Category Archives: Jambi

Pengurus DPD KPPI Jambi 2024-2029 Dilantik, Ririn Novianty Dikukuhkan sebagai Ketua

BAHAR POS — Pengurus Dewan Pimpinan Daerah Kaukus Perempuan Politik Indonesia (DPD KPPI) Provinsi Jambi periode 2024-2029 resmi dilantik. Acara pelantikan berlangsung di ballroom Swiss-Belhotel Jambi, Senin (15/9/2025).

Pada kesempatan ini pula Ririn Novianty, anggota DPRD Provinsi Jambi dari Fraksi PAN, dikukuhkan sebagai Ketua DPD KPPI Jambi menggantikan Saniatul Latifa.

Pelantikan dihadiri langsung oleh Sekjen DPP KPPI Lili Dedeh yang didampingi Ketua Dewan Penasehat KPPI Provinsi Jambi, Hesti Haris. Kehadiran jajaran pengurus pusat dan tokoh perempuan politik Jambi menambah khidmat jalannya acara.

Ririn Novianty terpilih sebagai ketua dalam Musyawarah Daerah KPPI Provinsi Jambi yang diselenggarakan sebelumnya. Terpilihnya Ririn dinilai sebagai langkah penting untuk memperkuat kiprah perempuan dalam politik lokal.

Ririn dikenal memiliki dedikasi tinggi dalam memperjuangkan hak-hak perempuan. Kini ia mengemban tanggung jawab baru yang menuntut komitmen tinggi.

“Amanah ini bukan hal ringan. Saya ingin KPPI Jambi menjadi wadah bersama untuk memperkuat solidaritas, memperjuangkan kepentingan perempuan, dan memberi warna lebih besar dalam politik daerah,” ujarnya usai pelantikan.

Sebagai anggota DPRD Provinsi Jambi dari Fraksi PAN, Ririn telah menunjukkan kinerja yang solid dan komitmen yang kuat. Ia juga dikenal sebagai istri Bupati Muaro Jambi, Dr. Bambang Bayu Suseno (BBS).

KPPI sendiri merupakan organisasi yang menghimpun politisi perempuan lintas partai, bertujuan meningkatkan peran perempuan dalam politik dan pemerintahan, serta memperjuangkan hak-hak perempuan di Indonesia.

Adapun partai yang tergabung dalam KPPI Provinsi Jambi antara lain: PAN, PDIP, Golkar, Nasdem, PKB, PPP, Demokrat, PKS, dan Gerindra.

Setelah Tol Tempino-Simpang Ness, Pemerintah Targetkan Jambi-Lampung Terhubung pada 2028

BAHAR POS — Pembangunan Jalan Tol Jambi–Palembang terus dipercepat. Pemerintah memasang target agar tol tersebut tersambung hingga Lampung pada tahun 2028.

Demikian pernyataan Wakil Ketua Badan Akuntabilitas Keuangan Negara (BAKN) DPR RI, Herman Khairon, kala menyaksikan peresmian ruas tol Tempino-Simpang Ness di Gerbang Tol Pijoan, Kecamatan Jambi Luar Kota, Muaro Jambi, Ahad (14/9/2025) pagi.

“Pembangunan interkoneksi ini sudah dirancang sejak lama, mulai terlihat perkembangannya. Termasuk hari ini kita meresmikan tol di Jambi (Tempino-Sp Ness),” katanya.

Herman menegaskan bahwa untuk merealisasi target tersebut, Pemerintah bersama DPR RI terus mengawal proses pembangunan dari segi pendanaan dan pembebasan lahan.

Tol Jambi–Palembang merupakan bagian dari jaringan Tol Trans Sumatera, yang diharapkan mampu memperlancar arus transportasi antardaerah, memangkas waktu tempuh, serta mendorong pertumbuhan ekonomi sepanjang koridor Jambi hingga Palembang.

Pembangunan tol ini akan menggunakan skema penyertaan modal negara, dengan melibatkan Badan Pengelola Investasi Daya Anagata Nusantara atau Danantara Indonesia dalam pendanaan proyek.

