BAHAR POS – Duel berdarah terjadi di sebuah bengkel di Jalan Sersan Anwar Bay, Kelurahan Beliung Indah, Kecamatan Alam Barajo, Kota Jambi, Sabtu (6/9/2025) dini hari WIB. Pencuri bersenjata yang hendak menggondol sejumlah barang berhasil dilumpuhkan pemilik bengkel bersama warga sekitar.
Aksi heroik tersebut dilakukan oleh M. Rizki, pemilik bengkel, bersama dua rekannya, Teddy dan Rino. Mereka memergoki aksi pencurian dan berhasil menggagalkan, meski harus menanggung sejumlah luka akibat berhadapan langsung dengan pelaku.
Peristiwa bermula saat Rizki yang biasanya tidur di bengkel, malam itu menginap di tempat temannya karena turun hujan deras. Sekitar pukul 01.30 WIB, ia merasa perlu mengecek bengkel.
Bersama kedua temannya, Rizki kembali ke bengkel setelah hujan reda. Saat tiba di lokasi, mereka mendapati kondisi pintu bengkel sudah tidak terkunci.
“Sampai di lokasi, kami lihat pintu bengkel sudah terbuka, gemboknya tergeletak di lantai. Saat dicek, beberapa barang sudah hilang,” kata Rizki, kepada media, Sabtu (6/9/2025).
Barang-barang yang dilaporkan raib antara lain satu unit kompresor, dua mesin sepeda motor Yamaha Jupiter Z1, satu mesin sepeda motor Honda Beat F4, serta beberapa alat kerja seperti bor dan gerinda.
Total kerugian dari hilangnya barang-barang tersebut mencapai Rp 15 juta hingga Rp 20 juta.
Mengetahui hal tersebut, Rizki dan rekannya memilih bersembunyi di dalam bengkel untuk menunggu pelaku kembali. Mereka memadamkan lampu dan memasukkan motor konsumen agar pelaku tidak merasa curiga saat kembali.
Benar saja, sekitar 15 menit kemudian para pelaku datang. Mereka berjumlah tiga orang dan mengendarai sepeda motor.
“Dia sempat menyenter ke dalam dan memberi kode ke temannya. Begitu pintu dibuka, kami langsung berusaha menangkap,” beber Rizki.
Rizki menyambut pelaku yang masuk ke dalam bengkel dengan satu pukulan sebatang besi, tetapi hantamannya meleset.
Satu pelaku langsung kabur begitu mengetahui bengkel ada penghuni. Sedangkan pelaku satunya lagi berusaha menghidupkan sepeda motor, tetapi niatnya diadang oleh Rizki dan temannya.
Merasa terdesak, pelaku berusaha melawan dengan pisau dapur sepanjang sekitar 15 sentimeter. Duel pun pecah dan berlangsung sengit selama 10 hingga 15 menit.
“Dia mengayunkan pisau secara membabi buta. Teman saya hampir kena di bagian leher. Saya sendiri kena sayatan di tangan, kaki, dan rusuk,” ungkap Rizki, sambil menunjukkan luka-luka di tubuhnya.
Keributan tersebut akhirnya menarik perhatian warga sekitar. Mereka bergegas datang dan membantu melumpuhkan pelaku. Pelaku kemudian diikat sebelum diserahkan kepada pihak kepolisian untuk diproses hukum lebih lanjut.
Rizki kini menjalani perawatan akibat luka-luka yang dialaminya. Meski begitu, ia merasa lega karena pelaku berhasil ditangkap.
“Yang penting pelaku sudah ditangkap. Mudah-mudahan kejadian seperti ini tidak terulang lagi. Wilayah sini memang rawan, sudah sering terjadi pembobolan,” ujarnya.