehingga mudah adu domba oleh pihak tak bertanggung jawab.

Ajakan ini merupakan respons atas kericuhan dalam unjuk rasa yang baru terjadi. Sebagaimana diketahui, massa merusak gedung DPRD Provinsi Jambi, kantor Kejaksaan Tinggi Jambi, hingga rumah dinas Wakil Gubernur dalam rangkaian aksi yang berlangsung sejak Jumat (29/8/2025) siang hingga Sabtu (30/8/2025) dini hari.

“Saya sudah melihat dinamika yang berkembang. Dari kemarin lalu, tadi malam juga, saya hanya berpesan agar seluruh warga masyarakat Jambi yang saya cintai mari kita ciptakan situasi kondusif yang aman dan damai,” ujar Al Haris saat menyampaikan imbauan pada Sabtu (30/8/2025) pagi.

Lebih jauh, Al Haris menyampaikan bahwa karakter masyarakat Jambi adalah refleksi adab dan martabat yang patut dibanggakan. Ia yakin warga mampu menjaga ketentraman tanpa harus terprovokasi.

“Jangan sampai kita mudah terpecah-belah, jangan juga kita mudah diadu domba. Kita ini satu bagian dari anak-anak bangsa yang mestinya pula dapat menjaga daerahnya, terutama Jambi, dengan aman dan nyaman,” tegasnya.

Sambil menyampaikan pesan damai, Gubernur menyentuh sisi kemanusiaan yang lebih luas. Ia mengungkapkan rasa belasungkawa atas wafatnya seorang pengemudi ojek online (ojol) di Jakarta, dan menyerukan agar masyarakat tetap menjaga kedamaian serta ketentraman sehari-hari.

“Kita prihatin akan saudara kita yang meninggal kemarin dari pengemudi ojol, dan kita juga mendoakan almarhum serta terpenting pula kita juga harus menjaga kedamaian dan ketentraman,” tambah Al Haris.

Bersamaan dengan imbauan Gubernur, Kapolda Jambi Irjen Pol. Krisno H. Siregar turut meminta agar kegiatan unjuk rasa — apabila tetap ingin dilangsungkan — dilakukan secara tertib dan transparan. Jangan lagi melakukan tindakan anarkis, apalagi sampai merusak fasilitas umum.

“Jangan mau terprovokasi oleh pihak-pihak yang tidak jelas kepentingannya, atau kami sebut penumpang gelap,” pesan Krisno.

Kapolda juga mengimbau agar penyelenggara aksi menyampaikan informasi kepada Polda Jambi terlebih dahulu, serta waspada terhadap keterlibatan pihak-pihak yang tidak jelas motifnya.

“Kalau mau menyuarakan aspirasinya lewat demo atau unjuk rasa ke pemerintah dan DPRD, tolong infokan ke Polda Jambi,” ujar Krisno.

Imbauan ini hadir di saat krusial — momentum usai kericuhan massa yang menimbulkan kerusakan fasilitas publik dan ketegangan sosial. Seruan dari Gubernur dan Kapolda menjadi upaya penting untuk meredam amarah dan kembali membangun dialog konstruktif.

Pesan dua petinggi Jambi ini juga jadi pengingat kuat bahwa perbedaan pendapat bisa disampaikan secara damai, tanpa melibatkan emosi dan tanpa merugikan ruang publik. Saatnya menjaga martabat bersama demi masa depan Jambi yang lebih harmonis.

Semarakkan Peringatan HUT RI ke-80, Desa Mekar Sari Makmur Gelar Karnaval Kemerdekaan

BAHAR POS – Menyemarakkan peringatan HUT Republik Indonesia ke-80, Pemerintah Desa Mekar Sari Makmur, Kecamatan Sungai Bahar, menggelar karnaval pada Sabtu (30/8/2025). Drum band MTs Negeri 7 Muaro Jambi yang sempat viral menjadi kafilah terdepan.

Karnaval diikuti seluruh elemen masyarakat. Mulai dari perangkat desa, perwakilan lembaga pendidikan yang berlokasi di Mekar Sari Makmur, rombongan Rukun Tetangga (RT), hingga masyarakat umum.

Panitia menyiapkan rute yang melalui jalan poros desa, dengan halaman Masjid Jami’ Baitul Makmur sebagai titik awal perjalanan. Rombongan drum band MTs Negeri 7 Muaro Jambi ditempatkan paling depan.

