Category Archives: Jambi

Pengkab ISSI Muaro Jambi Gelar Rapat Kerja, Siapkan Program Pembinaan Atlet Sepeda

BAHAR POS – Pengurus Ikatan Sport Sepeda Indonesia (ISSI) Kabupaten Muaro Jambi menggelar rapat kerja pada Sabtu (6/9/2025) di Sengeti. Rapat ini dipimpin langsung Ketua ISSI Muaro Jambi, Evi Syahrul, didampingi Ketua Harian Muhammad Yakin, Sekretaris Alpian, serta jajaran pengurus lainnya.

Dalam rapat yang juga menjadi ajang silaturahmi antar pengurus tersebut, Evi menyampaikan bahwa momentum ini digunakan untuk menyusun program kerja strategis.

“Kita ingin memastikan bahwa olahraga sepeda di Muaro Jambi tidak hanya aktif dalam kegiatan rekreasi, tetapi juga mampu mencetak atlet-atlet berprestasi yang bisa bersaing di tingkat provinsi bahkan nasional,” ujarnya tegas.

Rapat kerja membahas sejumlah agenda utama, termasuk penetapan kalender event untuk tahun depan, penguatan struktur organisasi, dan program pembinaan untuk atlet muda cabor sepeda di Muaro Jambi.

Evi menekankan pentingnya kolaborasi dan komitmen bersama guna menciptakan ekosistem olahraga sepeda yang sehat, kompetitif, dan berprestasi.

“Salah satu fokus utama ISSI adalah mempersiapkan atlet-atlet muda untuk mengikuti kejuaraan daerah dan nasional. Untuk itu, pengurus sepakat untuk memperbanyak kegiatan latihan dan kompetisi internal guna meningkatkan jam terbang serta daya saing para atlet,” jelasnya.

Menurut Evi, selain sebagai upaya pembinaan prestasi, kegiatan ini juga diharapkan bisa meningkatkan partisipasi masyarakat dalam kegiatan bersepeda, sekaligus memperkuat gaya hidup sehat di Muaro Jambi.

Langkah ini sejalan dengan tren prestasi yang dicatat atlet balap sepeda Jambi pada level nasional. Menurut Ketua Pengprov ISSI Jambi, AKBP Ali Sadikin, atlet muda binaan Provinsi Jambi menunjukkan potensi besar menjelang PON 2028, setelah meraih medali di Kejurnas 2025.

ISSI Muaro Jambi kini menatap dengan optimisme masa depan olahraga sepeda, di mana kegiatan internal dan pembinaan sistematis menjadi modal penting menyiapkan atlet yang tidak sekadar kompeten, tapi juga siap mengharumkan nama daerah di level provinsi dan nasional.

Tanpa Saingan, Cek Endra Terpilih Aklamasi sebagai Ketua DPD Partai Golkar Jambi Periode 2025–2030

BAHAR POS – Drs. H. Cek Endra kembali menahkodai Partai Golkar Provinsi Jambi sebagai Ketua Dewan Pimpinan Daerah Tingkat I setelah terpilih secara aklamasi dalam Musyawarah Daerah (Musda) XI yang digelar di Hotel BW Luxury, Sabtu (6/9/2025).

Cek Endra dinyatakan terpilih secara aklamasi setelah pesaingnya, Agus Rubiyanto, tidak memenuhi syarat pencalonan. Dengan demikian ia melaju sebagai calon tunggal dalam Musda kali ini.

“Alhamdulillah, saya terpilih kembali. Musda sudah selesai, tidak ada keributan,” ucapnya selepas acara.

Pelaksanaan Musda berlangsung aman, tertib, dan kondusif. Penyelenggara sengaja tidak mengundang pihak eksternal, sehingga acara hanya diikuti sekitar 150 anggota Partai Golkar se-Jambi.

“Untuk menghindari adanya keributan di tengah masyarakat luas,” jelas Cek Endra.

Ia juga menegaskan tekad sebagai pemimpin Partai Golkar di Jambi, posisi yang ia emban untuk kedua kali berturut-turut. Yakni menjadi pemenang dalam hajatan politik berikutnya.

Selanjutnya, dibentuk tim formatur yang terdiri dari Cek Endra, Ahmad Dolli Kurnia, Ivan Wirata, Ahmad Jaffar, dan Fikar Azami. Mereka ditugaskan menyusun kepengurusan DPD I Golkar Jambi periode 2025–2030.

