Category Archives: Merangin

Pimpin Tanam Padi Sawah, Bupati: Merangin Punya Potensi Besar Swasembada Pangan

BAHAR POS – Pemerintah Kabupaten Merangin bersama unsur Forkopimda melaksanakan tanam padi sawah serentak di kawasan persawahan Desa Seling, Kecamatan Tabir, Selasa (16/9/2025). Kegiatan ini dipimpin langsung Bupati H. M. Syukur.

Penanaman padi sawah serentak merupakan bagian dari gerakan percepatan tanam menuju swasembada pangan nasional. Bupati Syukur menegaskan, program ini sejalan dengan arah pembangunan nasional di bawah pemerintahan Presiden Prabowo Subianto.

“Program ini sinkron dengan visi misi kita. Jadi tidak di hulunya saja, kita jalankan program Asta Cita Pak Presiden Prabowo ini hingga ke hilir,” ujar Bupati.

Menurut Bupati, Merangin saat ini memiliki lahan sawah seluas 5.200–6.000 hektare. Satu hektare sawah bisa menghasilkan enam ton gabah sekali panen. Dengan dua kali musim tanam, Merangin diperkirakan mampu menghasilkan hingga 72 ribu ton gabah per tahun.

“Artinya, Merangin tidak hanya swasembada pangan, tapi sudah surplus beras dan ini bisa menjadi potensi yang luar biasa,” imbuhnya.

Dalam kesempatan itu, Bupati juga mengingatkan agar masyarakat tidak lagi mengalih-fungsikan sawah menjadi kebun sawit. Pemerintah daerah, katanya, akan meningkatkan dukungan dengan penyediaan bibit dan pupuk berkualitas serta penyuluhan pertanian yang lebih intensif.

“Nanti kualitas bibit dan pupuknya kita tingkatkan lagi, begitu juga penyuluhan pertanian lebih sering dilakukan, sehingga pada musim panen nanti gabah yang dihasilkan juga akan lebih meningkat,” kata Syukur.

Dalam kesempatan sama, Dandim 0420/Sarko Letkol Inf Yakhya Wisnu Arianto menyatakan dukungan penuh terhadap program ini.

“Mari kita wujudkan swasembada pangan, bahkan surplus kata Pak Bupati tadi. Kita yakin Indonesia bisa hidup dengan berasnya sendiri. Semoga program ini dapat berjalan baik dan berkesinambungan sebagaimana yang diharapkan,” ujar Wisnu Arianto.

Kegiatan tanam padi serentak ini menjadi momentum bagi Pemkab Merangin untuk memperkuat ketahanan pangan daerah sekaligus mendukung program nasional. Dengan potensi lahan yang ada, pemerintah optimistis Merangin dapat berperan penting dalam menjaga ketersediaan pangan di Provinsi Jambi maupun secara nasional.

Peringatan Haornas Kabupaten Merangin: Bupati dan Wakil Jogging 8 Kilometer, Para Istri Senam Aerobik

BAHAR POS – Pemerintah Kabupaten Merangin menggelar peringatan Hari Olahraga Nasional ke-42 yang dipusatkan di depan kantor Dinas Komunikasi dan Informasi, Ahad (14/9/2025) pagi. Bupati memimpin jogging sejauh 8 kilometer, sedangkan Ketua Tim Penggerak PKK mengikuti senam aerobik.

Peringatan Haornas Kabupaten Merangin difokuskan pada acara Aerobik Zumba Party 2025. Para peserta yang didominasi ibu-ibu sudah berkumpul sejak pagi demi mengikuti senam aerobik bersama Ketua Tim Penggerak PKK Hj. Lavita Syukur dan wakilnya, Hj. Emi Minarsih Khafidh.

Sementara itu, Bupati H. M. Syukur dan Wakil Bupati Abdul Khafidh melakukan jalan sehat bersama jajaran staf Pemkab Merangin. Jogging dimulai dari Rumah Dinas Bupati Merangin, menyusuri tempat-tempat ikonik di Kota Bangko, dan berakhir di tempat semula.

