Category Archives: Jambi

Demonstrasi di Mapolres Kerinci Berlangsung Damai, Pendemo–Polisi Duduk Bersama Bahas Kasus Affan, Demokrasi, Gaji DPR, hingga Tilang

BAHAR POS – Aksi demonstrasi yang digelar aliansi mahasiswa di halaman Markas Kepolisian Resort (Mapolres) Kerinci, Selasa (2/9/2025) berlangsung damai dan tertib. Para pendemo dan polisi duduk lesehan bersama, sementara orator menyampaikan tuntutan.

Sebagaimana dikabarkan sebelumnya, aksi bertajuk Restorasi Kapolri ini dimotori oleh Badan Eksekutif Mahasiswa (BEM) se-Kabupaten Kerinci dan Kota Sungai Penuh bersama Aliansi Cipayung Plus. Massa mulai bergerak pada pukul 08.00 WIB dan berakhir di Mapolres sebagai titik utama sekitar tengah hari.

Demonstrasi ini menyoroti sejumlah isu nasional seperti kasus Affan Kurniawan, wacana demokrasi, serta perhatian terhadap gaji dan tunjangan anggota DPR. Namun kemudian ada pula yang menyinggung soal praktik razia yang dilakukan polisi.

Yang menarik, aksi berjalan sangat tertib, mencerminkan suasana kooperatif yang jauh dari ketegangan. Pendemo dan aparat kepolisian duduk saling berhadapan di halaman Mapolres, hanya orator yang berdiri saat menyampaikan aspirasi yang dibawa.

Sebelumnya, Kapolres Kerinci AKBP Arya Tessa Brahmana, S.I.K., M.H. bahkan menyambut kedatangan rombongan pendemo bersama Bupati Kerinci Monadi, S.Sos., M.Si. dan Wakil Wali Kota Sungai Penuh Azhar Hamzah beserta seluruh jajaran Polres dan Pemerintah Daerah terkait.

Dalam orasinya, perwakilan mahasiswa menuntut agar kasus Affan, pengemudi ojek online yang tewas dilindas kendaraan taktis Brimob, ditindaklanjuti secara transparan dan berkeadilan. Mereka juga menyuarakan penolakan terhadap kesenjangan gaji antarlembaga pemerintahan dan menuntut refleksi serius dalam sistem demokrasi.

“Kami tidak akan tinggal diam melihat ketidakadilan. Polisi harus transparan, profesional, dan bertanggung jawab. Begitu juga DPR, jangan hanya menikmati fasilitas dan gaji besar sementara rakyat menderita akibat korupsi yang merajalela,” seru salah satu orator.

Orator lainnya menyoroti tindakan represif aparat, termasuk penangkapan sejumlah aktivis. Menurutnya, membungkam suara rakyat dengan cara demikian adalah bentuk kemunduran demokrasi, sekaligus melunturkan kepercayaan publik.

Arya Tessa memberi respon positif terhadap cara penyampaian aspirasi yang dilakukan massa pendemo.

“Saya berharap mahasiswa tetap menjaga situasi agar tetap kondusif,” ujarnya.

Singgung Razia Ilegal

Selain isu-isu nasional, pendemo juga menyuarakan tentang praktik razia ilegal yang kerap dilakukan oknum Satuan Lalu Lintas (Satlantas) Polres Kerinci dan Polresta Sungai Penuh. Mereka menilai tidak seharusnya penegak hukum justru melakukan tindakan di luar aturan.

Menanggapi hal tersebut, Ari Tessa menegaskan bakal menindak anggotanya jika kedapatan melakukan praktik seperti itu.

“Kalau ada razia yang tidak sesuai dengan aturan, silakan laporkan langsung kepada saya. Nanti akan kita tindak sesuai aturan dan peraturan yang berlaku,” janji Kapolres pada pendemo.

Aksi damai ini mendapat apresiasi dari Bupati Kerinci, serta Sekretaris Daerah Kota Sungai Penuh, Alpian. Mereka sama-sama berharap masyarakat dapat menyampaikan aspirasi tanpa tindak anarkis begini.

“Kami mengapresiasi mahasiswa yang sudah melakukan aksi dengan damai. Harapan kami, aspirasi bisa terus disampaikan tanpa tindakan anarkis,” kata Monadi.

Suasana bertambah hangat saat beberapa anggota Polwan masuk ke kerumunan mahasiswa dengan membawa tas keresek biru besar. Isinya nasi kotak yang kemudian dibagi-bagikan pada seluruh massa aksi.