Tim formatur diberi waktu satu bulan untuk menyusun susunan pengurus DPD Tingkat I. Sementara Musda di tingkat DPD II (kabupaten/kota) akan digelar dalam waktu tiga bulan ke depan.

Profil Singkat

Cek Endra adalah seorang profesional mumpuni. Ia mempunyai rekam jejak panjang lagi mentereng di dunia manajerial dengan menduduki jabatan penting di perusahaan nasional terkemuka.

Nama pria kelahiran Mandiangin, 17 Maret 1958, ini sempat tercatat sebagai Direktur Utama PT Tugu Pratama Indonesia. Perusahaan ini pula yang menjadi inti karirnya dalam dunia profesional, hingga puncaknya dipercaya sebagai Refresentative Manager di Hong Kong dan London.

Selain sebagai profesional, Cek Endra juga aktif di berbagai organisasi. Setidaknya ia tercatat sebagai kader Himpunan Mahasiswa Islam (HMI), organisasi yang dipilihnya kala menempuh pendidikan sarjana di Yogyakarta.

Di Partai Golkar, Cek Endra sempat menduduki jabatan Ketua DPD II Sarolangun, juga Wakil Ketua DPD Provinsi (2015-2020). Posisi inilah yang kemudian membuatnya dipasangkan dengan Hasan Basri Agus (HBA) dalam Pilkada Sarolangun pada 2006.

Pasangan HBA-Cek Endra terpilih sebagai Bupati dan Wakil Bupati Sarolangun periode 2006-2011. Mereka tercatat dalam sejarah sebagai bupati dan wakil bupati pertama yang dipilih secara langsung oleh warga Kabupaten Sarolangun.

Debut ini berbuah keberuntungan manakala HBA menang dalam Pilkada Provinsi Jambi, sehingga Cek Endra naik sebagai Bupati Sarolangun. Jabatan ini terus ia pegang usai memenangkan Pilkada berikutnya, mencatatkan namanya sebagai Bupati Sarolangun terlama hingga saat ini.

Usai melepas jabatan bupati, Cek Endra maju sebagai calon anggota DPR RI pada Pemilihan Umum 2024 lalu. Ia meraup 100.112 suara, jumlah yang cukup untuk mengantarnya ke Senayan sebagai perwakilan Jambi.

Duel Berdarah di Kota Jambi, Warga Beliung Indah Gagalkan Aksi Pencuri Bengkel Bersenjata Tajam

BAHAR POS – Duel berdarah terjadi di sebuah bengkel di Jalan Sersan Anwar Bay, Kelurahan Beliung Indah, Kecamatan Alam Barajo, Kota Jambi, Sabtu (6/9/2025) dini hari WIB. Pencuri bersenjata yang hendak menggondol sejumlah barang berhasil dilumpuhkan pemilik bengkel bersama warga sekitar.

Aksi heroik tersebut dilakukan oleh M. Rizki, pemilik bengkel, bersama dua rekannya, Teddy dan Rino. Mereka memergoki aksi pencurian dan berhasil menggagalkan, meski harus menanggung sejumlah luka akibat berhadapan langsung dengan pelaku.

Peristiwa bermula saat Rizki yang biasanya tidur di bengkel, malam itu menginap di tempat temannya karena turun hujan deras. Sekitar pukul 01.30 WIB, ia merasa perlu mengecek bengkel.

Bersama kedua temannya, Rizki kembali ke bengkel setelah hujan reda. Saat tiba di lokasi, mereka mendapati kondisi pintu bengkel sudah tidak terkunci.

“Sampai di lokasi, kami lihat pintu bengkel sudah terbuka, gemboknya tergeletak di lantai. Saat dicek, beberapa barang sudah hilang,” kata Rizki, kepada media, Sabtu (6/9/2025).

Barang-barang yang dilaporkan raib antara lain satu unit kompresor, dua mesin sepeda motor Yamaha Jupiter Z1, satu mesin sepeda motor Honda Beat F4, serta beberapa alat kerja seperti bor dan gerinda.

Total kerugian dari hilangnya barang-barang tersebut mencapai Rp 15 juta hingga Rp 20 juta.

Mengetahui hal tersebut, Rizki dan rekannya memilih bersembunyi di dalam bengkel untuk menunggu pelaku kembali. Mereka memadamkan lampu dan memasukkan motor konsumen agar pelaku tidak merasa curiga saat kembali.