Resepsi di depan kantor Dinas Komunikasi dan Informasi dihadiri sejumlah pejabat teras Pemkab Merangin. Tampak Kepala Dinas Pariwisata, Pemuda, dan Olahraga Suherman beserta istri, Camat Bangko Ny. Anggie Sukoso, dan tokoh-tokoh penting lain.

Kadis Parpora Suherman tampil di podium untuk menyampaikan kata sambutan mewakili Bupati Merangin. Ia mengingatkan pentingnya rajin berolahraga dalam keseharian.

Tak hanya agar hidup sehat, berolahraga juga merupakan bentuk penghargaan terhadap para atlet Indonesia yang telah mengharumkan nama bangsa di kancah internasional. Jambi sendiri telah melahirkan banyak atlet nasional yang membanggakan.

“Mari tingkatkan derajat kesehatan masyarakat dengan memperbanyak olahraga. Saya bersama Pak Bupati dan Pak Wabup melakukan jogging delapan kilometer dalam Kota Bangko,” ujar Suherman.

Pesan senada disampaikan oleh Ketua Tim Penggerak PKK Kabupaten Merangin. Hj. Lavita Syukur mengatakan, orang yang rajin berolahraga kondisi tubuhnya akan selalu sehat dan bugar.

Bentuk olahraga juga macam-macam dan tidak harus yang berat. Senam aerobik seperti yang dilakukan tadi juga tak kalah bermanfaat untuk menyehatkan tubuh.

“Saat ini sudah banyak instruktur senam di Kota Bangko, jadi tidak ada alasan untuk tidak berolah raga, terutama para ibu-ibu dan remaja putri,” kata Hj. Lavita Syukur.

Festival Kebudayaan Desa Pulau Aro Resmi Dibuka, Upaya Merawat Warisan Budaya Leluhur dan Identitas Tradisi

BAHAR POS – Festival Kebudayaan Desa Pulau Aro kembali hadir. Kegiatan yang digelar sebagai upaya lokal untuk melestarikan adat istiadat dan memperkuat rasa identitas budaya masyarakat tersebut dibuka secara resmi pada Kamis (11/9/2025) malam WIB.

Peresmian festival kebudayaan di Desa Pulau Aro, Kecamatan Tabir Ulu, Merangin tersebut dibuka oleh Staf Ahli Bupati Bidang Keuangan, Pengembangan Ekonomi dan Pembangunan Irsadi, mewakili Bupati Merangin H. M. Syukur.

Dalam kata sambutannya, Irsadi mengatakan bahwa festival ini bermaksud agar generasi muda bisa lebih mengenal dan mencintai warisan budaya leluhur. Potensi seni, budaya dan produk lokal dapat dipromosikan lebih luas, bahkan ke tingkat yang lebih tinggi.

‘”Pemerintahan Desa Pulau Aro juga memiliki kepedulian tinggi terhadap pelestarian nilai-nilai budaya, tradisi dan kearifan lokal. Ini sangat penting, karena budaya adalah jati diri dan akar dari pembangunan karakter masyarakat,” tambah Irsadi.

Ia melanjutkan, Festival Kebudayaan dalam rangka Hari Ulang Tahun (HUT) ke-3 Pemerintahan Desa Pulau Aro tersebut merupakan bukti nyata bahwa Desa Pulau Aro tidak hanya bergerak dalam pembangunan fisik.

Selain itu, Irsadi mengatakan festival tersebut dapat menjadi media memupuk rasa kebersamaan di antara warga. Ia menyampaikan apresiasi atas partisipasi aktif masyarakat dalam penyelenggaraan.

“Saya mengapresiasi partisipasi aktif seluruh warga dalam menyukseskan acara ini,” puji Irsadi.

