Category Archives: Sungai Bahar

Pemdes Panca Bakti dan Polsek Sungai Bahar Gelar Gerakan Pangan Murah, Salurkan Nyaris 2 Ton Beras

BAHAR POS — Pemerintah Desa Panca Bakti bekerja sama dengan Polsek Sungai Bahar menggelar Gerakan Pangan Murah di halaman kantor kepala desa, Jumat (12/9/2025) pagi. Sebanyak total 1,9 ton beras disalurkan dalam kegiatan tersebut.

Gerakan Pangan Murah ini digelar sebagai upaya untuk meringankan beban warga terkait kenaikan harga kebutuhan pokok yang terjadi belakangan ini. Masyarakat dapat membeli beras kemasan 5 kilogram dengan harga Rp60.000.

Dengan demikian, beras yang dijual dalam event tersebut hanya dihargai Rp12.000 per kilogram. Lebih rendah beberapa ribu rupiah dari harga normal di pasaran.

Kepala Desa Panca Bakti, Wareh Sukmajati, S.Pd. menegaskan bahwa kegiatan ini merupakan langkah nyata Kepolisian Republik Indonesia dalam menjaga stabilitas harga pangan, sekaligus membantu meringankan beban masyarakat.

“Kami ingin berpartisipasi menyukseskan program yang sangat baik ini guna membantu masyarakat mendapatkan akses beras berkualitas dengan harga terjangkau, sekaligus mendukung ketahanan pangan di wilayah Muaro Jambi,” ujar Kepala Desa.

Awalnya Pemdes Panca Bakti hanya menyediakan 230 paket. Namun antusiasme warga sangat besar, sehingga panitia memutuskan untuk menambah stok sebanyak 150 kantong lagi.

Tidak ada syarat khusus untuk membeli beras dalam Gerakan Pangan Murah ini. Siapa saja boleh datang dan mendapatkan paket beras murah sepanjang persediaan masih ada.

Namun setiap pembeli dibatasi hanya boleh mengambil dua kantong atau total 10 kilogram. Lalu Kades Wareh juga menegaskan agar beras yang telah dibeli tidak dijual lagi.

Dusun 02 Juara Final Sepak Bola Desa Bukit Makmur Peringati HUT RI ke-80

BAHAR POS — Dusun 02 keluar sebagai juara turnamen sepak bola Desa Bukit Makmur (Unit I), Kecamatan Sungai Bahar, Muaro Jambi. Gelar tersebut dipastikan usai partai final yang digelar pada Selasa (9/9/2025) sore WIB.

Kejuaraan ini merupakan lanjutan kemeriahan peringatan HUT Republik Indonesia ke-80, sekaligus peringatan hari lahir desa.

Pertandingan final mempertemukan Dusun 03 A sebagai pemuncak klasemen akhir, melawan Dusun 02 yang menduduki peringkat kedua.

Sebelumnya, seluruh peserta saling bertanding dalam format round robin. Kemenangan mendapat 3 poin, sedangkan hasil imbang diganjar 1 poin.

Namun demikian, status juara tidak ditentukan oleh posisi di klasemen akhir. Melainkan mempertemukan tim peringkat pertama dengan peringkat kedua dalam partai pamungkas.

Pertandingan antara Dusun 02 melawan Dusun 03 A berjalan ketat dan penuh tensi. Bahkan sempat pecah kericuhan yang memaksa wasit mengeluarkan masing-masing satu kartu merah pada pemain kedua tim.

Ketatnya pertandingan tergambar dari skor akhir 1-0 untuk kemenangan Dusun 02. Gol penentu gelar tersebut dicetak oleh Riki pada menit ke-40.

Para pemain Dusun 02 beserta warga yang turut menyaksikan sontak bersorak kala wasit meniup peluit akhir. Sebagai juara mereka berhak membawa pulang trofi bergilir dari Kepala Desa Bukit Makmur.

Kredit foto: Dokumentasi Pemerintah Desa Bukit Makmur

Jelang Bupati Cup U12, Forum Kepala Desa Kecamatan Sungai Bahar Sumbang Kostum Tim

BAHAR POS – Forum Kepala Desa se-Kecamatan Sungai Bahar menyumbangkan seperangkat kostum untuk tim sepak bola yang akan diberangkatkan mengikuti turnamen Bupati Cup U12 tahun 2025. Dukungan tersebut disampaikan pada Senin (1/9/2025) lalu.

