Tag Archives: guna-guna celana dalam

Viral Rekaman CCTV Pria Misterius Jatuhkan Celana Dalam di Warung Ayam Geprek Jambi Timur

BAHAR POS – Sebuah warung ayam geprek di Kecamatan Jambi Timur, Kota Jambi, digegerkan ulah seorang pria tak dikenal yang menjatuhkan celana dalam di depan warung, Sabtu (23/8/2025) sore. Aksi aneh tersebut terekam kamera CCTV dan viral di media sosial.

Pemilik warung, Wita (26), mengaku tak tahu siapa pria tersebut. Yang jelas ia serta karyawannya terkejut mendapati celana dalam tersebut.

Peristiwa terjadi sekitar pukul 16.00 WIB di Jalan Taruma Negara, RT 16 Kelurahan Tanjung Sari, tepat di depan Masjid Nurul Hidayah. Saat itu Wita sedang beres-beres di dapur ketika karyawannya menemukan pakaian dalam pria berwarna abu-abu tergeletak di depan pintu.

“Awalnya saya tidak tahu apa yang terjadi. Saat saya diberitahu karyawan, saya keluar dan melihat ada celana dalam di depan warung. Saya sedikit syok,” kata Wita, Ahad (24/8/2025).

Wita kemudian memeriksa rekaman CCTV. Dari video terlihat seorang pria berusia sekitar 40-an tahun, memakai helm dan masker, membeli makanan sebelum meninggalkan celana dalam tersebut.

“Dari postur tubuhnya terlihat dewasa, tapi saya tidak mengenalnya. Hanya mata yang kelihatan,” jelasnya.

Khawatir akan dampak buruk, Wita bersama keluarganya memutuskan membakar celana dalam itu.

“Saya hanya bisa berdoa dan meminta perlindungan dari Allah agar usaha saya tetap lancar dan keluarga dijauhkan dari hal-hal buruk,” ujarnya.

Hingga kini, identitas pelaku masih belum diketahui. Wita berharap kejadian serupa tidak terulang.

Media Guna-Guna?

Fenomena penggunaan benda pribadi dalam praktik sihir bukan hal baru di masyarakat Nusantara. Dalam kajian antropologi, benda-benda yang melekat pada tubuh seseorang diyakini menyimpan “jejak energi” pemiliknya, sehingga bisa dipakai dalam ritual tertentu.

Dalam tradisi masyarakat di sejumlah daerah Indonesia, benda pribadi seperti pakaian dalam, rambut, atau potongan kuku kerap diyakini dapat dijadikan sebagai “media penghubung” untuk praktik ilmu hitam. Kepercayaan ini masih bertahan hingga kini, meski tidak semua kalangan meyakininya.

Masih berdasarkan keyakinan sama, pembakaran seperti yang dilakukan Wita adalah langkah pencegahan yang memang harus dilakukan. Tujuannya untuk menangkis pengaruh negatif yang dikirimkan melalui benda tersebut.

Meski sulit dibuktikan secara ilmiah, kisah-kisah tentang guna-guna dengan media celana dalam atau pakaian masih sering terdengar. Hal inilah yang membuat reaksi cepat warga di Jambi Timur dianggap wajar, terlebih saat menemukan benda itu di lokasi yang tak seharusnya.

Insiden ini menjadi pengingat bahwa kepercayaan pada praktik mistis masih kuat di tengah kehidupan modern.