Aksi ini menjadi contoh positif bahwa aspirasi masyarakat—meski kritis terhadap kebijakan pemerintah—bisa disampaikan secara damai dan produktif. Dialog terbuka antara mahasiswa dan aparat kepolisian mencerminkan harapan bagi pejabat publik untuk selalu mendengar dan merespon aspirasi masyarakat dengan sikap terbuka dan peduli.

Pengurus KONI Tanjung Jabung Timur Resmi Dikukuhkan, Bupati Dillah Hich Siap Support

BAHAR POS – Ketua Umum KONI Provinsi Jambi, AKBP Mat Sanusi, S.Pd., M.Si., secara resmi mengukuhkan Rustam Hasanuddin sebagai Ketua KONI Kabupaten Tanjung Jabung Timur (Tanjabtim). Pengukuhan dilangsungkan di aula Rumah Dinas Bupati, Senin (1/9/2025) siang.

Rustam Hasanuddin terpilih secara aklamasi sebagai Ketua KONI Tanjabtim periode 2025-2029 dalam Musyawarah Olahraga Kabupaten (Musorkab) yang diselenggarakan di aula Kantor Bupati, 28 April lalu. Ia dikukuhkan beserta seluruh jajaran pengurus baru dalam acara yang mengangkat tema “Tanjab Timur Merata, Olahraga Jaya Menuju Prestasi”.

Bupati Tanjabtim Hj. Dillah Hikmah Sari turut menyaksikan jalannya pengukuhan. Demikian pula Wakil Bupati Muslimin Tanja, Ketua DPRD Zilawati, segenap jajaran Forkompimda, serta pengurus KONI dari kabupaten/kota se-Provinsi Jambi.

Momen pengukuhan ditandai dengan pengucapan janji, penanda-tanganan berita acara, penyematan pin, dan penyerahan bendera KONI oleh Mat Sanusi kepada Rustam Hasanuddin.

Setelah pengukuhan, Rustam Hasanuddin menyampaikan harapan agar seluruh pengurus dapat bekerja kompak dan bersinergi demi meningkatkan prestasi olahraga di kabupaten tersebut.

“Kami memiliki tanggung jawab untuk memajukan prestasi olahraga daerah. Saya mengajak seluruh pengurus yang baru dilantik untuk bekerja dengan penuh dedikasi dan integritas, menjalani sinergi dengan pemerintah daerah,” ucapnya.

“Saat ini kita di Provinsi Jambi peringkat keempat. Harapan kita, ke depan peringkat tersebut bisa naik,” tambah Rustam.

Peringkat keempat yang dimaksud Rustam adalah pencapaian dalam Pekan Olahraga Provinsi Jambi yang baru lalu. Ketika itu Kontingen Tanjabtim menempati posisi keempat dalam klasemen peroleh medali.

Dalam sambutannya, Mat Sanusi mengajak seluruh pengurus KONI, khususnya KONI Tanjabtim yang baru dikukuhkan, untuk memperkuat semangat kebersamaan. Juga menciptakan iklim olahraga yang kondusif, serta berprestasi pada berbagai tingkat—kabupaten, provinsi, maupun nasional.

Bupati Dillah Hikmah Sari mengucapkan selamat kepada Rustam Hasanuddin dan segenap pengurus KONI Tanjabtim periode 2025-2029. Ia menyatakan Pemerintah Kabupaten siap memberikan dukungan penuh dalam upaya peningkatan prestasi.

“Tetap semangat, semoga prestasi olahraga di Kabupaten Tanjabtim bisa naik. Kami siap mendukung penuh untuk olahraga di Tanjabtim,” janji Dillah Hich.

“Saya juga meminta KONI tetap solid dan menjaga kekompakan,” imbuhnya.

Geger Perempuan Tewas Diduga Minum Racun Rumput di Rimbo Ulu, Tebo

BAHAR POS – Seorang ibu rumah tangga di Desa Sido Rukun, Kecamatan Rimbo Ulu, Kabupaten Tebo ditemukan tewas di belakang rumah, Senin (1/9/2025) sore. Ia diduga bunuh diri dengan cara menenggak racun rumput.

Korban diiketahui bernama Ponisi Winati binti Hadi Suwito, berusia 40 tahun. Jasad korban diketemukan pertama kali oleh anaknya yang bernama Najwa saat hendak keluar rumah.

Kaget melihat ibunya tergeletak dalam keadaan tak sadar di tanah, Najwa coba menyadarkan. Lalu ia membangunkan ayahnya, Joko, yang sedang tidur di rumah.

Khawatir dengan kondisi istrinya, suami korban lantas meminta bantuan warga sekitar dan melapor pada Ketua RT. Korban segera dilarikan ke Puskesmas Rimbo IX, tetapi karena keterbatasan peralatan medis lantas dirujuk ke RSUD Hanafi Muara Bungo.