Menghidupkan Tradisi Leluhur

Desa Pulau Aro sejak lama dikenal dengan sejarah tradisi budaya, terutama lumbung padi sebagai warisan cagar budaya, serta berbagai kesenian seperti Bekuau dan tradisi Turun Ba Umo, yang beberapa tahun sempat terabaikan.

Berdasarkan hasil penelitian Universitas Jambi (2025), tradisi Turun Ba Umo sempat tidak dilaksanakan sejak 2018 hingga 2022 karena kepala desa pada masa itu menganggap kegiatan tersebut sebagai tindakan “musyrik” yang bertentangan dengan keyakinan Islam.

Setelah kepemimpinan berganti, Pemerintah Desa Pulau Aro dan lembaga adat kemudian bergandeng tangan untuk menghidupkan kembali tradisi Turun Ba Umo sebagai bagian dari identitas lokal.

Selain menghidupkan kembali tradisi Turun Ba Umo, festival kebudayaan tahun ini hadir di tengah kebutuhan masyarakat Desa Pulau Aro untuk melestarikan cagar budaya lumbung padi.

Tersemat juga harapan besar agar event seperti ini dapat melestarikan budaya Bekuau—seni musik tradisional setempat—yang nyaris punah. Pasalnya, menurut dokumentasi kesenian lokal, pelaku kesenian Bekuau hanya tinggal satu orang dan hingga kini belum ada calon penerus.

Di luar itu, warga juga memamerkan berbagai produk lokal sebagai daya tarik wisata budaya. Adanya festival ini diharapkan dapat memperkuat ekonomi kreatif desa dan menarik perhatian warga luar desa Pulau Aro.

Wakil Bupati Merangin Bidik Tiga Besar MTQ Jambi ke-54, Tekankan Training Center Optimal

BAHAR POS – Wakil Bupati Merangin, H. Abdul Khafidh, membidik posisi tiga besar pada Musabaqoh Tilawatil Qur’an (MTQ) ke-54 tingkat Provinsi Jambi, November mendatang. Target ambisius itu dilontarkan dalam rapat pemantapan di ruang rapat Kantor Bupati Merangin, Rabu (10/9/2025) pagi.

Rapat dipimpin langsung oleh Wakil Bupati, didampingi Pelaksana Tugas (Plt.) Sekretaris Daerah Zulhifni dan Asisten I Sekretariat Daerah Sukoso.

Turut hadir pula Kepala Bagian Kesejahteraan Rakyat Setda Merangin Ny. Linda bersama jajarannya, utusan dari Dinas Kesehatan, serta para staf Kantor Kementerian Agama Kabupaten Merangin.

Menurut Wakil Bupati, potensi Merangin sangat besar karena jumlah pondok pesantren di kabupaten ini yang terdaftar di Kementerian Agama mencapai 98 buah. Hal tersebut seharusnya menjadi modal kuat untuk bersaing.

“Di Merangin itu jumlah Pondok Pesantren-nya, yang terdaftar di Kantor Kementerian Agama Kabupaten Merangin, mencapai 98 Ponpes. Tentunya memiliki banyak qori dan qoriah, wajar kalau kita targetkan masuk tiga besar,” ujarnya, seperti dilansir laman resmi Pemkab Merangin.

Namun, ambisi tidak cukup hanya kata-kata. Wakil Bupati menekankan perlunya pelaksanaan Training Center (TC) secara serius dan maksimal.

Ia mengkritik pelaksanaan TC sebelumnya yang hanya efektif berlangsung satu hari dari pelaksanaan total tiga hari. Padahal seharusnya pematangan kafilah dilakukan secara penuh sepanjang pelaksanaan TC tersebut.

“Jangan terulang lagi TC dilakukan selama tiga hari, tapi hari pertama hanya pembukaan, hari kedua pelaksanaan TC, dan hari ketiga kepulangan, sehingga TC sebenarnya hanya dilakukan satu hari. Ini yang sangat tidak optimal,” tandasnya.