Dalam kata sambutannya saat melepas rombongan kafilah, Ketua Badan Permusyawaratan Desa (BPD) Mekar Sari Makmur mengingatkan agar para peserta senantiasa menjaga ketertiban dan keamanan. Juga supaya jangan melakukan tindakan yang tidak baik.

Insya Allah kalau tahun ini berjalan tertib, tahun depan bersama-sama kita sepakati kita adakan lagi. Setuju? Yang lebih baik, yang lebih meriah lagi. Setuju?” ujar Ketua BPD, yang disambut teriakan meriah para peserta karnaval dan masyarakat di lokasi.

“Karnaval dalam rangka memperingati Hari Kemerdekaan Republik Indonesia yang ke-80 tahun 2025, Desa Mekar Sari Makmur, Kecamatan Sungai Bahar, resmi kami buka. Dengan hitungan, siji, loro, telu!” seru Ketua BPD, sembari mengangkat bendera sebagai tanda dimulainya karnaval.

Drum band MTs Negeri 7 Muaro Jambi langsung menyambut dengan suguhan pertama, yakni alunan musik Hari Merdeka. Begitu rombongan ini bergerak maju, karnaval pun mulai berjalan.

Rombongan kedua adalah kafilah Sekolah Dasar Islam Terpadu (SDIT) Fitrah Insani. Para siswa mengenakan pakaian adat Melayu Jambi, sembari mengibarkan bendera merah-putih kecil.

Ada pula rombongan ibu-ibu dengan payung hias nan cantik. Lalu rombongan petani dengan caping bambu dan membawa egrek, diikuti perwakilan Rukun Tetangga yang dipimpin Ketua RT masing-masing.

Para peserta lainnya ikut meramaikan jalannya karnaval dengan dandanan kreatif. Mulai dari mengenakan topeng, memakai pakaian adat, menjadi ondel-ondel, hingga cosplay sebagai lebah raksasa.

Tampak pula beberapa kendaraan hias. Satu yang menarik perhatian adalah sebuah sepeda listrik berwarna kuning yang disulap menjadi pesawat.

Terima Sertifikat Laik Fungsi dan Operasi, Tol Tempino-Ness Siap Beroperasi

BAHAR POS – PT Hutama Karya (Persero) mencetak capaian penting dalam proyek Jalan Tol Betung (Sp. Sekayu) – Tempino – Jambi, seiring dengan siap beroperasinya Seksi 4 (Tempino–Ness) menyusul perolehan Sertifikat Laik Fungsi dan Operasi (SLFO) dari Kementerian Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat (PUPR).

Proyek sepanjang 18,49 km yang memperpanjang ruas tol Bayung Lencir-Tempino ini berhasil memperoleh SLFO dengan predikat bintang 5 dari PUPR pada Jumat (22/8/2025) lalu. Menunjukkan kesiapan ruas tol tersebut untuk melayani masyarakat dengan standar kualitas dan keselamatan tertinggi.

Eksekutif Vice President Sekretaris Perusahaan Hutama Karya, Adjib Al Hakim, menyampaikan apresiasi atas kepercayaan pemerintah dan menegaskan bahwa pencapaian ini mencerminkan keseriusan perusahaan dalam membangun jalan tol berstandar tinggi.

“Predikat ini bukti komitmen Hutama Karya yang mampu menghadirkan infrastruktur jalan tol berstandar tinggi. Ruas Tempino–Ness kami siapkan dengan cermat agar mengakomodir perjalanan yang aman, efisien, dan bermakna bagi masyarakat,” ujarnya.

Ia menambahkan bahwa secara substansi, ruas tol ini sudah siap untuk beroperasi. Namun, operasional resmi masih menunggu penerbitan keputusan dari Menteri PUPR.

Setelah sepenuhnya beroperasi, tol ini diproyeksikan memangkas waktu tempuh antara Jambi dan Betung dari lebih dari empat jam menjadi sekitar dua jam saja. Sementara itu, perjalanan dari Bayung Lencir (Sumatera Selatan) ke Simpang Ness di Jambi kini hanya membutuhkan sekitar 45 menit, dibandingkan sebelumnya yang hampir tiga jam.

Selain memecahkan kemacetan pada jalur Lintas Sumatera, tol ini juga diharapkan memperlancar distribusi logistik, terutama angkutan batu bara dan hasil sumber daya alam. Dampaknya, diperkirakan produktivitas kawasan dan industri sekitar akan terdorong signifikan.