Menurut Herman, proyek strategis seperti tol Jambi–Rengat juga sedang diperjuangkan, meski di sisi lain menghadapi kendala anggaran dan pembebasan lahan.

Anggota Komisi V DPR RI, Bakri, turut menyatakan bahwa upaya pembiayaan tol ini harus melibatkan Danantara agar pembangunan bisa diteruskan.

“Kita berharap Danantara bisa membiayai tol ini (Jambi-Rengat). Kita upayakan untuk diteruskan,” harapnya.

Dengan adanya peresmian Pintu Tol Simpang Ness di Jambi, masyarakat kini bisa menggunakan dua gerbang tol sebagai sarana alternatif untuk menghindari kemacetan di dalam Kota Jambi. Satu di Pijoan, satunya lagi di Sebapo.

Pemerintah dan DPR RI berharap setelah proyek tol ini sudah rampung, masyarakat bisa melintas dari Jambi hingga ke Lampung secara penuh melalui Tol Trans Sumatera, mempercepat transportasi orang dan barang serta memperkuat pertumbuhan ekonomi daerah.

Motif Pria di Tanjung Jabung Barat Tembak Mati Tetangga Sedesa Terungkap. Ternyata Pelaku…

BAHAR POS – Kasus penembakan maut di Desa Teluk Pengkang, Kecamatan Tebing Tinggi, Tanjung Jabung Barat, menemukan titik terang. Setelah melakukan pemeriksaan intensif, polisi akhirnya berhasil mengungkap motif pelaku.

Sebagaimana dikabarkan sebelumnya, Dendy Sulistio Budi (42) tewas di tempat setelah ditembak tetangganya sendiri saat baru turun dari kendaraan, Jumat (12/9/2025) pagi. Saat itu korban baru saja tiba di pangkalan gas tempatnya bekerja.

Kejadian ini terekam kamera CCTV di lokasi kejadian. Dalam rekaman terlihat korban dan pelaku datang terpisah ke lokasi dengan sepeda motor masing-masing.

Saat korban berhenti di depan gerbang pangkalan gas tempatnya bekerja, pelaku ikut berhenti pula di belakangnya. Tak lama kemudian, pelaku meletuskan tembakan ke arah korban.

Satu tembakan itu langsung membuat korban tersungkur dan tewas di lokasi dengan luka tembak di kepala hingga bersimbah darah. Sementara pelaku langsung meninggalkan tempat kejadian.

Polisi bergerak cepat dan berhasil membekuk pelaku, yakni JMB (56), yang tak lain merupakan tetangga sedesa korban. Setelah diperiksa, akhirnya ia mengakui jika perbuatannya disebabkan oleh rasa cemburu.

Hal ini dituturkan Kapolsek Tebing Tinggi, Iptu Andi Ilham Junaidi. Ia menjelaskan, pelaku terbakar api cemburu karena meyakini korban punya hubungan asmara diam-diam dengan istinya.

“Pelaku ini cemburu terhadap korban,” beber Andi Ilham, Ahad (14/9/2025).

Ia menambahkan, sudah lama JMB menyimpan kecurigaan jika korban punya jalinan kasih rahasia dengan istrinya. Kecurigaan itu berawal ketika pelaku mendapati istrinya sedang bersama korban di dalam rumah.

Saat itu korban hanya berdua saja dengan istri pelaku. Saat pelaku bertanya mengapa berada di dalam rumahnya, korban mengaku mengantarkan tabung gas LPG 3 kg.

Namun pelaku tidak percaya begitu saja. Pasalnya, korban terlihat gugup dan seperti kebingungan saat memberikan jawaban.

“Pelaku juga menyebutkan saat itu korban memarkirkan motornya jauh dari rumah, seolah-olah takut ketahuan,” tambah Andi Ilham.

Kecurigaan tersebut bertambah saat pelaku menemukan sehelai celana pria di rumahnya. Ia yakin sekali itu bukan celananya, sehingga semakin yakin jika istrinya punya hubungan dengan korban.