Wakil Bupati juga mendesak agar pelatih TC adalah figur yang benar-benar kompeten, idealnya berasal dari kalangan dewan hakim MTQ tingkat provinsi. Mereka dinilai memiliki pengalaman mendalam soal membentuk qori dan qoriah juara.

“Jadi yang diundang sebagai pelatih di TC nanti, minimal dari kalangan dewan hakim di Provinsi Jambi yang tentunya lebih berpengalaman di bidangnya dan tahu betul bagaimana qori dan qoriah yang dididik bisa menang,” kata Wabup.

Untuk memastikan kafilah tetap berada di Merangin, Plt. Sekda Zulhifni juga mengingatkan agar tidak sampai terjadi pengambilan oleh daerah lain yang bisa melemahkan potensi Merangin.

Qori dan qoriah Merangin yang berpotensi itu harus diperhatikan. Mereka akan berjuang mengharumkan nama baik Merangin pada MTQ ke-54 nanti, sehingga jangan sampai mereka berpikir mau diajak membela daerah lain,” harap Zulhifni.

Rapat ini menjadi tonggak awal persiapan serius Kafilah Merangin untuk MTQ ke-54, yang akan digelar di Kabupaten Muaro Jambi, November mendatang. Penguatan SDM, konsistensi pelatihan, serta sinergi antara Pemkab, LPTQ, dan Kemenag menjadi kunci untuk mewujudkan target tiga besar.

Dengan modal pondok pesantren yang banyak serta kepercayaan diri yang kuat, Merangin sedang mengencangkan barisan agar kembali berjaya di pentas MTQ.

Bupati Merangin Sambut Hangat Dandim 0420/Sarko yang Baru, Letkol Inf. Yakhya Wisnu Arianto

BAHAR POS – Bupati Merangin H. M. Syukur menyambut kedatangan Komandan Kodim 0420/Sarko yang baru, Letkol Inf. Yakhya Wisnu Arianto. Acara penuh kekeluargaan ini digelar di Auditorium rumah dinas Bupati pada Senin (8/9/2025) malam WIB.

“Atas nama Pemerintah dan keluarga, saya ucapkan selamat datang kepada Bapak Dandim 0420/Sarko Letkol Inf Yakhya Wisnu Arianto, di Kabupaten Merangin yang indah dan nyaman. Saya yakin Pak Dandim bersama keluarga betah di Merangin,” ujar Bupati Syukur dalam kata sambutannya.

Selain Bupati dan Hj. Lavita Syukur selaku tuan rumah, turut hadir pula Wakil Bupati H. A. Khafidh beserta Hj. Emi Minarsih, Pj. Sekretaris Daerah Zulhifni, Kapolres Merangin AKBP Kiki Firmansyah, dan Ketua DPRD Herman Effendi.

Dari elemen yudikatif hadir Ketua Pengadilan Negeri Acep Sopian Sauri dan Ketua Pengadilan Agama Syamsul Hadi. Adapun Kepala Kejaksaan Negeri diwakili oleh Kepala Seksi Pidana Umum Ahmad Yantomi.

Juga terlihat segenap Kepala OPD dalam lingkup Pemerintah Kabupaten Merangin, serta Persit Kartika Candra Kirana Cabang XXVII Kodim 0420/Sarko.

Bupati melanjutkan, Merangin adalah miniatur Indonesia karena banyak ragam suku dan agama hidup berdampingan di kabupaten ini.

“Selalu saya katakan kalau mau melihat Indonesia, lihatlah Jambi, lihatlah Merangin ini. Semua suku ada, hidup rukun, damai. Bhineka Tunggal Ika ada di Merangin ini. Saya senang menerima Pak Dandim bersama keluarga,” lanjutnya.

Sementara itu Wisnu Arianto mengucapkan terima kasih atas penyambutan hangat bagi dirinya sebagai Dandim baru. Ia juga memperkenalkan keluarga yang ikut pindah tugas bersamanya ke Merangin.