Proses Uji Kelayakan dan Fasilitas Lengkap

SLFO bintang 5 diraih setelah Uji Laik Fungsi dan Operasi (ULFO) yang dilaksanakan pada 6–8 Agustus 2025. Uji tersebut meliputi pemeriksaan teknis lapangan—struktur jalan utama, bahu jalan, drainase, rambu keselamatan—serta evaluasi administrasi sesuai regulasi Kementerian PU.

Secara teknis, tol Tempino–Ness dibangun dengan dua lajur per arah, dilengkapi bahu jalan (dalam dan luar), drainase modern, on-off ramp, rambu keselamatan, penerangan jalan umum (PJU), pos pemantauan, dan sistem CCTV 24 jam untuk menjaga keamanan pengguna.

Adjib juga mengungkapkan harapannya agar masyarakat di Jambi dan Sumatera Selatan dapat menikmati perjalanan yang lebih cepat, aman, dan nyaman—khususnya menghadapi periode libur Natal 2025 dan Tahun Baru 2026.

Hingga saat ini, Hutama Karya telah membangun lebih kurang ±1.235 km Jalan Tol Trans Sumatra (JTTS), mencakup ruas-ruas yang beroperasi maupun dalam tahap konstruksi.

Ruas yang telah beroperasi antara lain:

  • Tol Bakauheni – Terbanggi Besar (140 km)
  • Tol Terbanggi Besar – Pematang Panggang – Kayu Agung (189 km)
  • Tol Palembang – Indralaya (22 km)
  • Tol Indralaya – Prabumulih (64 km)
  • Tol Betung – Jambi Seksi 3 (Bayung Lencir – Tempino) (33,6 km)
  • Tol Pekanbaru – Dumai (132 km)
  • dan beberapa lainnya seperti Tol Sigli – Banda Aceh, Tol Padang – Sicincin, serta ruas-ruas di Sumatra Utara dan Pulau Sumatera lainnya

Dengan demikian, Jalan Tol Tempino–Ness kini berada di ambang fase operasional penuh, siap memperkuat konektivitas dan mendongkrak efisiensi perjalanan antarwilayah serta distribusi logistik di Sumatera.

Tabrakan Beruntun di Jalur Pantura Pemalang, 7 Mobil Ringsek

BAHAR POS – Kecelakaan beruntun yang melibatkan setidaknya 7 mobil terjadi di pertigaan lampu merah Blandong, Comal, Kabupaten Pemalang, Sabtu (30/8/2025) siang. Arus lalu lintas pun menjadi macet total.

Peristiwa ini terjadi sekitar pukul 11.50 WIB. Tujuh kendaraan yang terlibat antara lain sebuah mobil boks, truk barang, minibus, serta sejumlah kendaraan pribadi jenis sedan dan MPV.

Akibat kecelakaan ini, lalu lintas Jalur Pantura Pemalang rute Jakarta-Semarang sempat macet total. Adapun arah sebaliknya turut terhambat karena warga yang melintas banyak berhenti untuk melihat kejadian lebih dekat.

Petugas kepolisian yang berada di pos penjagaan tak jauh dari pertigaan segera turun tangan. Dibantu warga, petugas mengevakuasi para korban dari dalam kendaraan dan mengatur arus lalu lintas.

Belum didapat keterangan apakah ada korban jiwa serta berapa korban luka dalam kecelakaan beruntun ini. Pihak kepolisian masih mengusut penyebab pasti yang membuat tujuh kendaraan terlibat musibah.

Namun kejadian ini bukan yang pertama di pertigaan lampu merah Blandong, Comal. Pada 21 April lalu, kecelakaan beruntun juga terjadi di lokasi sama, melibatkan lima kendaraan dan menewaskan dua orang.

Kala itu sebuah truk tonton tak mampu mengendalikan lajunya saat tiba di lampu merah. Akibatnya, kendaraan tersebut menubruk satu unit truks boks di depannya, lalu membanting setir ke kiri dan menyeret tiga sepeda motor sampai masuk ke parit jalan.

Satu pengendara sepeda motor tewas di tempat, yakni Sunoto (45) warga Desa Blendong, Kecamatan Ulujami, Pemalang. Kemudian seorang lagi meninggal saat dievakuasi, yakni atas nama Sobri (55) warga Jatirejo, Kecamatan Ampelgading. Pemalang.

Selain itu empat orang lainnya mengalami luka-luka dan segera dilarikan ke Rumah Sakit Comal Baru. Keempat korban luka merupakan pengendara sepeda motor, serta sopir truk dan kernetnya.