Bupati Cup U12 adalah kompetisi tahunan yang mempertemukan tim-tim terbaik dari seluruh kecamatan di Kabupaten Muaro Jambi. Turnamen digelar untuk menjaring bibit-bibit pesepak bola andal di level Sekolah Dasar.

Tahun ini, kejuaraan akan digelar sejak 8 September 2025 dan dipusatkan di Lapangan Panda Sakti, Desa Pudak, Kecamatan Kumpeh Ulu. Seluruh 11 kecamatan se-Muaro Jambi dipastikan berpartisipasi, termasuk tim Sungai Bahar.

Dalam rangka persiapan keberangkatan tim Sungai Bahar ke Kumpeh Ulu, Forum Kepala Desa menunjukkan dukungan dengan menyumbangkan kostum. Sumbangan ini diserahkan oleh Ketua Forum yang juga Kepala Desa Panca Bakti, Wareh Sukamajati, S.Pd.

Pemberian tersebut diterima oleh Korwil Pendidikan Sungai Bahar, Suparjo, S.Pd., M.Pd. Ia menyampaikan rasa terima kasih dan memberikan apreasiasi kepada Forum Kepada Desa atas kepedulian yang diberikan pada tim sepak bola asuhannya.

“Saya berharap bantuan ini dapat memotivasi anak-anak untuk lebih giat berlatih. Kehadiran kostum baru ini semoga saja dapat meningkatkan semangat dan rasa kebersamaan di dalam tim,” ujar Suparjo dalam kesempatan tersebut.

Ia juga berpesan kepada anak-anak yang berkompetisi untuk senantiasa menjaga sportivitas dan menjunjung tinggi nilai-nilai fair play selama pertandingan berlangsung.

Tak cuma untuk Bupati Cup U12, Suparjo juga  berharap bantuan kostum ini dapat bermanfaat dan mendorong perkembangan sepak bola di Sungai Bahar secara umum.

Selain kontingen Sungai Bahar, Piala Bergilir Bupati Cup V Tahun 2025 juga diikuti dua kontingen lain dari Bahar Raya, yaitu Bahar Selatan dan Bahar Utara.

Semarakkan Peringatan HUT RI ke-80, Desa Mekar Sari Makmur Gelar Karnaval Kemerdekaan

BAHAR POS – Menyemarakkan peringatan HUT Republik Indonesia ke-80, Pemerintah Desa Mekar Sari Makmur, Kecamatan Sungai Bahar, menggelar karnaval pada Sabtu (30/8/2025). Drum band MTs Negeri 7 Muaro Jambi yang sempat viral menjadi kafilah terdepan.

Karnaval diikuti seluruh elemen masyarakat. Mulai dari perangkat desa, perwakilan lembaga pendidikan yang berlokasi di Mekar Sari Makmur, rombongan Rukun Tetangga (RT), hingga masyarakat umum.

Panitia menyiapkan rute yang melalui jalan poros desa, dengan halaman Masjid Jami’ Baitul Makmur sebagai titik awal perjalanan. Rombongan drum band MTs Negeri 7 Muaro Jambi ditempatkan paling depan.

Dalam kata sambutannya saat melepas rombongan kafilah, Ketua Badan Permusyawaratan Desa (BPD) Mekar Sari Makmur mengingatkan agar para peserta senantiasa menjaga ketertiban dan keamanan. Juga supaya jangan melakukan tindakan yang tidak baik.

Insya Allah kalau tahun ini berjalan tertib, tahun depan bersama-sama kita sepakati kita adakan lagi. Setuju? Yang lebih baik, yang lebih meriah lagi. Setuju?” ujar Ketua BPD, yang disambut teriakan meriah para peserta karnaval dan masyarakat di lokasi.

“Karnaval dalam rangka memperingati Hari Kemerdekaan Republik Indonesia yang ke-80 tahun 2025, Desa Mekar Sari Makmur, Kecamatan Sungai Bahar, resmi kami buka. Dengan hitungan, siji, loro, telu!” seru Ketua BPD, sembari mengangkat bendera sebagai tanda dimulainya karnaval.

Drum band MTs Negeri 7 Muaro Jambi langsung menyambut dengan suguhan pertama, yakni alunan musik Hari Merdeka. Begitu rombongan ini bergerak maju, karnaval pun mulai berjalan.

Rombongan kedua adalah kafilah Sekolah Dasar Islam Terpadu (SDIT) Fitrah Insani. Para siswa mengenakan pakaian adat Melayu Jambi, sembari mengibarkan bendera merah-putih kecil.

