Tag Archives: wisata goa di Sarolangun

Pemkab Sarolangun Siapkan Pengembangan Wisata Goa Karst di Kecamatan Limun

BAHAR POS – Pemerintah Kabupaten Sarolangun tengah merancang pengembangan destinasi wisata berbasis alam dengan memanfaatkan potensi pebukitan karst di Kecamatan Limun. Untuk itu, Bupati H. Hurmin, SE berjanji akan mengupayakan akses lebih baik menuju ke sana.

Hurmin menyebutkan, kawasan pebukitan karst di Limun memiliki keunikan geologis sekaligus daya tarik wisata petualangan. Banyak goa dengan potensi tinggi di sana yang dapat dimaksimalkan sebagai destinasi unggulan.

“Sebaran goa-goa di Sarolangun jumlahnya cukup banyak, memiliki keunikan masing-masing, sehingga diyakini bisa menarik kunjungan wisata minat khusus,” kata Hurmin di sela-sela kunjungan kerja di Kota Jambi, Ahad (24/8/2025).

Hurmin mencontohkan, dua lokasi utama yang potensial untuk disiapkan adalah Goa Bukit Bulan dan Goa Bukit Tamulun. Keduanya diyakini memiliki potensi tinggi sebagai destinasi susur goa dan ekowisata berbasis alam.

Di Bukit Bulan sendiri ditemukan lebih dari 200 goa yang terhubung satu sama lain. Struktur formasi batuan karst di kawasan ini menawarkan lorong-lorong alami dengan aliran sungai bawah tanah, yang tidak hanya mempercantik bentang alam tetapi juga berfungsi sebagai sumber air masyarakat sekitar.

Kawasan ini juga menjadi habitat satwa dilindungi seperti burung rangkong badak dan merupakan rumah bagi berbagai spesies anggrek hias—menambah nilai ekologis dan konservasi.

Sementara Bukit Tamulun di Desa Berkun merupakan formasi bebatuan tinggi yang menawarkan panorama alam menantang dan eksotis, ideal untuk wisata petualangan seperti trekking dan panjat tebing ringan.

“Pemerintah akan melihat goa mana yang menjadi prioritas pengembangan, setelah itu kita akan garap. Termasuk membuat acara untuk menarik wisatawan berkunjung ke Sarolangun,” imbuh Hurmin.

Meski pengembangan wisata ini didesain secara bertahap, Hurmin menambahkan Pemkab Sarolangun paham betul pentingnya infrastruktur jalan sebagai prioritas utama. Meskipun menghadapi keterbatasan anggaran, ia menjanjikan komitmen kuat untuk membuka akses rintisan menuju kawasan-kawasan ini.

Rencana ini mencakup penentuan goa dan lokasi prioritas, kemudian disusul dengan pengembangan fasilitas pendukung dan promosi pariwisata—termasuk event yang mampu menarik kunjungan wisatawan minat khusus.

Untuk memastikan kelestarian, pengelolaan awal sebagian masih dititipkan kepada masyarakat adat setempat, yang selama ini menjaga kawasan karst secara alami.

Dengan rencana ini, Pemkab Sarolangun optimistis kawasan karst Limun akan menjadi destinasi unggulan baru di Jambi. Pemerintah juga menekankan pentingnya menjaga kelestarian alam agar pengembangan pariwisata tetap berkelanjutan dan ramah lingkungan.