Kecelakaan Tragis di Mestong: Bocah 7 Tahun Tewas Terlindas Truk

BAHAR POS – Sebuah kecelakaan maut terjadi di Jalan Lintas Jambi–Palembang, Desa Pondok Meja, Kecamatan Mestong, Muaro Jambi, pada Jumat (29/8/2025) petang. Seorang bocah lelaki berusia 7 tahun tewas terlindas truk boks.

Peristiwa tragis tersebut terjadi sekitar pukul 19.00 WIB. Saat kejadian, korban tengah membonceng sepeda motor Yamaha dengan nomor polisi BH 5075 ZH yang dikendarai oleh Putri Rahayu (34).

Kepala Unit Penegakkan Hukum (Kanit Gakkum) Satuan Polisi Lalu Lintas (Satlantas) Polres Muaro Jambi Aiptu Suwondo menceritakan, sepeda motor melaju dari arah Jambi dan beriringan di sebelah kiri sebuah truk boks Hino berpelat B 9287 PEU yang dikemudikan oleh Syarifuddin (49).

Sepeda motor berada di bahu kiri jalan saat tiba-tiba saja mengerem, tergelincir, dan menyenggol sisi kiri truk. Akibatnya, UR terlempar dari boncengan dan jatuh ke aspal, lalu terlindas roda truk.

UR seketika meninggal di tempat kejadian. Sedangkan Putri Rahayu selaku pengendara mengalami luka-luka dan dibawa ke fasilitas kesehatan terdekat guna mendapat perawatan medis.

“Untuk kedua kendaraan itu, baik mobil truk boks Hino B 9287 PEU dan sepeda motor Yamaha BH 5075 ZH mengalami kerusakan dan sudah diamankan di Mapolsek Mestong,” terang Suwondo.

Polisi juga telah melakukan olah tempat kejadian perkara serta memeriksa sejumlah saksi untuk menelisik penyebab pasti kecelakaan tersebut.

“Untuk sopir truk tidak ditahan. Sekarang kedua belah pihak masih dalam tahap mediasi perdamaian,” imbuh Suwondo.

Kecelakaan ini sempat menghambat lalu lintas. Namun petugas kepolisian dari Polsek Mestong dengan sigap dapat mengurai keadaan.

Massa Rusuh di Jambi: Gedung DPRD, Rumah Dinas Wagub, Hingga Mobil Wartawan jadi Sasaran

BAHAR POS — Unjuk rasa di Kota Jambi terus berlangsung hingga Sabtu (30/8/2025) dini hari WIB. Massa berubah anarkis dan merusak tak hanya fasilitas publik, tetapi juga rumah dinas Wakil Gubernur, kantor Kejaksaan Tinggi Jambi, hingga kendaraan awak media.

Aksi anarkisme massa berlangsung sekitar pukul 02.00 WIB. Sekelompok pemuda melempari rumah dinas Wagub Abdullah Sani yang terletak di kawasan Telanaipura. Akibatnya, kaca jendela dan pos jaga rusak parah.

“Pos penjagaan, pintu pagar keluar, dan kaca rumah utama rusak akibat dilempar batu oleh kelompok massa,” terang kepala rumah tangga rumah dinas Wagub, Muhammad Choiri, seperti dikutip Antara Jambi.

“Untungnya saat aksi berlangsung, Babinsa datang mencoba membubarkan massa. Upaya tersebut berhasil,” lanjut Choiri.

Puluhan botol bom molotov ditemukan di sekitar area. Lima di antaranya bahkan sempat membakar halaman rumah dinas sebelum berhasil dipadamkan.

Aksi itu terjadi dalam dua gelombang. Massa pertama sempat dihalau oleh petugas, tetapi kemudian datang sekelompok orang dalam jumlah lebih besar, sehingga memaksa petugas mencari perlindungan.

Sekitar 150 meter dari sana, massa tak bisa menahan diri. Mereka menyerbu halaman Kantor Kejaksaan Tinggi Jambi setelah melihat beberapa jurnalis yang tengah meliput, tetapi dikira intel.

Massa yang marah langsung mengejar para wartawan. Mereka merangsek ke dalam kantor Kejati, melempar batu, membakar tiga minibus—termasuk satu unit milik wartawan yang parkir di sana.

Tidak berhenti di situ, kerusuhan merembet hingga area perkantoran DPRD dan Gubernur. Kaca, pintu, serta meja-kursi di dalam kantor dewan rusak parah. Bahkan satu unit mobil operasional DPRD turut dibakar.

