BAHAR POS – Seorang pria bernama Dendy Sulistio Budi (42) tewas di tempat setelah ditembak tetangganya sendiri saat baru turun dari kendaraan, Jumat (12/9/2025) pagi. Peristiwa tragis ini terjadi di Desa Teluk Pengkang, Kecamatan Tebing Tinggi, Tanjung Jabung Barat.
Penembakan terjadi di sebuah gang tepat di depan pangkalan gas. Kejadian tersebut terekam kamera CCTV dan videonya pun sempat beredar di media sosial.
Korban ditemukan tergeletak di depan pangkalan gas tempatnya bekerja, sesaat setelah tiba di lokasi. Menurut keterangan warga sekitar, insiden berlangsung pada Jumat pagi sekitar pukul 09.00 WIB.
Rekaman CCTV menunjukkan korban dan pelaku datang terpisah ke lokasi dengan sepeda motor. Tak lama kemudian, pelaku meletuskan tembakan ke arah korban.
Satu tembakan itu langsung membuat Dendy Sulistio Budi tersungkur dan tewas di lokasi dengan luka tembak di kepala hingga bersimbah darah.
Mulanya tak diketahui siapa si penembak. Namun tak lama kemudian pihak kepolisian dari Polres Tanjung Jabung Barat berhasil mengamankan seorang terduga pelaku.
“Untuk pelaku sudah kita amankan, sementara untuk motif dan lainnya masih dalam pendalaman,” ujar Kasat Reskrim Polres Tanjabbar, AKP Frans Setiawan Sipayung.
Polisi memastikan korban ditembak menggunakan senjata api. Namun keterangan lain-lain mengenai senjata tersebut masih dalam pendalaman.
Hasil penyelidikan mengungkap identitas pelaku, yakni JMB (56), yang tak lain warga setempat yang tinggal satu kelurahan dengan korban. Keduanya juga saling kenal.
“Tim mendatangi rumah pelaku dan menemukan kendaraan serta pakaian yang sama persis dengan yang terlihat di rekaman CCTV,” kata Kapolres Tanjabbar AKBP Agung Basuki.
Tanpa perlawanan, pelaku langsung dibawa ke Polsek Tebing Tinggi. Polisi juga menyita sejumlah barang bukti, termasuk senapan angin, sepeda motor, dan sepatu bot.
Insiden penembakan di RT 07, Lorong Masjid Fatimah, Kelurahan Tebing Tinggi, ini mengejutkan warga sekitar, mengingat korban dan pelaku dikenal tinggal tidak jauh satu sama lain. Hingga kini, polisi masih mendalami motif lebih lanjut dari aksi penembakan yang menewaskan korban.