Ada pula rombongan ibu-ibu dengan payung hias nan cantik. Lalu rombongan petani dengan caping bambu dan membawa egrek, diikuti perwakilan Rukun Tetangga yang dipimpin Ketua RT masing-masing.

Para peserta lainnya ikut meramaikan jalannya karnaval dengan dandanan kreatif. Mulai dari mengenakan topeng, memakai pakaian adat, menjadi ondel-ondel, hingga cosplay sebagai lebah raksasa.

Tampak pula beberapa kendaraan hias. Satu yang menarik perhatian adalah sebuah sepeda listrik berwarna kuning yang disulap menjadi pesawat.

Serunya Sehari Bersama Anji di Desa Marga Mulya, Sungai Bahar

BAHAR POS — Lapangan sepak bola Palapa di Desa Marga Mulya Unit 2, Kecamatan Sungai Bahar, Kamis (24/8/2025) siang, tampak ramai pengunjung. Bukan untuk menyaksikan pertandingan bal-balan, melainkan menonton aksi panggung Anji si penembang lagu Dia.

Anji tampil dalam acara bertajuk “Sehari Bersama Sahabat Istimewa” yang disponsori sebuah jenama nasional terkemuka. Tak sekadar konser musik, ada pula pertunjukan seni-budaya dari warga setempat dan bazaar produk-produk UMKM lokal.

Bertempat di lapangan Desa Marga Mulya, acara dimulai sejak pagi hari dan dihadiri cukup ramai oleh warga. Sebelum memperdengarkan suara emasnya, Anji terlebih dahulu menyampaikan kata sambutan berisi tips-tips mengarungi dunia yang dipenuhi konten digital seperti sekarang.

Lalu ada pula pertunjukan kuda lumping persembahan Sanggar Turangga Muda Ngesti Budaya. Sebelumnya, Tari Sekapur Sirih yang merupakan tarian untuk penyambutan tamu khas Jambi juga ditampilkan.

Ketika Anji mengambil alih panggung, keseruan semakin meningkat. Para penonton ikut bersuara saat tembang Dia dibawakan oleh eks vokalis grup band Drive tersebut.

Tak hanya membawakan lagu-lagu miliknya, Anji menyelipkan tembang-tembang yang sedang hits dan digandrungi. Misalnya saja Rungkad yang kontan membuat seluruh penonton bergoyang sambil berdendang.

Sesuai rundwon, acara berlangsung hingga pukul 22.00 WIB.

Sehari Bersama Sahabat Istimewa merupakan rangkaian tur lintas daerah dengan menampilkan Anji sebagai duta. Sebelum menghibur warga Sungai Bahar, mantan calon peserta Indonesian Idol tersebut telah manggung di Lapangan Kecamatan Sekincau, Lampung Barat, dan di Desa Sidomulyo, Kecamatan Air Kumbang, Kabupaten Banyuasin, Sumatera Selatan.

Program ini dihadirkan sebagai konser gratis yang dipersembahkan untuk masyarakat setempat. Diramaikan dengan atraksi seni-budaya dan bazaar produk-produk UMKM lokal.

Karenanya Sehari Bersama Sahabat Istimewa bukan hanya tentang hiburan, tapi juga menunjukkan bagaimana kampanye sosial dan budaya dapat menghadirkan kegembiraan tanpa menguras kantong masyarakat. Dengan Anji sebagai bintang tamu, acara ini berhasil menyedot perhatian sekaligus membuktikan bahwa musik bisa jadi jembatan hangat antarwarga.

Secara keseluruhan, penampilan Anji dan dukungan penuh dari Sahabat Istimewa membuat 24 Agustus di Desa Marga Mulya Unit 2 menjadi hari yang tak terlupakan—memadukan musik, komunitas, dan semangat berbagi dalam satu panggung lapangan desa.

Kredit foto: laman Facebook Tentang Sungai Bahar

Kepala Desa Panca Bakti Sumbang Seekor Sapi untuk Tasyakuran HUT RI ke-80

BAHAR POS – Ada yang menarik dari peringatan Hari Kemerdekaan Republik Indonesia ke-80 di Desa Panca Bakti, Kecamatan Sungai Bahar, Muaro Jambi. Kepala Desa Wareh Sukmajati, S.Pd. menyumbangkan seekor sapi untuk acara tasyakuran yang digelar pada Jumat (22/8/2025) malam WIB.