Sebelumnya, sekitar pukul 22.00 WIB, massa juga membakar sebuah pos polisi lalu lintas di Simpang Bank Indonesia, sebelum merangsek ke area perkantoran pemerintah tak jauh dari situ.

Kapolda Jambi, Irjen Pol. Krisno H. Siregar, menyerukan agar masyarakat tidak terpancing emosi. Ia berharap semua pihak mewaspadai keberadaan “penumpang gelap” yang bisa memicu kerusuhan lebih luas.

Setidaknya tiga polisi terluka akibat bentrok dengan massa. Meski situasi sempat menegangkan, aparat sudah menyiagakan personel di titik-titik vital agar keamanan dapat segera dikendalikan.

Peristiwa yang terjadi sepanjang Jumat (29/8/2025) hingga Sabtu (30/8/3035) dini hari ini mencerminkan eskalasi tak terkendali. Demo yang awalnya menuntut transparansi dan akuntabilitas menyusul rencana kenaikan tunjangan anggota DPR, berubah menjadi ajang perusakan.

Kejadian ini dapat disebut musibah dan hendaknya menjadi pengingat pentingnya membedakan aspirasi dari aksi anarkis. Penyampaian aspirasi yang dibarengi dengan tindakan perusakan hanya akan melemahkan tujuan, serta membuat publik luas kehilangan empati atas perjuangan yang diusung.

Kita semua berharap kerusuhan ini menjadi pelajaran berharga. Semua pihak—penyelenggara aksi, masyarakat, hingga aparat keamanan—harus berpegang pada prinsip saling menghormati dan menjaga ruang bersama demi dialog produktif, bukan konflik destruktif.

115 Atlet Jambi Siap Tampil di PON Bela Diri Kudus, Ditarget Raih Medali

BAHAR POS — KONI Provinsi Jambi menyiapkan 115 atlet dari delapan cabang olahraga bela diri untuk berlaga di Pekan Olahraga Nasional (PON) Bela Diri 2025 di Kudus, Jawa Tengah, pada Oktober mendatang. Raihan medali menjadi target.

Ketua KONI Jambi, AKBP Mat Sanusi, menyatakan target medali mustinya tidak sulit dicapai para atlet terpilih. Ia optimistis terhadap kemampuan mereka.

“Melihat pengalaman atlet kedelapan cabang olahraga dan prestasi yang telah mereka raih selama ini, saya optimis mereka bisa mempersembahkan medali untuk Jambi di PON Bela Diri nanti,” ujar Mat Sanusi, sebagaimana dikutip Jambi Independent, Jumat (29/8/2025).

Sebagai bagian dari persiapan, KONI Jambi telah melaksanakan dua tahapan tes bagi para atlet, yaitu tes kesehatan dan tes fisik.

“Hasil kedua tes tersebut akan segera dievaluasi untuk menjadi rekomendasi dan masukan kepada para pelatih atau pengurus cabang olahraga dalam mempersiapkan atletnya agar bisa tampil maksimal,” tambah Mat Sanusi.

Lebih lanjut, Mat Sanusi meminta para pengurus cabang olahraga terkait untuk mempersiapkan atlet terbaik mereka agar dapat tampil maksimal dan meraih prestasi medali di Kudus mendatang.

“Seleksi akhir akan digelar KONI bersama pengurus cabang olahraga jelang pelaksanaan PON Bela Diri, sehingga yang dikirim nanti adalah atlet terbaik dan berpeluang raih medali,” imbuh Mat Sanusi.

PON Bela Diri 2025 di Kudus rencananya akan dilaksanakan di GOR Djarum Kaliputu pada awal Oktober mendatang. Hajatan ini merupakan ajang kolaborasi antara KONI Pusat dan Djarum Foundation.

Sebanyak 10 cabang olahraga bela diri akan dipertandingkan, yakni Pencak Silat, Tarung Derajat, Wushu, Karate, Taekwondo, Judo, Gulat, Sambo, Jujitsu, dan Kempo. Adapun KONI Jambi berencana turut serta dalam delapan cabang.

Demo di DPRD Provinsi Jambi Ricuh: Kaca Pecah, Polisi Terluka, dan Mobil Dinas Dibakar

BAHAR POS — Aksi unjuk rasa yang digelar oleh Aliansi Masyarakat Sipil dan Mahasiswa Melawan Jambi di Gedung DPRD Provinsi Jambi, Jumat (29/8/2025) siang WIB, berakhir ricuh. Kaca gedung pecah, seorang polisi terluka, serta sebuah mobil dinas dibakar.