Benar saja, sekitar 15 menit kemudian para pelaku datang. Mereka berjumlah tiga orang dan mengendarai sepeda motor.

“Dia sempat menyenter ke dalam dan memberi kode ke temannya. Begitu pintu dibuka, kami langsung berusaha menangkap,” beber Rizki.

Rizki menyambut pelaku yang masuk ke dalam bengkel dengan satu pukulan sebatang besi, tetapi hantamannya meleset.

Satu pelaku langsung kabur begitu mengetahui bengkel ada penghuni. Sedangkan pelaku satunya lagi berusaha menghidupkan sepeda motor, tetapi niatnya diadang oleh Rizki dan temannya.

Merasa terdesak, pelaku berusaha melawan dengan pisau dapur sepanjang sekitar 15 sentimeter. Duel pun pecah dan berlangsung sengit selama 10 hingga 15 menit.

“Dia mengayunkan pisau secara membabi buta. Teman saya hampir kena di bagian leher. Saya sendiri kena sayatan di tangan, kaki, dan rusuk,” ungkap Rizki, sambil menunjukkan luka-luka di tubuhnya.

Keributan tersebut akhirnya menarik perhatian warga sekitar. Mereka bergegas datang dan membantu melumpuhkan pelaku. Pelaku kemudian diikat sebelum diserahkan kepada pihak kepolisian untuk diproses hukum lebih lanjut.

Rizki kini menjalani perawatan akibat luka-luka yang dialaminya. Meski begitu, ia merasa lega karena pelaku berhasil ditangkap.

“Yang penting pelaku sudah ditangkap. Mudah-mudahan kejadian seperti ini tidak terulang lagi. Wilayah sini memang rawan, sudah sering terjadi pembobolan,” ujarnya.

Gubernur Jambi Dukung Tarif Rp 2 Juta untuk Terbangkan Drone di Gunung Kerinci

BAHAR POS – Gubernur Jambi, Al Haris, menyatakan dukungan terhadap kebijakan pengenaan tarif Rp 2 juta untuk menerbangkan drone di kawasan Gunung Kerinci. Menurutnya, ketentuan itu datang dari pusat, jadi daerah akan mematuhinya.

“Kalau sudah Pemerintah yang membuat [peraturan], tentu ada dasar,” ujar Al Haris saat memberikan keterangan di Kota Jambi, Sabtu (6/9/2025), sebagaimana dilansir Antara.

Gubernur menambahkan, kalau memang ada hal yang mendesak, pengelola Taman Nasional Kerinci Seblat pasti mau memberi dispensasi.

“Namun demikian saya kira nanti, lihat apa kebutuhan. Kalau kebutuhan penting, saya kira segitu tidak masalah dengan penerapan tersebut,” imbuh Al Haris.

Kebijakan tarif drone itu sebelumnya telah ditegaskan oleh Kepala Balai Besar Taman Nasional Kerinci Seblat (BBTNKS). Kebijakan tersebut berlandaskan pada Peraturan Pemerintah (PP) Nomor 36 Tahun 2024 serta Peraturan Menteri Kehutanan (Permenhut) Nomor 12 Tahun 2025.

Menurut aturan tersebut, setiap pendaki atau pengunjung yang ingin menerbangkan drone di puncak gunung-gunung tertentu, termasuk Gunung Kerinci, diwajibkan membayar Rp 2 juta sebagai PNBP.

Aturan turut mengatur lokasi penerbangan drone yang hanya diizinkan. Yakni hanya dalam radius tiga kilometer dari puncak, yang di kalangan pendaki dikenal sebagai kawasan Puncak Indrapura.

Hal ini merujuk pada imbauan dari Pusat Vulkanologi dan Mitigasi Bencana Geologi (PVMBG) yang menilai kawasan di luar radius tersebut memiliki potensi bahaya tinggi bagi keselamatan pengunjung.

Gubernur Al Haris menyatakan bahwa sebagai perwakilan pemerintah provinsi, pihaknya siap mendukung implementasi kebijakan yang didasari kebutuhan dan aturan jelas, sekaligus menjaga kelestarian ekosistem serta keamanan di kawasan Gunung Kerinci.

Secara implisit, Gubernur meminta agar setiap pemangku kepentingan mengutamakan keberlanjutan dan keselamatan dalam penerapan kebijakan tersebut.