Acara tasyakuran digelar di aula desa. Sejak pagi, warga bahu-membahu menyiapkan jalannya acara, termasuk menyembelih dan mengolah sapi sumbangan Datuk Kades Wareh.

Penyembelihan sapi dilakukan pada pukul 07.14 WIB. Ketua RT 08 Marji menjadi koordinator tim penyembelih, dengan jagal Ustadz Taufiqurrohman dibantu warga lain. Sedangkan ibu-ibu kebagian tugas memasak daging.

Malam harinya, tasyakuran dimulai dengan menyanyikan lagu Indonesia Raya bersama-sama. Kemudian disambung dengan pembacaan tahlil dimpimpin oleh H. Habib, serta doa yang dibacakan oleh Kyai M. Sujud.

Dalam kata sambutannya, Datuk Wareh mengajak seluruh warganya untuk meningkatkan persatuan dan kesatuan. Ia juga meminta para tokoh masyarakat agar dapat menjadi contoh dan panutan dalam menjaga kerukunan.

“Mari jaga ketertiban/keamanan, saling berbagi/bergotong royong, guyub rukun demi terciptanya Desa Panca Bakti lebih baik, maju dan mandiri,” pesan Kepala Desa yang menutup sambutannya dengan pekik merdeka.

Selanjutnya giliran Ketua Badan Permusyawaratan Desa (BPD) Panca Bakti, Nurul Huda, menyampaikan kultum sebagai acara inti. Dalam materinya, ia mengingatkan segenap warga agar senantiasa bersyukur ke hadirat Allah SWT, juga berterima kasih kepada para pahlawan bangsa dan juga orang tua.

Nurul Huda lantas mengingatkan kembali bagaimana sejarah perjuangan para orang tua di masa-masa awal transmigrasi dulu. Berkat merekalah generasi saat ini dapat menikmati kehidupan yang layak dan nyaman.

“Ambil contoh saja, kita ini berada di Unit 5 insya Allah pada tanggal 1 Desember tahun 1990. Itu berada di Desa Rantau Harapan, Kecamatan Mestong, Kabupaten Batang Hari,” kenang Nurul Huda.

Sebagai catatan, Unit Pemukiman Transmigrasi V (Unit V) Sungai Bahar pada awalnya hanya satu desa, yakni Rantau Harapan. Benar masih masuk ke wilayah administratif Kabupaten Batang Hari, tetapi kala itu kecamatannya adalah Jambi Luar Kota (Jaluko) dulu, baru kemudian ikut Mestong.

Unit V lantas dimekarkan dan lahirlah Desa Bakti Mulya, disusul Desa Panca Bakti. Sedangkan kawasan Sungai Bahar menjadi kecamatan sendiri dan masuk ke dalam kabupaten baru, yakni Muaro Jambi.

Alhamdulillah, kita semua masih tetap merdeka. Jika ada hal-hal lain yang kurang berkenan di hati, mudah-mudahan hanya sebatas keluh kesah sebagai manusia biasa,” tambah Nurul Huda.

Acara ditutup dengan makan bersama. Para perangkat desa dan masyarakat yang hadir menikmati hidangan dengan lauk daging sapi sumbangan Kepala Desa.

“Mari bersyukur karena kegiatan malam ini berjalan dengan baik dan lancar. Ucapan terima kasih kami kepada pihak-pihak terkait atas support dan sumbangsihnya. Semoga tahun depan lebih meriah lagi,” Ujar Datuk Wareh saat membuka sesi santap bersama.

Kades Banyak Ide

Tasyakuran untuk memperingati HUT RI memang biasa digelar di desa-desa di kawasan Bahar Raya. Namun rasa-rasanya tidak banyak kepala desa yang sampai menyumbangkan sapi untuk acara ini.

Wareh Sukmajati sendiri telah lama dikenal sebagai kepala desa dengan banyak ide. Sumbangan sapi untuk tasyakuran peringatan Hari Kemerdekaan ini hanya salah satu aksi out of the box darinya.

Beberapa bulan lalu, sosok yang menjabat Ketua Forum Kepala Desa Kecamatan Sungai Bahar ini sukses menggaet Dana Pokok Pikiran DPRD Provinsi Jambi untuk proyek perbaikan jalan poros Panca Bakti yang telah lama rusak.