Dibakar amarah, pagi itu pelaku mengikuti korban yang hendak berangkat kerja. Begitu mendapat kesempatan, tanpa banyak kata JMB menembakkan sebutir peluru dari senapan anginnya.

“Pelaku sudah mengakui semua perbuatannya,” lanjut Andi Ilham.

Menilik kronologinya, JMB dapat terjerat Pasal 340 Kitab Undang-Undang Hukum Pidana (KUHP) tentang pembunuhan berencana. Ancaman hukumannya penjara seumur hidup atau hukuman mati.

Diresmikan Gubernur Jambi, Jalan Tol Tempino-Simpang Ness Sepanjang 18,49 Kilometer Mulai Beroperasi

BAHAR POS — Gubernur Jambi, Al Haris, secara resmi mengoperasikan ruas Jalan Tol Bayung Lencir-Tempino-Jambi Seksi 3 (Tempino-Simpang Ness), Ahad (14/9/2025) pagi. Peresmian dilakukan dengan tapping kartu tol sebagai simbol mulai beroperasinya jalur tersebut.

Ruas tol Tempino-Simpang Ness membentang sepanjang 18,49 kilometer. Seksi ini merupakan bagian dari jalan tol Bayung Lencir-Jambi, yang kini memiliki panjang total 52,59 km.

Dalam kata sambutannya, Gubernur Al Haris menyebut pembangunan tol pertama di Jambi ini sebagai sebuah perjalanan panjang penuh tantangan. Sempat mandek karena persoalan pendanaan dan pembebasan lahan, pada akhirnya beroperasi juga.

Alhamdulillah, berkat dukungan penuh pemerintah pusat, DPR RI, Kejaksaan, serta perangkat desa, satu per satu hambatan dapat diselesaikan. Hari ini kita menyaksikan hasil perjuangan bersama,” ujar Al Haris.

Ia menambahkan, dirinya tahu benar setiap proses yang dijalani demi mewujudkan jalan tol ini. Karena rapat pertama membahas proyek tersebut telah dimulai sejak ia menjabat pada tahun 2021.

Kehadiran tol ini, lanjut Al Haris, merupakan sejarah baru bagi Jambi. Inilah jalan tol yang benar-benar membelah wilayah Bumi Sepucuk Jambi Sembilan Lurah, yang akan mempercepat mobilitas masyarakat dan memangkas waktu tempuh.

“Sejak Indonesia merdeka, baru kali ini Jambi memiliki jalan tol sepanjang 52,59 km. Ini sejarah, mari kita jaga bersama demi manfaat sebesar-besarnya bagi rakyat,” tegasnya.

Pembangunan lanjutan juga sudah dalam arah perencanaan. Pemerintah Provinsi telah berkoordinasi dengan Menteri Perhubungan, Menko terkait, serta Komisi V DPR RI terkait kelanjutan pembangunan hingga Rengat.

Sementara Executive Vice President Divisi Operasi dan Pemeliharaan Jalan Tol PT Hutama Karya, Dwi Aryono Bayuaji, mengatakan bahwa ruas Tempino-Simpang Ness masih dalam masa sosialisasi. Karea itu pengemudi dapat melintasinya dengan gratis, tanpa dikenai tarif.

Namun demikian pengguna tetap diwajibkan menggunakan kartu elektronik. Gerbang tol tidak akan terbuka kecuali pengemudi menempelkan kartu tol ke mesin yang tersedia.

Gerbang tol di Tempino dilengkapi dengan enam gardu transaksi. Dwi Aryono menyampaikan komitmen PT Hutama Karya untuk menghadirkan layanan yang aman, nyaman, dan efisien dengan prioritas keselamatan pengguna jalan.

Beroperasinya jalan tol Tempino-Simpang Ness ini membuat waktu tempuh dari Bayung Lencir ke Jambi menjadi sekitar 45 menit. Jauh lebih cepat dari sebelumnya yang mencapai 2-3 jam.