Demo yang dimulai sekitar pukul 14.30 WIB itu awalnya berjalan damai. Namun situasi berubah ketika massa memaksa masuk ke halaman gedung dan merusak fasilitas.

Massa yang sebagian besar mengenakan jas almamater dari sejumlah kampus di Jambi mulai melempar batu dan kayu ke arah gedung DPRD. Akibatnya, kaca gedung pecah, memaksa aparat kepolisian yang berjaga menembakkan gas air mata untuk membubarkan kerumunan.

Setelah sempat bubar, massa kembali berkumpul di lapangan upacara Kantor Gubernur Jambi. Tak lama kemudian, mereka kembali ke Gedung DPRD Provinsi Jambi sambil melemparkan kayu dan batu.

Situasi semakin memanas, tetapi aparat kepolisian terus berupaya mengendalikan keadaan.

Seorang anggota kepolisian terluka dalam aksi unjuk rasa ini. Namun itdak diketahui secara pasti penyebab luka yang dialami oleh petugas tersebut.

Anggota polisi tersebut terlihat memegangi bagian kiri kepala saat dibantu masuk ke dalam ambulans. Personel itupun segera dibawa ke Rumah Sakit Bhayangkara Polda Jambi untuk mendapatkan perawatan.

Sementara sebuah mobil dinas juga turut terbakar dalam ricuhnya keadaan. Mobil tersebut terbakar di halaman gedung setelah massa melemparkan benda keras, termasuk kayu dan batu, ke arah gedung.

Api berhasil dipadamkan oleh petugas pemadam kebakaran, tetapi kendaraan tersebut mengalami kerusakan total. Seluruh ban habis dilalap api, demikian pula beberapa bagian pentingnya.

Belum ada informasi resmi mengenai jumlah kerugian materiil atau identitas massa yang terlibat dalam pengeruskan. Namun pihak kepolisian dan aparat keamanan lainnya terus memantau lokasi untuk memastikan situasi tetap kondusif.

Deretan Ketegangan Mahasiswa vs Polisi

Demo ricuh di DPRD Provinsi Jambi ini menambah catatan insiden kerusuhan yang melibatkan mahasiswa dalam beberapa bulan terakhir. Baru beberapa hari lalu, terjadi kericuhan antar organisasi mahasiswa di Universitas Islam Negeri (UIN) Sultan Thaha Saifuddin (STS) Jambi saat kegiatan Pengenalan Budaya Akademik dan Kemahasiswaan (PBAK).

Kericuhan yang terjadi pada Rabu (27/8/2025) lalu itu berujung pada pengeroyokan terhadap kader Himpunan Mahasiswa Islam (HMI). Pengurus Besar HMI mengecam keras aksi anarkisme tersebut dan menuntut aparat serta kampus menindaklanjuti kasus ini dengan tegas dan transparan.

Pada 23 Juni 2025, terjadi kerusuhan di Fakultas Hukum Universitas Jambi (Unja) usai pemilihan Ketua dan Wakil Ketua Badan Eksekutif Mahasiswa (BEM). Kejadian tersebut diduga kuat berkaitan dengan kericuhan dalam pelaksanaan pemilihan BEM di Fakultas Hukum Unja.

Mundur ke tahun sebelumnya, pada 31 Mei 2024 pecah bentrokan antara aparat kepolisian dengan mahasiswa yang menggelar unjuk rasa di halaman Kantor Gubernur. Massa saat itu menuntut penyelesaian terhadap persoalan konflik batu bara, konflik agraria yang kian marak, permasalahan RTH Putri Pinang Masak, Sport Center, Islamic Center, hingga persoalan Nenek Hafsa.

Namun aksi memanas karena massa merasa kesal tidak mendapat respons dari Gubernur Al Haris. Bentrok terjadi antara mahasiswa dan aparat kepolisian, yang menyebabkan beberapa mahasiswa mengalami luka-luka.

Lalu tepat setahun lalu di Gedung DPRD Provinsi Jambi, mahasiswa juga sempat terlibat ketegangan dengan aparat kepolisian dalam sebuah aksi demo. Kala itu aliansi mahasiswa Jambi menyerukan aspirasi kawal putusan Mahkamah Konstitusi terkait UU Pilkada.

Namun tak satupun anggota dewan yang keluar menemui pendemo. Massa lantas memaksa masuk ke dalam gedung, sehingga memicu ketegangan dengan aparat yang membentuk barikade.