“Saya mengucapkan terimakasih kepada Bapak Bupati, Bapak Wakil Bupati, dan Forkopimda semua, semoga saya bisa diterima bertugas di Kabupaten Merangin yang sama-sama kita cintai ini,” balas Dandim.

Wisnu Arianto kelahiran Malang, sedangkan istrinya yang bernama dr. Anisa Utami berasal dari Riau. Mereka telah dikaruniai dua anak, Arkan Dzakir Rajab dan Gavin Arya Ghossan.

Sebetulnya Wisnu Arianto telah tiba di Merangin pada Jumat (5/9/2025) lalu. Kedatangannya di Makodim 0420/Sarko disambut hangat oleh segenap bawahan dan anggota Persit Kartika Chandra Kirana setempat.

Lebih jauh, Dandim menceritakan perjalanan kariernya yang luas, yang membawanya dari wilayah terpencil di Irian Jaya (kini Papua), hingga ke Ibu Kota Jakarta, sebelum akhirnya ditempatkan di Merangin.

Dalam kesempatan yang lebih akrab, suasana semakin hangat saat Dandim bersama istrinya membawakan tembang Kemesraan. Seluruh undangan kemudian ikut bernyanyi.

Resmikan SPBU Baru di Sungai Manau, Bupati Merangin Berharap Jauhnya Akses BBM Teratasi

BAHAR POS – Warga Sungai Manau dan sekitarnya tak perlu lagi jauh-jauh mencari bahan bakar minyak (BBM). Kini telah hadir SPBU 24.373.100 di Desa Benteng, Kecamatan Sungai Manau, yang diresmikan oleh Bupati Merangin H. M. Syukur, pada Ahad (7/9/2025) lalu.

Selama ini warga di Kecamatan Sungai Manau harus menempuh perjalanan jauh hanya untuk mendapatkan BBM. Terkadang sudah jauh-jauh pergi, tetapi pulang dengan tangan kosong karena stok sedang habis.

Dalam sambutannya, Bupati menegaskan bahwa keberadaan SPBU ini lahir dari kebutuhan mendesak tersebut. Ia tak mau lagi mendengarkan keluhan warga tentang jauhnya akses BBM, yang tak jarang memengaruhi aktivitas ekonomi mereka.

Bupati M. Syukur menceritakan, awalnya tidak ada investor yang bersedia membangun SPBU di Kecamatan Sungai Manau. Namun karena melihat kebutuhan masyarakat yang mendesak, pihak Pemerintah Kabupaten pun mencari jalan keluar agar ada SPBU di kawasan tersebut.

“Peresmian SPBU ini semestinya dilakukan sebelum Pilkada Serentak 2024, tapi karena berbagai kesibukan, sehingga tertunda sampai hari ini. Namun demikian untuk pelayanan pengisian BBM di SPBU ini telah dilakukan seminggu lalu,” ujar M. Syukur.

Ia menambahkan, fasilitas ini bukan sekadar menjawab kebutuhan energi, tapi juga menjadi motor penggerak ekonomi baru di Sungai Manau. Dengan adanya SPBU, warga tak perlu lagi mengeluarkan waktu dan biaya ekstra menuju Bangko atau daerah lain hanya untuk mengisi BBM.

“Saya berterimakasih kepada semua pihak, khususnya PT Malako Energi Jaya dan para mitra, yang telah bekerjasama dan berkomitmen menghadirkan layanan terbaik untuk masyarakat. Terima kasih juga Pertamina yang memberi izin,” katanya.

Acara peresmian ditandai dengan pengguntingan pita oleh Bupati, didampingi Wakil Bupati H. Abdul Khafidh dan Plt. Sekretaris Daerah Zulhifni. Turut hadir pula Ketua Tim Penggerak PKK Merangin Hj. Lavita Syukur beserta wakilnya Hj. Emi Minarsih Khafidh, serta istri Plt. Sekda.