Peringatan Haornas Kabupaten Merangin: Bupati dan Wakil Jogging 8 Kilometer, Para Istri Senam Aerobik

BAHAR POS – Pemerintah Kabupaten Merangin menggelar peringatan Hari Olahraga Nasional ke-42 yang dipusatkan di depan kantor Dinas Komunikasi dan Informasi, Ahad (14/9/2025) pagi. Bupati memimpin jogging sejauh 8 kilometer, sedangkan Ketua Tim Penggerak PKK mengikuti senam aerobik.

Peringatan Haornas Kabupaten Merangin difokuskan pada acara Aerobik Zumba Party 2025. Para peserta yang didominasi ibu-ibu sudah berkumpul sejak pagi demi mengikuti senam aerobik bersama Ketua Tim Penggerak PKK Hj. Lavita Syukur dan wakilnya, Hj. Emi Minarsih Khafidh.

Sementara itu, Bupati H. M. Syukur dan Wakil Bupati Abdul Khafidh melakukan jalan sehat bersama jajaran staf Pemkab Merangin. Jogging dimulai dari Rumah Dinas Bupati Merangin, menyusuri tempat-tempat ikonik di Kota Bangko, dan berakhir di tempat semula.

Resepsi di depan kantor Dinas Komunikasi dan Informasi dihadiri sejumlah pejabat teras Pemkab Merangin. Tampak Kepala Dinas Pariwisata, Pemuda, dan Olahraga Suherman beserta istri, Camat Bangko Ny. Anggie Sukoso, dan tokoh-tokoh penting lain.

Kadis Parpora Suherman tampil di podium untuk menyampaikan kata sambutan mewakili Bupati Merangin. Ia mengingatkan pentingnya rajin berolahraga dalam keseharian.

Tak hanya agar hidup sehat, berolahraga juga merupakan bentuk penghargaan terhadap para atlet Indonesia yang telah mengharumkan nama bangsa di kancah internasional. Jambi sendiri telah melahirkan banyak atlet nasional yang membanggakan.

“Mari tingkatkan derajat kesehatan masyarakat dengan memperbanyak olahraga. Saya bersama Pak Bupati dan Pak Wabup melakukan jogging delapan kilometer dalam Kota Bangko,” ujar Suherman.

Pesan senada disampaikan oleh Ketua Tim Penggerak PKK Kabupaten Merangin. Hj. Lavita Syukur mengatakan, orang yang rajin berolahraga kondisi tubuhnya akan selalu sehat dan bugar.

Bentuk olahraga juga macam-macam dan tidak harus yang berat. Senam aerobik seperti yang dilakukan tadi juga tak kalah bermanfaat untuk menyehatkan tubuh.

“Saat ini sudah banyak instruktur senam di Kota Bangko, jadi tidak ada alasan untuk tidak berolah raga, terutama para ibu-ibu dan remaja putri,” kata Hj. Lavita Syukur.

Makam Terduga Pelaku Pencurian TBS Sawit di Tebo Dibongkar, Keluarga Ingin Kejelasan Penyebab Kematian

BAHAR POS — Makam Imam Komaini Sidiq, terduga pelaku pencurian buah kelapa sawit di Kabupaten Tebo, dibongkar pada Sabtu (13/9/2025). Ekshumasi dilakukan atas permintaan kuasa hukum keluarga untuk memastikan penyebab pasti kematian.

Prosesi ekshumasi berlangsung di Tempat Pemakaman Umum (TPU) PTP Desa Karang Dadi, Kecamatan Sumay, Tebo, dengan autopsi dipimpin oleh dr. Mistar Ritonga.

Tindakan ini merupakan lanjutan dari kasus tewasnya Imam yang dipukuli setelah tertangkap basah mencuri buah kelapa sawit. Peristiwa pencurian yang berujung penganiayaan itu terjadi Jalan Sapat, Desa Mekar Kencana, Kecamatan Rimbo Bujang, Tebo, pada 19 Juni 2025.