Sebelumnya, komunitas drone di Jambi menyesalkan aturan baru tersebut. Ketua Asosiasi Pilot Drone Indonesia (APDI) Jambi, Lutfi, menegaskan komunitasnya sejak awal tidak pernah sepakat dengan regulasi tersebut.

Menurut Lutfi, kebijakan itu terlalu membebani komunitas, pendaki, hingga konten kreator yang ingin mempromosikan keindahan alam Kerinci.

“Sebenarnya, kami sejak awal tidak sepakat dengan kebijakan itu, dan kami juga sudah audiensi, meminta agar kebijakannya tidak diterapkan, tetapi ternyata sudah berlaku, termasuk di Gunung Kerinci,” katanya, seperti dikutip Kompas.com, Rabu (3/9/2025).

“Mengapa kami kurang setuju? Karena penggunaan drone itu sebenarnya, pertama untuk membantu wisata di tempat tersebut (Gunung Kerinci) lebih dikenal orang,” tambahnya.

Viral Video Pria Diduga Lecehkan Anak di Masjid At-Taqwa Kota Jambi

BAHAR POS – Sebuah video yang memperlihatkan dugaan aksi pelecehan seksual terhadap anak di sebuah masjid di Kota Jambi viral di media sosial. Rekaman itu diunggah akun Instagram @jambihits_id dan ramai dibagikan warganet sejak Sabtu (6/9/2025).

Dalam unggahan tersebut disebutkan peristiwa terjadi pada Jumat (5/9/2025) sekitar pukul 18.00 WIB di Masjid At-Taqwa, Kelurahan Donorejo, Pasir Putih, Kota Jambi. Video memperlihatkan seorang pria dewasa mengenakan celana hitam dan bertopi memasuki halaman masjid, diikuti tiga anak perempuan.

Menurut keterangan dalam unggahan akun Instagram tadi, pria tersebut berpura-pura menanyakan lokasi WC masjid dan meminta anak-anak tersebut mengantarkan. Namun sesampainya di teras samping masjid, pelaku langsung memeluk salah seorang anak yang mengenakan kerudung putih bermotif bintik hitam.

“Pelaku bahkan menciuminya berkali-kali,” tulis akun @jambihits_id.

Dua teman korban panik dan berteriak meminta tolong, tetapi pelaku tidak menghentikan perbuatannya. Narasi akun itu juga menyebut pelaku sempat menarik korban masuk ke dalam WC masjid.

“Teman korban kemudian berusaha menolong korban dengan mengikutinya menuju WC masjid sambil tetap berteriak minta tolong,” lanjut unggahan tersebut.

Diduga khawatir aksinya diketahui warga, pelaku akhirnya melepaskan korban dan kabur. Dalam video, pria itu terlihat berlari keluar area masjid lalu mengendarai sepeda motor yang terparkir di luar pagar.

Hingga kini, belum ada keterangan resmi dari pihak kepolisian terkait identitas maupun keberadaan terduga pelaku. Kasus ini memicu keresahan warga sekitar yang berharap aparat segera melakukan penyelidikan.

30 Mahasiswa Unja Terima Beasiswa Sawit, Disiapkan Jadi Tenaga Ahli Hilirisasi

BAHAR POS – Universitas Jambi (Unja) memperkuat langkahnya dalam mendukung pengembangan industri sawit nasional. Melalui penandatanganan Memorandum of Understanding (MoU) dengan Badan Pengelola Dana Perkebunan Kelapa Sawit (BPDPKS) di Hotel Movenpick Jakarta, 20 Agustus 2025 lalu, Unja resmi menjalin kolaborasi strategis yang menempatkan pendidikan sebagai kunci utama hilirisasi sawit.

Dalam kerja sama ini, BPDPKS memberikan beasiswa penuh kepada 30 mahasiswa Program Studi D3 Analis Kimia, Fakultas Sains dan Teknologi (FST) Unja. Bantuan itu mencakup biaya pendidikan, sertifikasi, hingga biaya hidup dan transportasi selama tiga tahun masa studi.

Program ini akan mulai berjalan pada semester ganjil tahun ajaran 2025/2026.

Kehadiran beasiswa sawit ini tidak hanya meringankan mahasiswa, tetapi juga dinilai menjadi langkah penting dalam menjawab kebutuhan tenaga ahli di sektor hilirisasi sawit. Kompetensi lulusan analis kimia dianggap vital untuk mengolah produk sawit menjadi komoditas bernilai tambah tinggi, sejalan dengan agenda besar pemerintah.