Sales Branch Manager Pertamina Regional Jambi, Jason Paulianus Mario Sigalingging, memastikan komitmen distribusi BBM kini semakin dekat ke masyarakat. Kehadiran SPBU ini disebut sebagai bukti nyata upaya pemerataan layanan energi hingga ke wilayah pelosok.

Sementara Kepala Dinas Koperasi, Usaha Kecil Menengah, Perindustrian, dan Perdagangan (KUKMPP), Andrie Fransusman, juga menekankan dampak ekonomi yang ditimbulkan dari kehadiran SPBU baru ini.

“Keberadaan SPBU ini sangat dibutuhkan masyarakat, tidak hanya memenuhi kebutuhan BBM, tetapi juga ekonomi kemasyarakatan, menciptakan lapangan pekerjaan dan menghidupkan UMKM. Terimakasih PT Malako Energi Jaya, yang telah berinvestasi di Sungai Manau,” ujarnya.

Selain peresmian, rangkaian acara juga diisi dengan Tabligh Akbar bersama Ustadz M. Arif Tuanku Bandaro Sati dari Pariaman, serta santunan untuk 39 anak yatim dari desa sekitar oleh Tim Penggerak PKK Kabupaten Merangin yang dipimpin oleh Hj. Lavita Syukur beserta wakilnya Hj. Emi Minarsih Khafid.

Dengan dioperasikannya SPBU ini, masyarakat berharap ketersediaan BBM di Sungai Manau semakin stabil, sekaligus membuka peluang tumbuhnya usaha-usaha baru di daerah tersebut.

Mudahkan Akses Pelayanan Kesehatan Warga 5 Kecamatan, Bupati Merangin Siap Konversi Puskesmas Masurai Jadi RS Tipe D

BAHAR POS – Bupati Merangin, H. M. Syukur, mengambil langkah konkret untuk merealisasikan visinya dalam meningkatkan akses layanan kesehatan bagi masyarakat. Satu upaya yang sedang direncanakan adalah pengembangan Puskesmas Pasar Masurai menjadi Rumah Sakit (RS) Tipe D.

Saat ini Puskesmas Masurai di Desa Durian Mukut, Kecamatan Lembah Masurai, telah menyediakan layanan rawat inap. Dengan demikian, setelah melalui peningkatan fasilitas dan perluasan lahan, statusnya dapat ditingkatkan menjadi RS Tipe D.

“Jadi Puskesmas rawat inap Pasar Masurai ini sesuai target akan kita kembangkan menjadi Rumah Sakit (RS) tipe D. Tentunya harus ada pengembangan fasilitasnya,” ujar Bupati saat melakukan kunjungan kerja ke Puskesmas tersebut pada Kamis, 4 September 2025.

Bupati didampingi sejumlah pejabat Pemerintah Kabupaten Merangin. Di antaranya Plt. Sekretaris Daerah Zulhifni, Plt. Kepala Dinas Kesehatan drg. Soni Propesma, Kepala Dinas Pemberdayaan Masyarakat dan Desa (PMD) Dedi Candra, Plt. Kepala Dinas Komunikasi dan Informasi Akhoi AS, serta Camat Masurai Hendri.

Kunjungan ini dilakukan untuk mengevaluasi progres rencana pengembangan Puskesmas Masurai. Dalam kesempatan tersebut Bupati juga menyampaikan kabar baik terkait sumber pendanaan.

Alhamdulillah, Pemkab Merangin sudah mendapatkan bantuan dari Pemerintah Pusat, sehingga semakin menunjang dalam mewujudkan Puskesmas Pasar Masurai menjadi RS Tipe D,” sambung Bupati.

Terkait ketersediaan lahan, Bupati mengonfirmasi bahwa area yang tersedia saat ini sudah mencukupi. Lalu ada pula tambahan hibah dari Kepala Desa setempat seluas hampir satu hektar.