Polisi lantas menangkap HS, anak pemilik kebun, sebagai pelaku pemukulan yang menyebabkan tewasnya Imam. Dalam konferensi pers di Mapolres Tebo, 10 Juli 2025, HS mengaku geram karena selama dua tahun terakhir kebun sawit milik keluarganya kerap menjadi sasaran pencurian.

Meski polisi telah menetapkan tersangka, pihak keluarga Imam menilai ada kejanggalan. Mereka menilai yang melakukan penganiayaan tidak hanya satu orang, tetapi bisa 5-7 orang.

Keluarga Imam lantas meminta bantuan pengacara untuk mengungkap kebenaran peristiwa yang menimpa mendiang. Mereka ingin penyebab pasti kematian diungkap secara transparan.

Kuasa hukum keluarga almarhum kemudian memilih melakukan ekshumasi secara mandiri, sebab merasa yakin pelaku penganiayaan tak hanya satu orang.

Ibu almarhum, Suminah, mengaku menemukan kejanggalan pada tubuh anaknya. Ia menuturkan terdapat luka pada bagian kepala yang diduga akibat benda tajam.

“Luka itu ada di bagian mata dan kepala, terlihat jelas ada bekasnya. Kami berharap autopsi ini bisa membuka penyebab kematian anak saya,” ujarnya, sembari menahan tangis.

Sementara kuasa hukum keluarga, Hendri C. Saragi, menegaskan pihaknya akan mengambil langkah sesuai hasil autopsi.

“Ya, hasilnya kita tunggu saja dari dokter forensik. Kalau ada petunjuk baru, tentu harus dilakukan penyidikan lebih lanjut,” katanya.

Hendri juga menyoroti penetapan tersangka yang dinilai belum transparan. Menurutnya, dugaan keluarga bahwa Imam dianiaya lebih dari satu orang harus menjadi perhatian serius aparat penegak hukum.

Kasus ini awalnya ditangani Polsek Rimbo Bujang, sebelum kemudian diambil alih Polres Tebo.

Warga Demo Tolak Pembangunan Stockpile Batu Bara di Aur Kenali, Jalan Lintas Timur Sumatera Lumpuh Total

BAHAR POS – Ratusan warga dari dua wilayah di Jambi menggelar demo menolak pembangunan stockpile batu bara di Aur Kenali, Kota Jambi, Sabtu (13/9/2025). Para pendemo menduduki badan jalan dan mendirikan tenda, sehingga arus lalu lintas di Jalan Lintas Timur Sumatera lumpuh total.

Massa aksi terdiri dari warga Desa Mendalo Darat, Kecamatan Jambi Luar Kota, Muaro Jambi; warga Kelurahan Aur Kenali, Kecamatan Telanaipura, Kota Jambi; serta Barisan Perjuangan Rakyat (BPR) dengan didampingi Wahana Lingkungan Hidup Indonesia (WALHI) Jambi.

Melalui orator, massa menyampaikan keberatan atas rencana pendirian stockpile batu bara milik PT Sinar Anugerah Sukses (SAS) di Aur Kenali, Kecamatan Telanaipura, Kota Jambi. Mereka menyatakan penolakan dan meminta penjelasan langsung pada Gubernur Jambi Al Haris.

“Kami menunggu dan meminta bertemu dengan Gubernur Jambi. Kami meminta kejelasan soal penolakan stockpile,” seru salah satu orator dalam orasinya.

Orator menambahkan, massa akan tetap berada di tempat duduk mereka sampai Gubernur Al Haris datang menemui. Kalau perlu mereka akan membangun tenda di tengah jalan.

“Kita akan tetap konsisten melakukan aksi, sampai pembangunan stockpile batu bara ini dihentikan,” tekadnya.

Massa yang memulai aksi pada sekitar pukul 09.00 WIB tersebut pada akhirnya benar-benar membangun tenda di tengah jalan.

Aksi demo sempat memanas saat Asisten II Setda Pemerintah Provinsi Jambi, Johansyah, menemui para demonstran. Massa langsung menyoraki Johansyah dan memintanya turun saat menaiki mobil orasi dan hendak berbicara.