Kaprodi D3 Analis Kimia Unja, Dhian Eka Wijaya, S.Si., M.Si., menyambut baik kolaborasi tersebut. Ia menegaskan, program beasiswa sawit dari BPDPKS sangat berarti bagi prodi yang ia pimpin.

“Beasiswa ini sangat penting demi keberlangsungan Prodi D3 Analis Kimia. Selain itu, beasiswa ini juga sangat relevan bagi kami karena proses hilirisasi, terkait kelapa sawit yang sangat memerlukan tenaga siap kerja dari lulusan analis kimia,” ujarnya, Jumat (5/9/2025) lalu.

Menurut Dhian, keberhasilan pelaksanaan di tahun pertama akan menjadi tolok ukur keberlanjutan kerja sama di masa depan. Ia berharap dukungan universitas dalam menyediakan sarana dan prasarana yang lebih baik, terutama peralatan laboratorium untuk menunjang praktikum mahasiswa.

“Saya berharap kerja sama tetap berlanjut di tahun berikutnya. Oleh karena itu, kami dari Prodi sangat butuh support Unja, terutama untuk menyiapkan kemampuan teknis mahasiswa karena peralatan laboratorium saat ini masih minim,” tambahnya.

Bagi BPDPKS, kemitraan dengan Unja bukanlah sekadar pemberian beasiswa, tetapi juga investasi jangka panjang untuk memperkuat kualitas SDM sawit. Pemilihan Unja, khususnya Program D3 Analis Kimia, disebut melalui pertimbangan matang mengingat potensi lulusannya yang bisa langsung bersentuhan dengan kebutuhan industri.

Kolaborasi ini diharapkan menjadi model bagi perguruan tinggi lain. Dengan keterlibatan institusi pendidikan, dunia usaha, dan pemerintah, Indonesia diyakini mampu menghadirkan generasi muda yang kompeten, siap bersaing, sekaligus mendukung keberlanjutan industri strategis kelapa sawit.

Tentang Beasiswa Sawit

BPDPKS sendiri terus konsisten mendukung peningkatan kualitas SDM di sektor kelapa sawit melalui pemberian beasiswa. Untuk tahun 2025 ini, badan di bawah Kementerian Keuangan tersebut menganggarkan dana sebesar total Rp705,6 miliar untuk membiayai calon-calon tenaga ahli industri sawit.

Direktur Utama BPDPKS Eddy Abdurrachman menjelaskan, dana ratusan miliar tersebut akan dikucurkan pada 4.000 penerima di seluruh Indonesia. Mereka adalah peserta didik di 41 lembaga pendidikan yang telah menjadi mitra resmi penyaluran beasiswa sawit.

“Dukungan pendanaan ini diberikan untuk berbagai jenjang pendidikan, mulai dari D1, D2, D3, D4 hingga S1, dengan total tujuh puluh satu program studi,” jelas Eddy dalam acara penandangan kerja sama bersama mitra, salah satunya Unja, di Jakarta, 20 Agustus 2025.

Dari Jambi, selain Prodi D3 Analis Kimia Unja, ada Politeknik Jambi (Poljam) sebagai lembaga yang menjadi mitra resmi penyaluran beasiswa sawit BPDPKS. Total disediakan 120 kuota bagi pelamar yang ingin mendaftar di lembaga pendidikan ini.

Rinciannya adalah 60 orang pada program studi Teknik Mesin (D3). Lalu masing-masing 30 orang pada program studi Teknologi Rekayasa Pemeliharaan Alat Berat (D4) dan Teknik Elektronika (D3).

Gubernur Al Haris: Potensi Wisata Jambi Besar, Bisa Lebih Oke dengan Peningkatan Infrastruktur

BAHAR POS – Sektor pariwisata Provinsi Jambi mencatat pertumbuhan positif sepanjang 2024. Lebih dari 5 juta wisatawan nusantara dan 12 ribu wisatawan mancanegara tercatat berkunjung ke Bumi Angso Duo.

Gubernur Al Haris menilai angka ini sebagai sinyal kuat bahwa Jambi memiliki daya tarik wisata besar. Bahkan bisa menjadi salah satu tujuan favorit di Pulau Sumatra.

“Ini adalah sinyal bahwa Jambi punya potensi besar sebagai destinasi unggulan di Pulau Sumatera,” ujar Gubernur Jambi Al Haris, sebagaimana dikutip Jambi Ekspres, Rabu (3/9/2025).