Aspirasi tersebut disampaikan melalui Wakil Ketua I DPRD Provinsi Jambi, Ir. H. Ivan Wirata, ST, MM, MT. Proyek perbaikan menyasar ruas jalan as Desa yang selama ini keadaannya menyulitkan aktivitas masyarakat.

“Terima kasih kami ucapkan kepada Bapak Ivan Wirata yang telah memperjuangkan aspirasi warga kami. Jalan ini merupakan akses penting bagi masyarakat dalam mengangkut hasil pertanian dan keperluan sehari-hari. Perbaikan ini sangat membantu kami,” kata Wareh kala itu.

Sebagaimana diketahui, Ivan Wirata lolos ke DPRD Provinsi Jambi melalui Daerah Pemilihan Jambi 2 yang meliputi Kabupaten Batang Hari dan Kabupaten Muaro Jambi.

Kredit foto: Dokumentasi Pemerintah Desa Panca Bakti

Buntut Video Drumband Viral, Anggota DPRD Muaro Jambi Minta Camat Sungai Bahar Dicopot

BAHAR POS – Insiden video viral drumband MTs Negeri 7 Muaro Jambi terus berbuntut. Terbaru, anggota Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Muaro Jambi meminta agar Camat Sungai Bahar Agus Riyadi diganti.

Permintaan tersebut disampaikan oleh Kasnadi, juru bicara Fraksi Partai Gerindra yang juga adalah Ketua Komisi IV DPRD Muaro Jambi, dalam rangkaian sidang paripurna yang digelar pada Selasa (19/8/2025) lalu di Gedung DPRD Kabupaten, Bukit Baling, Kecamatan Sekernan, Muaro Jambi.

Menurut Kasnadi, apa yang terjadi di halaman kantor kecamatan Sungai Bahar itu telah mencederai suasana khidmat peringatan HUT RI ke-80.

“Kami Fraksi Gerindra sangat menyayangkan dan menyesalkan kejadian itu. Kami minta agar Camat Sungai Bahar ini diganti, karena telah menciderai perayaan hari kemerdekaan ini,” kata Kasnadi, sebagaimana dikutip Jambi Independent, Rabu (20/8/2025).

Kasnadi wajar merasa kesal, sebab Kecamatan Sungai Bahar merupakan salah satu wilayah konstituennya. Politisi kelahiran Cirebon tersebut melenggang ke Bukit Baling lewat Dapil Muaro Jambi 4 yang meliputi Kecamatan Mestong dan 3 kecamatan di kawasan Bahar Raya.

Dalam Pemilu Legislatif 2024 lalu, Kasnadi meraup 3.279 suara yang merupakan perolehan terbanyak di antara sesama kader Gerindra, sekaligus terbanyak keempat di antara seluruh caleg di Dapil Muaro Jambi 4.

Dianggap Lalai

Agus Riyadi sendiri telah berangkat ke Sengeti untuk menghadap Sekretaris Daerah Kabupaten Muaro Jambi, Budhi Hartono. Adalah Bupati Bambang Bayu Suseno yang menginstruksikan langsung kepada Sekda untuk memanggil Camat Sungai Bahar tersebut.

Usai pertemuan, Budhi mengatakan jika Agus berpotensi dijatuhi sanksi etik. Alasannya, Agus dinilai lalai dan membiarkan kejadian viral itu berlangsung.

“Harusnya dia merespon, musik ultah berbunyi harusnya dia hentikan, tapi dia lalai untuk menghentikan jadi mengecewakan adik-adik yang tampil,” terang Budhi, sebagaimana diberitakan metrotvnews.com, Rabu (20/8/2025).

Agus sendiri telah meminta maaf secara langsung kepada pihak MTs Negeri 7 Muaro Jambi. Sesuai janji yang ia ucapkan sebelumnya, Agus mengunjungi sekolah tersebut pada Selasa (19/8/2025).

Sebagaimana didokumentasikan oleh akun Facebook Semua Tentang Bahar, Agus beserta istri menyalami seluruh guru MTs Negeri 7 Muaro Jambi sebagai bentuk permintaan maaf. Sang camat bahkan sampai menundukkan badan saat bersalaman.

“Menyadari kesalahan kemarin, fatal sekali, ya, saya mohon maaf dari lubuk hati yang paling dalam,” kata Agus di hadapan hadirin, sebagaimana terekam dalam video yang dibagikan oleh pemilik akun Facebook Yurike Nova Edlin, Rabu (20/8/2025).