Turun be! Haris yang harus datang!” teriak seorang ibu, menyerukan bahwa yang mereka inginkan adalah kedatangan Gubernur Jambi Al Haris.

Seruan itu diiyakan oleh ibu-ibu pendemo lainnya. Mereka sontak berdiri dan menyoraki Johansyah, bahkan salah satunya merebut pengeras suara.

“Kami tidak butuh bapak-bapak sekalian! Yang penting Gubernur! Haris! Kamu tidak penting! Kalau Gubernur tidak datang, sampai pagi kami akan di sini!” seru ibu tersebut, sembari menunjuk ke arah Johansyah dan rombongan.

Melihat situasi yang tidak kondusif, Johansyah dan rombongan memilih turun dari mobil orasi dan meninggalkan lokasi demo.

WALHI Jambi: Salahi Aturan

PT SAS diketahui berencana membangun stockpile di Aur Kenali. Warga menolak rencana ini karena lokasi yang ditetapkan perusahaan berada di kawasan pemukiman padat penduduk.

Direktur WALHI Jambi, Oscar Anugrah, menilai rencana ini berpotensi merampas hak dasar masyarakat untuk mendapatkan lingkungan hidup yang sehat, aman, serta terbebas dari ancaman pencemaran. Menurutnya, proyek ini bertentangan dengan Undang-Undang Nomor 32 Tahun 2009 tentang Perlindungan dan Pengelolaan Lingkungan Hidup (PPLH).

“Pembangunan stockpile di kawasan permukiman jelas melanggar prinsip keadilan ekologis. Ini adalah pelanggaran tata ruang sekaligus bentuk pembangkangan terhadap hukum daerah. Negara seharusnya hadir melindungi rakyat, bukan menjadi fasilitator kepentingan korporasi,” seru Oscar.

Oscar menambahkan, WALHI Jambi juga menyoroti lokasi pembangunan stockpile bukanlah kawasan industri, melainkan pemukiman warga yang harus steril dari aktivitas tambang dan kegiatan turunannya. Ia mengingatkan adanya pelanggaran terhadap Peraturan Daerah Kota Jambi Nomor 5 Tahun 2024 tentang Rencana Tata Ruang Wilayah (RTRW).

Sementara Direktur PT SAS, Helly Kameswara, menyatakan bahwa proyek stockpile Aur Kenali telah mengantongi dokumen Analisis Mengenai Dampak Lingkungan (Amdal). Ia mengeklaim, kawasan tersebut memiliki ruang terbuka hijau (RTH) seluas 62 hektar untuk menjaga dampak lingkungan.

Pihaknya, lanjut Helly, tengah menyiapkan jalan khusus batu bara sepanjang 108 kilometer. Jalan inilah yang akan menjadi akses satu-satunya dari kawasan tambang PT SAS di Kabupaten Sarolangun ke Terminal Untuk Kepentingan Sendiri (TUKS) Aur Kenali.

“Menyediakan jalan khusus adalah komitmen perusahaan untuk mengatasi berbagai persoalan di Jambi. Mulai dari kerusakan jalan umum yang terus menggerus dana pemerintah untuk perbaikan, kecelakaan yang memakan ratusan korban jiwa, dan berbagai dampak ekonomi serta sosial lainnya,” jelas Helly dalam rilis resmi PT SAS.

Helly memastikan semua proses transportasi batu bara telah dirancang sesuai konsep ramah lingkungan nan modern. Karenanya, ia menegaskan warga tak perlu mengkhawatirkan polusi di kawasan stockpile Aur Kenali, sebab tidak ada aktivitas pemecahan batu bara yang biasanya menjadi sumber debu.

Conveyor yang digunakan juga merupakan conveyor modern dengan desain tertutup, sehingga tidak akan melepas potensi debu ke udara bebas,” jelas Helly.

PT SAS, lanjut Helly, tentu menginginkan bisnis mereka berlangsung lama. Karena itu, tidak mungkin pihaknya mencemari niat baik memajukan Jambi melalui dunia tambang dengan sesuatu yang tidak baik.