Meski jumlah kunjungan wisatawan menggembirakan, Al Haris menekankan bahwa penguatan infrastruktur, terutama transportasi udara, sangat penting untuk mengangkat pariwisata Jambi ke level yang lebih tinggi.

“Oleh karena itu, potensi besar ini pasti ada dengan peningkatan bandara kita. Runway bandara kita ini kalau ditambah lagi 300 meter, saya yakin kunjungan wisata akan meningkat di Jambi,” tegasnya.

Ia juga menekankan perlunya sinergi berbagai pihak dalam mengembangkan pariwisata daerah. Menurutnya, pemerintah daerah, pelaku usaha, dan masyarakat harus bergerak bersama agar kawasan wisata unggulan Jambi mampu bersaing dengan daerah lain di Indonesia.

Berdasarkan data Pemprov Jambi, tiga daerah yang paling banyak menyedot wisatawan pada 2024 adalah Kabupaten Bungo, Kota Jambi, dan Kabupaten Tanjung Jabung Barat.

Pemerintah Provinsi Jambi memastikan akan terus mendukung pembangunan infrastruktur, promosi, serta peningkatan kualitas sumber daya manusia di sektor pariwisata. Dengan langkah itu, Al Haris optimistis Jambi akan menjelma menjadi destinasi favorit di wilayah barat Indonesia.

Di tingkat kabupaten, belum lama Bupati Sarolangun H. Hurmin, SE juga menegaskan tekad untuk mengembangkan beberapa gua karst di Kecamatan Limun sebagai destinasi wisata berbasis minat khusus. Pemkab Sarolangun telah mengamati mana saja yang bakal dijadikan prioritas.

“Sebaran gua-gua di Sarolangun jumlahnya cukup banyak, memiliki keunikan masing-masing, sehingga diyakini bisa menarik kunjungan wisata minat khusus,” kata Hurmin di sela-sela kunjungan kerja di Kota Jambi, pada 24 Agustus 2025 lalu.

Hurmin mencontohkan, dua lokasi utama yang potensial untuk disiapkan adalah Goa Bukit Bulan dan Goa Bukit Tamulun. Keduanya diyakini memiliki potensi tinggi sebagai destinasi susur goa dan ekowisata berbasis alam.

“Pemerintah akan melihat goa mana yang menjadi prioritas pengembangan, setelah itu kita akan garap. Termasuk membuat acara untuk menarik wisatawan berkunjung ke Sarolangun,” imbuh Hurmin.

Empat Rumah di Gunung Kerinci Ludes Terbakar, Bupati Monadi Turun Langsung ke Lokasi

BAHAR POS – Kebakaran melanda Desa Siulak Deras Mudik, Kecamatan Gunung Kerinci, Kerinci, Jumat (5/9/2025) sore. Sedikitnya empat rumah warga hangus dilalap api dalam peristiwa yang terjadi sekitar pukul 15.00 WIB.

Tidak diketahui asal-usul terjadinya kebakaran. Warga tiba-tiba saja melihat kepulan asap yang membumbung tinggi dari arah permukiman.

Api dengan cepat membesar karena sebagian besar rumah di lokasi tersebut terbuat dari kayu. Warga pun berhamburan ke lokasi untuk membantu pemadaman.

Upaya pemadaman dilakukan bersama tim pemadam kebakaran yang menurunkan tiga unit mobil ke lokasi. Proses pemadaman berlangsung dramatis karena api cepat merembet di tengah permukiman padat.

Bupati Kerinci, Monadi, S.Sos., M.Si., turut hadir langsung di lokasi kebakaran. Ia bahkan terlihat ikut membantu tim Damkar dalam upaya pemadaman bersama warga sekitar.

“Kita harus bergerak cepat agar api tidak merembet ke rumah-rumah lain. Terima kasih kepada tim Damkar, masyarakat, dan semua pihak yang sudah saling bahu-membahu,” ujar Monadi di sela-sela upaya pemadaman, sebagaimana dipublikasikan laman resmi Pemerintah Kabupaten Kerinci.

Menurut informasi, setidaknya empat rumah ludes terbakar dalam peristiwa ini. Meski tidak menimbulkan korban jiwa, kerugian akibat kebakaran ini ditaksir mencapai ratusan juta rupiah.

Bupati menyampaikan rasa prihatinnya atas musibah ini. Ia berjanji Pemkab Kerinci akan segera memberikan bantuan darurat kepada korban.