“Terima kasih atas kekecewaan, unek-unek, semua curhatan yang, alhamdulillah, menjadi ghiroh atau semangat juang Pak Camat,” lanjutnya.

Agus mengaku dirinya sedang tidak dalam kondisi prima saat kejadian viral terjadi, sehingga terkesan diam saja dan membiarkan.

“Karena memang kondisi Pak Camat tidak baik-baik saja,” lanjutnya. “Saya sudah dua jam berdiri, sudah goyang, saksinya Pak Kapolsek ada. Mohon maaf nian.”

Camat Sungai Bahar Terancam Sanksi Terkait Video Viral Drumband MTs Negeri 7 Muaro Jambi

BAHAR POS – Camat Sungai Bahar, Agus Riyadi, terancam sanksi kode etik buntut viralnya video isak tangis siswa MTs Negeri 7 Muaro Jambi. Hal ini dikonfirmasi oleh Sekretaris Daerah Kabupaten Muaro Jambi, Budhi Hartono, kepada awak media di Sengeti, Selasa (19/8/2025).

“Buntut kejadian tersebut, hari ini Agus Riyadi saya panggil guna [memberi] klarifikasi,” jelas Budhi Hartono, seperti dilansir Antara. “Bersama majelis kode etik, kita pelajari sanksi yang akan diberikan.”

Budhi menambahkan, pemanggilan Agus merupakan instruksi langsung dari Bupati Muaro Jambi, Bambang Bayu Suseno. Adapun sanksi akan diberikan dalam dua-tiga hari mendatang.

“Dalam waktu dua atau tiga hari ini, langsung dari keputusan Bupati,” tegas Budhi.

Sebelumnya sempat beredar luas video anggota drumband dari MTs Negeri 7 Muaro Jambi menangis, disambut komentar pedas warganet. Para siswa itu sedih karena pertunjukan mereka dalam rangkaian peringatan HUT RI ke-80 di halaman Kantor Kecamatan Sungai Bahar, terpaksa berhenti di tengah jalan.

Kala itu, ketika drumband tengah beraksi di lapangan, dari sound system di panggung utama justru terdengar lagu Selamat Ulang Tahun milik grup Jamrud. Ada pula sejumlah orang berjoget-joget mengikuti irama lagu tersebut.

Hal ini lantas dikaitkan dengan Agus Riyadi yang berulang tahun pada 16 Agustus. Namun Agus mengelak pemutaran lagu tersebut untuk merayakan ulang tahunnya, melainkan inisiatif tim voli Sungai Bahar untuk merayakan keberhasilan menjuarai Kapolres Cup.

Keterangan berbeda diberikan Syafwan Al Magfuri, Kepala MTs Negeri 7 Muaro Jambi. Ia sempat mencak-mencak kepada panitia saat lagu Selamat Ulang Tahun membuat pertunjukan anak didiknya terhenti.

Namun ketika mencoba mencari tahu siapa yang bertanggung jawab memutar lagu tersebut, Syafwan tak mendapat jawaban memuaskan.

“Saya tanya ke pegawai dan panitianya, mereka bilang MC yang suruh. Saya tanya lagi ke MC-nya, dijawab Ibu Camat yang suruh,” kata Syafwan, sebagaimana diberitakan Jambi Independent (18/8/2025).

Telah Meminta Maaf

Agus sendiri telah meminta maaf secara langsung kepada pihak MTs Negeri 7 Muaro Jambi. Sesuai janji yang ia ucapkan sebelumnya, Agus mengunjungi sekolah tersebut pada Selasa (19/8/2025).

Sebagaimana didokumentasikan oleh akun Facebook Semua Tentang Bahar, Agus beserta istrinya menyalami seluruh guru MTs Negeri 7 Muaro Jambi sebagai bentuk permintaan maaf. Sang camat bahkan sampai menundukkan badan saat bersalaman.

Akan tetapi Bupati Muaro Jambi tetap meminta Budhi Hartono selaku Sekda untuk memanggil Agus menghadap ke Sengeti guna melakukan klarifikasi. Budhi menjelaskan, Agus terancam sanksi etik karena dinilai lalai atau membiarkan kejadian tersebut.

“Harusnya dia merespon, musik ultah berbunyi harusnya dia hentikan, tapi dia lalai untuk menghentikan jadi mengecewakan adik-adik yang tampil,” terang Budhi, sebagaimana diberitakan metrotvnews.com, Rabu (20/8/2025).

