Tag Archives: panen raya di Jambi

Panen Raya di Kumpeh, Bupati: Muaro Jambi Tidak Kalah dari Penghasil Cabe Lain

BAHAR POS – Tujuh kelompok tani di Desa Maju Jaya, Kecamatan Kumpeh, Muaro Jambi, menggelar panen raya cabe, Senin (15/9/2025) pagi. Acara di hadiri langsung oleh Bupati Bambang Bayu Suseno (BBS) beserta segenap pejabat teras Pemerintah Kabupaten.

Bupati BBS turun langsung memetik cabe merah besar di kebun bersama petani. Turut mendampingi Kepala Dinas Ketahanan Pangan Drs. Ardanus, M.Si. dan Kepala Dinas Pertanian.

Tampak pula anggota DPRD Kabupaten Muaro Jambi dari daerah pemilihan Kumpeh, Camat Kumpeh, Kepala Desa Maju Jaya, bersama para petani dan warga yang turut mengikuti jalannya acara.

Dalam kata sambutannya, BBS menyampaikan apresiasi terhadap kelompok tani cabe Maju Jaya. Ia menambahkan, kegiatan panen raya ini merupakan salah satu upaya Pemerintah Kabupaten Muaro Jambi dalam mendukung program pengendalian inflasi.

“Panen raya cabe merah besar ini dilaksanakan untuk pengendalian inflasi daerah, dan sebagai bukti bahwa Muaro Jambi juga tidak kalah dengan daerah penghasil cabe lainnya di Pulau Sumatera,” ujarnya.

Bupati juga memberi arahan kepada dinas terkait agar senantiasa memberi pembinaan kepada para petani. Ke depan, diharapkan hasil panen dapat lebih melimpah lagi sehingga para petani mendapat keuntungan yang layak.

“Dengan demikian, kita berharap dapat mengurangi keluhan masyarakat terhadap melambungnya harga cabe di pasaran,” tambah BBS.

Panen Raya di Desa Pasar Terusan, Bupati Batang Hari Tegaskan Target Swasembada Pangan 2025

BAHAR POS – Panen raya di Desa Pasar Terusan, Kecamatan Muara Bulian, Batang Hari, Sabtu (13/9/2025), menjadi momentum penting bagi upaya swasembada pangan. Acara yang dipusatkan di Kelompok Tani (Poktan) Pematang Tengah itu dihadiri Bupati Batang Hari Mhd. Fadhil Arief, jajaran pejabat daerah, hingga perwakilan Pemerintah Provinsi.

Bupati Fadhil Arief menegaskan bahwa panen ini menjadi titik awal percepatan tanam kedua agar target luas tanam 9.100 hektare tahun 2025 dapat tercapai. Saat ini, Batang Hari baru menanam sekitar 7.000 hektare.

“Setelah panen raya ini, petani segera menanam kembali. Kami menargetkan luas tanam 9.100 hektare tahun ini, dan jika tercapai, Batang Hari akan mencapai swasembada pangan pada 2025,” ujar Fadhil seusai seremoni.

Menurutnya, swasembada pangan tidak hanya bertumpu pada sarana prasarana, tetapi juga peningkatan kapasitas petani. Para petani musti punya pemahaman akan pentingnya ketahanan pangan.

“Petaninya harus berdaya, harus paham bahwa swasembada pangan adalah keharusan bagi negeri yang kita cintai ini,” tambah Bupati.

Tak lupa Bupati menyampaikan apresiasi terhadap para petani Desa Pasar Terusan. Ia menyatakan pertanian padi akan menjadi sektor andalan Pemerintah Kabupaten Batang Hari, sesuai dengan visi misi Batang Hari Super Tangguh.

“Patut kita apresiasi bersama karena para petani telah memberi kontribusi nyata terhadap upaya peningkatan produksi dan produktivitas padi di Kabupaten Batang Hari. Ini sesuai visi kita, menuju Batang Hari Super Tangguh, yakni memajukan pertanian padi Batang Hari terdepan di Provinsi Jambi, baik jumlah produknya maupun produkvitasnya,” imbuh Fadhil Arief.

Terkait kendala cuaca, Bupati menyebutkan bahwa Pemkab Batang Hari terus berkoordinasi dengan Pemprov dan Pemerintah Pusat. Akan dicarikan solusi agar sawah petani dapat lebih produktif.

“Dinas PUPR Kabupaten Batang Hari juga telah membuat desain untuk sistem irigasi yang lebih baik, sehingga sawah di desa bisa ditanami dengan optimal meskipun menghadapi bencana alam,” jelasnya.

Dalam kesempatan sama, Kepala Desa Pasar Terusan, Hidayatullah, menyampaikan bahwa luas lahan baku sawah mencapai 365 hektare dengan produktivitas rata-rata 4–6 ton per hektare.

Ia menambahkan, saat ini di desanya terdapat 13 Kelompok Tani (Poktan), termasuk Poktan Pematang Tengah yang menjadi lokasi panen raya. Kesemua Poktan aktif dan saling mendukung.

“Semua Poktan aktif dan bergabung dalam satu Gapoktan. Kami berusaha agar sinergi antar Poktan semakin kuat,” katanya.

Warga mengaku puas dengan janji dukungan pada petani yang disampaikan Bupati. Warga berharap panen raya tidak berhenti pada seremonial dan komitmen mengenai peningkatan produksi pangan di Desa Pasar Terusan benar-benar dipegang seluruh stakeholder.