“Kita berharap masyarakat yang terkena musibah tetap tabah. Pemerintah Kabupaten Kerinci akan hadir untuk membantu,” janji Monadi.

Hingga kini, penyebab pasti kebakaran masih dalam penyelidikan pihak berwenang.

Daftar Panjang Kebakaran

Kejadian di Kecamatan Gunung Kerinci ini menjadi insiden kebakaran yang kesekian di Provinsi Jambi dalam beberapa pekan terakhir. Pada 22 Agustus saja, setidaknya terjadi dua peristiwa di dua tempat berbeda.

Sebuah bedeng empat pintu di Kelurahan Wijayakusuma, Kota Jambi, hangus dilalap si jago merah pada 22 Agustus sore. Lalu hanya berselang beberapa jam, sebuah rumah ludes terbakar di Kelurahan Kampung Laut, Kecamatan Kuala Jambi, Kabupaten Tanjung Jabung Timur.

Dua hari sebelumnya, kebakaran melanda dua tempat usaha di Kelurahan Jelutung, Kota Jambi. Satu orang mengalami luka bakar serius dan harus mendapatkan perawatan intensif di rumah sakit.

Insiden tersebut terjadi di kawasan Jl. Guru Mukhtar, Kelurahan Jelutung, Kecamatan Jelutung, Kota Jambi. Api melahap sebuah bangunan yang menaungi dua tempat usaha, yakni rental gim Playstation dan klinik gigi.

Tidak diketahui apa penyebab kebakaran di Kuala Jambi, Tanjung Jabung Timur. Namun dua yang terjadi di Kota Jambi sama-sama disebabkan oleh tabung gas meledak.

APDI Jambi Sesalkan Aturan Tarif Rp 2 Juta untuk Terbangkan Drone di Gunung Kerinci

BAHAR POS – Komunitas drone di Jambi menyesalkan aturan baru yang diterapkan Balai Besar Taman Nasional Kerinci Seblat (TNKS). Aturan tersebut mengenai tarif sebesar Rp 2 juta untuk setiap penerbangan pesawat nirawak di kawasan Gunung Kerinci.

Ketua Asosiasi Pilot Drone Indonesia (APDI) Jambi, Lutfi, menegaskan komunitasnya sejak awal tidak pernah sepakat dengan regulasi tersebut. Ia menilai kebijakan itu terlalu membebani komunitas, pendaki, hingga konten kreator yang ingin mempromosikan keindahan alam Kerinci.

“Sebenarnya, kami sejak awal tidak sepakat dengan kebijakan itu, dan kami juga sudah audiensi, meminta agar kebijakannya tidak diterapkan, tetapi ternyata sudah berlaku, termasuk di Gunung Kerinci,” katanya, seperti dikutip Kompas.com, Rabu (3/9/2025).

Lutfi mengingatkan, drone justru berperan besar dalam memperkenalkan potensi wisata suatu daerah. Terutama daerah pegunungan yang tidak semua orang bisa menjangkau, seperti Gunung Kerinci.

“Mengapa kami kurang setuju? Karena penggunaan drone itu sebenarnya, pertama untuk membantu wisata di tempat tersebut (Gunung Kerinci) lebih dikenal orang,” jelasnya.

Tak hanya itu, Lutfi mengatakan pihak Taman Nasional juga akan memperoleh manfaat positif. Rekaman udara yang dilakukan pilot drone bisa membantu pengelola TNKS memantau tutupan lahan, ekosistem baru, hingga keberadaan flora dan fauna.

Lutfi menolak anggapan bahwa drone merusak lingkungan. Menurutnya, jika memang ada area privat atau titik yang dilarang untuk didokumentasikan, seharusnya pihak TNKS memberi batasan jelas, bukan membebankan pungutan tinggi.

Di sisi lain, Kepala Balai Besar TNKS Haidir memastikan aturan ini sudah sah berlaku. Karena dasar hukumnya adalah peraturan di tingkat pemerintah dan menteri, maka aturan ini tak cuma berlaku di Gunung Kerinci.

“Benar, [penerapan biaya penerbangan drone] sudah berlaku sejak terbit PP 36/2024 dan Permenhut No 12/2025,” ujar Haidir.

“[Pungutan] Itu akan langsung masuk ke kas penerimaan negara,” tambahnya.