Bupati sendiri berjanji akan memboyong tim drumband MTs Negeri 7 Muaro Jambi ke Sengeti. Mereka akan diberi kesempatan tampil pada karnaval HUT RI ke-80 yang diselenggarakan oleh Pemkab Muaro Jambi pada Rabu, 20 Agustus, ini.

“Seluruh akomodasi akan ditanggung oleh Pemda,” ujar Bambang Bayu Suseno ketika itu.

Viral! Aksi Drumband MTs Negeri 7 Muaro Jambi Bubar Jalan Gegara Lagu Jamrud

BAHAR POS – Sebuah momen viral mewarnai rangkaian acara peringatan HUT RI ke-80 di Kecamatan Sungai Bahar, Muaro Jambi, Ahad (17/8/2025). Aksi para siswa MTs Negeri 7 Muaro Jambi berganti isak tangis karena pertunjukan drumband mereka dihentikan paksa di tengah jalan.

Dalam video yang beredar luas di media sosial, tampak sepasukan anggota drumband tengah unjuk kebolehan di halaman kantor Kecamatan Sungai Bahar yang terletak di Desa Marga Manunggal Jaya (Unit 4). Saat itulah tiba-tiba saja sound system di panggung utama memutar lagu Selamat Ulang Tahun dari grup Jamrud.

Musik lantang dari sistem pengeras tersebut tak pelak mengalihkan perhatian penonton ke arah asal suara. Tampak pula para undangan asyik berjoget-joget di panggung utama mengikuti irama lagu.

Hal ini membuat fokus para siswa anggota drumband pecah. Mereka akhirnya menghentikan pertunjukan begitu saja karena suasana sudah tidak kondusif.

Dalam video sejumlah anak terlihat bingung, sedangkan yang lainnya menangis. Beberapa siswa langsung menggotong peralatan musik mereka ke dalam mobil rombongan.

Di tengah keriuhan, terdengar suara ibu-ibu yang diduga kuat perekam video berkata, “Sudah, enggak apa-apa. Enggak usah tampil lagi, nanti aku upload di medsos.”

Warganet menanggapi geram kejadian ini. Unggahan video yang menyebar di berbagai media sosial langsung dihujani berbagai komentar tajam.

“Acara kemerdekaan RI kalah dengan acara pribadi aparatnya,” kata seorang pengguna Facebook.

“Itu capek loh pak latihannya, blm effort mereka buat make up..mereka bangga tp bapak injak harga dirinya,” tulis salah satu pemilik akun Instagram.

Respons Bupati

Sempat beredar kabar jika pemutaran lagu itu dilakukan sebagai kejutan ulang tahun bagi Camat Sungai Bahar, Agus Riyadi. Namun hal ini kemudian dibantah oleh yang bersangkutan.

Menurut Agus, pemutaran lagu itu sama sekali tidak berkaitan dengan dirinya, sebab hari ulang tahunnya sudah berlalu sehari sebelumnya. Spontanitas tersebut justru dimaksudkan sebagai perayaan keberhasilan tim voli Sungai Bahar menjuarai Kapolres Cup.

“Sebenarnya itu bentuk dari apresiasi dari atlet voli kepada saya. Hanya saja waktunya kurang tepat,” kata Agus, sebagaimana diberitakan Radar Solo (18/8/2025). “Mereka memutar lagu itu, setelah upacara pengibaran bendera, namun bertepatan dengan penampilan marching band.”

“Kejadian itu sebenarnya hanya miskomunikasi. Saya sudah minta maaf langsung ke Kepala MTsN 7, Pak Syafwan,” tambah Agus, dikutip dari Suara.com (18/8/2025). “Bagaimanapun juga mereka semua adalah warga saya semua. Kami salah, kami minta maaf.”

Syafwan Al Magfuri sendiri sempat mencak-mencak kepada panitia saat lagu Selamat Ulang Tahun membuat pertunjukan anak didiknya terhenti. Namun ia tak mendapat jawaban memuaskan saat mencoba mencari tahu siapa yang bertanggung jawab.

“Saya tanya ke pegawai dan panitianya, mereka bilang MC yang suruh. Saya tanya lagi ke MC-nya, dijawab Ibu Camat yang suruh,” kata Syafwan, sebagaimana diberitakan Jambi Independent (18/8/2025).