“Kami ingin bisnis tambang kami berjalan secara profesional, bisa berlangsung jangka panjang, dan masyarakat Jambi secara luas bisa mendapat manfaatnya di berbagai sektor terkait,” pungkasnya.

Panen Raya di Desa Pasar Terusan, Bupati Batang Hari Tegaskan Target Swasembada Pangan 2025

BAHAR POS – Panen raya di Desa Pasar Terusan, Kecamatan Muara Bulian, Batang Hari, Sabtu (13/9/2025), menjadi momentum penting bagi upaya swasembada pangan. Acara yang dipusatkan di Kelompok Tani (Poktan) Pematang Tengah itu dihadiri Bupati Batang Hari Mhd. Fadhil Arief, jajaran pejabat daerah, hingga perwakilan Pemerintah Provinsi.

Bupati Fadhil Arief menegaskan bahwa panen ini menjadi titik awal percepatan tanam kedua agar target luas tanam 9.100 hektare tahun 2025 dapat tercapai. Saat ini, Batang Hari baru menanam sekitar 7.000 hektare.

“Setelah panen raya ini, petani segera menanam kembali. Kami menargetkan luas tanam 9.100 hektare tahun ini, dan jika tercapai, Batang Hari akan mencapai swasembada pangan pada 2025,” ujar Fadhil seusai seremoni.

Menurutnya, swasembada pangan tidak hanya bertumpu pada sarana prasarana, tetapi juga peningkatan kapasitas petani. Para petani musti punya pemahaman akan pentingnya ketahanan pangan.

“Petaninya harus berdaya, harus paham bahwa swasembada pangan adalah keharusan bagi negeri yang kita cintai ini,” tambah Bupati.

Tak lupa Bupati menyampaikan apresiasi terhadap para petani Desa Pasar Terusan. Ia menyatakan pertanian padi akan menjadi sektor andalan Pemerintah Kabupaten Batang Hari, sesuai dengan visi misi Batang Hari Super Tangguh.

“Patut kita apresiasi bersama karena para petani telah memberi kontribusi nyata terhadap upaya peningkatan produksi dan produktivitas padi di Kabupaten Batang Hari. Ini sesuai visi kita, menuju Batang Hari Super Tangguh, yakni memajukan pertanian padi Batang Hari terdepan di Provinsi Jambi, baik jumlah produknya maupun produkvitasnya,” imbuh Fadhil Arief.

Terkait kendala cuaca, Bupati menyebutkan bahwa Pemkab Batang Hari terus berkoordinasi dengan Pemprov dan Pemerintah Pusat. Akan dicarikan solusi agar sawah petani dapat lebih produktif.

“Dinas PUPR Kabupaten Batang Hari juga telah membuat desain untuk sistem irigasi yang lebih baik, sehingga sawah di desa bisa ditanami dengan optimal meskipun menghadapi bencana alam,” jelasnya.

Dalam kesempatan sama, Kepala Desa Pasar Terusan, Hidayatullah, menyampaikan bahwa luas lahan baku sawah mencapai 365 hektare dengan produktivitas rata-rata 4–6 ton per hektare.

Ia menambahkan, saat ini di desanya terdapat 13 Kelompok Tani (Poktan), termasuk Poktan Pematang Tengah yang menjadi lokasi panen raya. Kesemua Poktan aktif dan saling mendukung.

“Semua Poktan aktif dan bergabung dalam satu Gapoktan. Kami berusaha agar sinergi antar Poktan semakin kuat,” katanya.

Warga mengaku puas dengan janji dukungan pada petani yang disampaikan Bupati. Warga berharap panen raya tidak berhenti pada seremonial dan komitmen mengenai peningkatan produksi pangan di Desa Pasar Terusan benar-benar dipegang seluruh stakeholder.