Upaya peningkatan ini bertujuan untuk memperpendek jarak akses terhadap layanan kesehatan bagi masyarakat di lima kecamatan. Baik warga Kecamatan Lembah Masurai, maupun Jangkat, Jangkat Timur, Muara Siau, dan Tiang Pumpung di sekitarnya.

“Tujuan kita agar masyarakat di lima kecamatan itu, tidak perlu lagi jauh-jauh berobat ke Bangko, cukup ke Rumah Sakit terdekat di Pasar Masurai. Mudah-mudahan Pemerintah Pusat bisa langsung membangun Rumah Sakit di sini,” harap Bupati.

Bupati Merangin Senang Jalan Sungai Pinang–Ngaol Kini Lancar usai 10 Tahun Terbengkalai

BAHAR POS – Bupati Merangin H. M. Syukur melakukan kunjungan kerja ke proyek perbaikan jalan Sungai Pinang-Ngaol, Ahad (31/8/2025). Ia senang ruas yang sempat terbengkalai 10 tahun itu akhirnya lancar dilewati.

Turut mendampingi Kepala Dinas Pekerjaan Umum (PU) Merangin, Zulhifni, serta Danramil 07/Sungai Manau, Letnan CBA Syafrianto. Kehadiran mereka menjadi momentum penting dalam menandai kembalinya akses vital bagi masyarakat.

Kondisi jalan antara Desa Ngaol dan Sungai Pinang selama sekitar satu dekade terakhir terbengkalai akibat kerusakan parah. Jalan sempat tidak bisa dilewati sama sekali oleh warga, sehingga menghambat konektifitas maupun aktifitas warga.

Kini, ruas jalan tersebut telah diperbaiki dan dibuka kembali, memungkinkan lalu lintas kendaraan roda dua maupun roda empat lewat dengan lancar.

Dalam kesempatan tersebut, Bupati menyampaikan apresiasinya terhadap kontribusi TNI yang telah membantu proses perbaikan.

“Kami sangat berterimakasih kepada jajaran Kodim 0420/Sarko dan Koramil 07/Sungai Manau, yang telah mengorbankan tenaga dan pikiran untuk perbaikan jalan ini,” ujar Bang Syukur, sapaan akrab Bupati.

Ia menyebut, anggaran Pemkab hanya mampu mencakup perbaikan sepanjang tujuh kilometer. Namun berkat bantuan TNI lewat program Karya Bhakti, perbaikan dapat berlangsung hingga sepanjang 15 kilometer.

“Jadi, jalan Sungai Pinang-Ngaol yang sekarang terbuka dan lancar untuk dilalui tersebut, berkat Program Mulia Karya Bhakti TNI,” imbuh Syukur.

Danramil 07/Sungai Manau, Lettu CBA Syafrianto, menjelaskan bahwa pengerjaan jalan kadang menghadapi kondisi kontur berbukit dan cuaca yang tidak stabil. Meski begitu, semangat TNI tetap tinggi.

Alhamdulillah, selama pengerjaan jalan itu berlangsung, masyarakat sangat proaktif membantu pengerjaannya. Semangat gotong royong inilah yang membuat kami berhasil menyelesaikan perbaikan jalan ini,” ungkap Syafrianto, merendah.

Keberadaan kembali jalan ini juga memiliki dampak nyata pada aktivitas ekonomi. Menurut Zulhifni, Kepala Dinas PU, pembukaan ruas jalan memungkinkan waktu tempuh dipangkas hingga dua jam dibanding harus memutar melalui jalan alternatif seperti Ngaol–Simpang Seling.

“Warga dari empat desa di Kecamatan Tabir Barat sekarang lancar menjual hasil pertaniannya ke Pasar Sungai Manau. Ini artinya perekonomian masyarakat jadi meningkat,” jelas Zulhifni.

Kredit foto: Dinas Komunikasi dan Informasi Pemerintah Kabupaten Merangin