Atas kejadian ini, Agus Riyadi musti memberi penjelasan kepada Bupati Muaro Jambi, Bambang Bayu Suseno. Sebagaimana diberitakan Antara, Bupati sangat menyesalkan peristiwa tersebut dan akan meminta Camat Sungai Bahar untuk segera menghadap.

“Sudah saya instruksikan kepada Pak Sekda untuk memanggil camat tersebut,” ujar Bambang Bayu Suseno seperti dikutip laman Antara (18/8/2025). “Pak Camat harus klarifikasi terkait kejadian ini.”

Mengetahui kekecewaan para siswa anggota drumband, Bupati berjanji akan memboyong mereka ke Sengeti untuk tampil dalam karnaval yang diadakan Pemkab Muaro Jambi pada 20 Agustus mendatang.

“Seluruh akomodasi akan ditanggung oleh Pemda,” imbuh Bambang Bayu Suseno.

Sementara itu, Camat Sungai Bahar sendiri berjanji akan membuat video klarifikasi terkait kejadian ini.

“Besok, hari Selasa, 19 Agustus 2025, saya akan membuat video klarifikasi bersama kepala sekolah [MTs Negeri 7 Muaro Jambi], guru dan siswanya, juga didampingi pengawas sekolahnya,” janji Agus Riyadi.

Diduga Terafiliasi Jaringan NII, Satu Yayasan di Sungai Bahar Ditutup

BAHAR POS – Sebuah yayasan di Sungai Bahar ditutup Pemerintah Kabupaten Muaro Jambi karena diduga kuat terafiliasi jaringan Negara Islam Indonesia (NII). Penutupan ini dilakukan secara langsung oleh Bupati Bambang Bayu Suseno (BBS) secara simbolik, Kamis, 14 Agustus 2025, pagi WIB.

Penutupan yayasan di Sungai Bahar ini bersamaan dengan empat yayasan lain yang juga disinyalir punya ikatan dengan kelompok NII. Bupati BBS menandai penghentian operasional kelima yayasan dengan melakukan kunjungan langsung ke Yayasan Amal Bakti Insan Madani, di Desa Mendalo Indah, Kecamatan Jambi Luar Kota.

“Kelima yayasan yang ditutup karena terafiliasi dengan NII yang ada di Kabupaten Muaro Jambi itu, di antaranya dua yayasan di Kecamatan Jambi Luar Kota (Jaluko) dan masing-masing satu di Kecamatan Sungai Gelam, Mestong dan Sungai Bahar,” kata BBS, sebagaimana dikutip Antara, Jumat (15/8/2025).

BBS menambahkan, kelima yayasan yang ditutup diketahui akhir mengedarkan kotak amal untuk mencari bantuan dana. Kotak-kotak tersebut dititipkan di toko-toko yang berada di wilayah Kabupaten Muaro Jambi, bahkan hingga ke luar daerah.

Seturut penutupan ini, Bupati mengimbau kepada kelima yayasan yang izinnya telah dicabut untuk segera menarik kotak-kotak amal yang mereka sebarkan. Imbauan ini berlaku baik untuk kotak amal yang disebarkan di wilayah Muaro Jambi maupun daerah-daerah lain.

Pemkab Muaro Jambi memberi tenggang waktu satu bulan bagi kelima yayasan untuk melakukan penarikan kotak amal. Apabila setelah melewati waktu yang ditentukan belum juga ditarik, tim terpadu akan melakukan penertiban dengan menyita kotak-kotak amal itu dan menyerahkannya kepada Badan Amil Zakat Nasional (BAZNAS) Kabupaten Muaro Jambi.

Bupati juga mengingatkan agar warga Muaro Jambi lebih teliti saat hendak memberikan donasi. Lebih baik menyalurkan dana melalui lembaga-lembaga terpercaya, di antaranya BAZNAS yang dikelola oleh pemerintah.

BBS menambahkan, masyarakat diminta meningkatkan kewaspadaan terhadap gerakan-gerakan terorisme dan radikalisme yang dapat mengancam persatuan dan kesatuan NKRI. Jika mengetahui aktivitas apapun yang dinilai mencurigakan, hendaknya warga segera melapor kepada aparat penegak hukum.

“Selain itu, masyarakat juga diimbau untuk bijak dalam menggunakan media sosial,” imbuh Bupati, seraya meminta warganya lebih berhati-hati saat hendak turut aktif dalam sebuah organisasi atau yayasan. Jangan sampai ternyata lembaga tersebut mengusung idealisme yang bertentangan dengan ideologi negara.