Viral Cerita Penjual Motor di Jambi Dibayar dengan Uang Palsu Rp3,7 Juta saat COD

BAHAR POS – Seorang penjual sepeda motor di Jambi menjadi korban penipuan saat bertransaksi tunai di sebuah minimarket di kawasan Aurduri, Kota Jambi. Ia membagikan kisahnya di media sosial dan segera menjadi viral.

Korban, yang tidak menyebutkan identitasnya, menceritakan kejadian yang ia alami melalui akun Instagram @CiciTVJambi. Ia menyebutkan janjian bertemu dengan calon pembeli di halaman minimarket.

Singkat kata, terjadilah transaksi jual-beli dan pembeli menyerahkan uang sejumlah Rp3,7 juta. Sepeda motor pun berpindah tangan ke pembeli yang langsung pergi.

Tanpa curiga tanpa sekali, korban juga pulang dan membelanjakan sebagian uang tersebut untuk membayar sebuah bengkel. Ternyata, uang tersebut palsu.

“Aku terima uangnya dan besoknya aku pakai sebagian untuk bayar ke bengkel mobil,” ungkap korban dalam unggahan viral di media sosial, Sabtu (13/9/2025).

Korban baru mengetahui jika uang yang diterimanya palsu setelah dihubungi pihak bengkel. Ia pun langsung mengecek sisa yang masih belum dibelanjakan.

Dari situlah korban tahu jika telah menjadi korban penipuan dengan modus uang palsu. Karena seluruh lembaran uang tersebut memiliki nomor seri yang sama.

Warganet sontak memberi komentar bernada dukungan bagi korban. Mereka ramai-ramai menyarankan agar kejadian ini dilaporkan ke pihak berwajib agar diusut tuntas.

“Mudah-mudahan motornya bisa balik,” komentar salah satu netizen pemilik akun @zai***, seraya mengatakan jika pelaku penipuan bisa kena pidana peredaran uang palsu.

Hukum pidana bagi pengedar uang palsu di Indonesia diatur dalam Undang-Undang Nomor 7 Tahun 2011 tentang Mata Uang. Dalam Pasal 36 ayat (3) UU tersebut menyatakan pelaku dapat dipidana penjara paling lama 15 tahun dan denda paling banyak Rp50 miliar.

Jerat pidana dalam pasal UU ini berlaku jika si pengedar sengaja mengedarkan atau membelanjakan uang yang diketahuinya palsu. Jika tidak tahu, maka ia tidak terkena hukuman.

Dalam kasus yang viral ini, pembeli sepeda motor dapat diduga dengan sengaja menggunakan uang palsu. Karena tak mungkin ia memiliki sebanyak itu jika bukan sengaja memiliki untuk diedarkan.

Kebakaran Hebat Bikin Panik Warga Nipah Panjang, Satu Rumah Semi Permanen Hangus

BAHAR POS – Kebakaran hebat melanda sebuah rumah semi permanen di Lorong Diamond, Kecamatan Nipah Panjang, Tanjung Jabung Timur, Sabtu (13/9/2025) pagi. Satu unit rumah dilaporkan ludes terbakar dalam insiden yang terjadi di kawasan padat penduduk tersebut.

Video yang memperlihatkan momen kebakaran segera beredar luas di media sosial. Dalam rekaman terlihat kepulan asap tebal dan kobaran api terlihat membesar, perlahan menggerogoti bangunan rumah hingga menimbulkan kepanikan warga sekitar.

Kebakaran terjadi di lingkungan padat penduduk, sehingga menimbulkan kekhawatiran api bakal merembet merembet ke rumah lain. Warga berjibaku memadamkan api dengan alat seadanya.

Beruntung ada satu bangunan tinggi yang merupakan gedung walet, sehingga rembetan api sempat terhambat. Api dapat dikendalikan karena sisi rumah yang terbakar bersebelahan dengan lahan kosong.

Satu-satunya rumah yang hangus terbakar dipastikan tidak ada penghuni. Dengan demikian dapat dipastikan tak ada korban dalam kejadian ini.

Hingga kini belum ada keterangan resmi dari aparat berwenang mengenai penyebab kebakaran maupun nilai kerugian.