Ia menjelaskan, pihaknya juga telah mengatur area mana yang diperbolehkan menerbangkan drone. Yakni dari Shelter II, dengan radius aman tiga kilometer dari bibir kawah.

Dasar hukum yang disebut Haidir adalah Peraturan Pemerintah No. 36/2024 mengenai Jenis Penerimaan Negara Bukan Pajak yang berlaku pada Kementerian Lingkungan Hidup dan Kehutanan.

PP tersebut mengatur penerimaan negara dari pemanfaatan hutan, penggunaan kawasan hutan, pungutan terhadap risiko kerusakan lingkungan, ganti kerugian lingkungan hidup, denda administratif di bidang lingkungan hidup dan kehutanan, serta masih banyak lagi poin terkait kehutanan dan lingkungan hidup.

Dasar hukum lainnya adalah Peraturan Menteri Kehutanan No. 12/2025. Dokumen ini mengatur persyaratan dan tata cara pengenaan tarif atas jenis Penerimaan Negara Bukan Pajak di bidang konservasi Sumber Daya Alam (SDA) dan ekosistem.

Meski begitu, komunitas drone tetap menilai biaya Rp 2 juta akan menjadi beban besar. Lutfi khawatir, kebijakan itu justru kontraproduktif terhadap promosi wisata Kerinci.

“Orang, pendaki, atau komunitas akan sangat terbebani sehingga bisa menghambat promosi keindahan gunung itu sendiri,” tuturnya.

Oknum Kepsek di Kerinci Dilaporkan ke Polisi, Diduga Aniaya Pensiunan Guru

BAHAR POS – SW (40), seorang pelaksana tugas (Plt.) Kepala Sekolah di Desa Siulak Gedang, Kecamatan Siulak, Kerinci, dilaporkan ke polisi oleh pensiunan guru. Ia diduga melakukan penganiayaan terhadap R (60) yang membuat korban luka-luka.

Peristiwa ini terjadi pada Rabu (3/9/2025) lalu, ketika korban R mendatangi sekolah tempat terlapor berdinas. R diantar anaknya hendak mengurus dokumen bagi suaminya yang segera pensiun.

“Jadi, Ibu datang dalam rangka mengurus pensiun Bapak, karena tinggal 5 bulan lagi,” jelas Aldiwan Haira Putra (30), anak kandung R, pada Jumat (5/9/2025).

Namun, turut cerita Aldiwan, SW tidak menanggapi kedatangan ibunya dengan baik. R bahkan sampai harus mencari-cari sendiri berkas yang diperlukan.

Bermaksud mengingatkan, R lantas mengeluarkan ucapan yang diduga menyinggung SW. Inilah yang kemudian menjadi pemicu dugaan tindak penganiayaan terhadap korban.

“Ibu ngomong, ‘baru jadi Plt. aja sudah kayak gini’,” cerita Aldiwan. “Mungkin tersinggung. Pas Ibu jalan ke mobil, dia (SW, Red.) lari, dia pukul, makanya sampai berdarah. Cakaran sampai darah.”

Akibat tindakan tersebut, korban mengalami luka-luka di hidung, serta memar di tangan dan mata.

Tak terima atas perlakuan tersebut, R melaporkan kejadian ini ke Mapolsek Gunung Kerinci pada Kamis (4/9/2025) lalu. Ia didampingi anaknya serta pengacara dari Lembaga Bantuan Hukum (LBH) Alam Sakti.

Untuk menguatkan laporan, R telah melakukan visum et repertum di Puskesmas. Berkas hasil pemeriksaan ini menjadi bukti perbuatan SW, bersama rekaman video yang sempat beredar di media sosial.

Kepala Satuan Reserse dan Kriminalitas Polres Kerinci, AKP Very Prasetyawan, mengonfirmasi peristiwa ini. Kasus tersebut saat ini sedang dalam penanganan Polsek Gunung Kerinci.

“Iya sudah dilaporkan ke Polsek Gunung Kerinci. Sekarang sedang proses,” jelasnya.

Sementara Adilwan sebenarnya tak ingin permasalahan ini menjadi besar. Namun terduga pelaku maupun keluarganya sama sekali tidak menunjukkan itikad baik.

Alih-alih meminta maaf, masih menurut Adilwan, SW justru menceritakan kejadian menurut versinya sendiri yang menyudutkan korban di hadapan salah satu kepala bidang Dinas Pendidikan setempat. Hal ini membuat kubu R pada akhirnya menempuh langkah hukum.