Korban sempat mendapat perawatan di rumah sakit, tetapi nyawanya tak dapat diselamatkan. Joko mewakili pihak keluarga melaporkan kepada Ketua RT bahwa Ponisi berpulang pada pukul 15.00 WIB. 

Kapolsek Rimbo Ulu, AKP Abdul Jalil Sidabutar, mengonfirmasi kejadian tersebut.

“Benar, peristiwa itu terjadi di Desa Sido Rukun,” kata Abdul Jalil, seperti dikutip Tribun Jambi, Selasa (2/9/2025).

Kepolisian telah melakukan olah tempat kejadian perkara (TKP). Hasilnya, korban diduga sengaja mengakhiri hidup dengan cara meminum racun rumput merek Turmadan 316 SL yang ditemukan di lokasi.

“Dugaan sementara, pemicu korban bunuh diri adalah karena persoalan ekonomi. Di lokasi kejadian kami temukan toples yang berisi cairan kira-kira satu mililiter, diduga sisa racun yang telah diminum oleh korban, satu galon berukuran lima liter berisi racun jenis turmadan. Tidak ada ditemukan tanda kekerasan di tubuh korban,” urai Kapolsek.

Sekitar pukul 18.30 WIB, jenazah korban tiba dari rumah sakit dan langsung dikebumikan di Tempat Pemakaman Umum (TPU) Desa Sido Rukun, Kecamatan Rimbo Ulu, Kabupaten Tebo.

Wakil Bupati Junaidi H. Mahir Lantik 28 Pejabat Fungsional Pemkab Muaro Jambi

BAHAR POS – Wakil Bupati Muaro Jambi, Junaidi H. Mahir, melantik 28 pejabat fungsional di lingkungan Pemerintah Kabupaten. Prosesi pelantikan mengambil tempat di Ruang Ridan Kantor Bupati, Senin (01/09/25) siang.

Suasana pelantikan berlangsung khidmat. Para pejabat baru juga dengan lantang mengucapkan sumpah jabatan dipimpin Wakil Bupati.

Dalam kata sambutannya, Junaidi berharap ke-28 pejabat fungsional yang baru dilantik dapat terpacu semangatnya untuk meningkatkan kinerja dalam melaksanakan tugas pelayanan kepada masyarakat. Juga dalam mengemban tanggung jawab membangun Muaro Jambi.

“Jabatan fungsional merupakan jabatan yang lebih menekankan pada keahlian dan kompetensi. Oleh karena itu, semua pejabat fungsional harus terus senantiasa meningkatkan profesionalisme inovasi dan rasa tanggung jawab dalam menjalankan tugasnya,” imbuh Wakil Bupati. 

Ia lantas menekankan pentingnya integritas dan komitmen yang terkandung dalam sumpah jabatan yang baru saja diucapkan para pejabat baru.

“Sumpah tersebut bukan hanya formalitas, tetapi merupakan ikrar moral dan hukum yang mengikat setiap Aparatur Sipil Negara (ASN) untuk memberikan pelayanan terbaik kepada masyarakat,” tegasnya.

Dari total 28 pejabat fungsional yang dilantik, terbanyak berasal dari Dinas Penanaman Modal dan Pelayanan Terpadu Satu Pintu (PTSP), yakni 13 orang. Disusul Dinas Kesehatan 7 orang.

Berikutnya dari Satuan Polisi Pamong Praja 5 orang, dan Dinas Pendidikan 3 orang.

Aliansi Mahasiswa Kerinci-Sungai Penuh Gelar Demonstrasi Tuntut Restorasi Kapolri

BAHAR POS – Aliansi Cipayung Plus dan mahasiswa se-Kabupaten Kerinci dan Kota Sungai Penuh menggelar demonstrasi, Selasa (2/9/2025) pagi. Aksi ini dilakukan di depan Mapolres Kerinci dengan membawa tiga tuntutan utama.

Sesuai surat pemberitahuan aksi yang dilayangkan koordinator lapangan ke Kapolres Kerinci-Sungai Penuh, aksi dimulai pada pukul 08.00 WIB. Surat tersebut juga menyatakan, sekitar 800 mahasiswa dan masyarakat bakal terlibat.

Aksi yang diberi nama Restorasi Kapolri ini mengusung tiga tuntutan utama. Ketiganya terkait dengan peristiwa tewasnya pengemudi ojek online Affian Kurniawan dalam rentetan demonstrasi di Jakarta beberapa waktu lalu.

Adapun ketiga tuntutan tersebut adalah:

  1. Mengusut tuntas dan mengadili aparat yang diduga melindas alm. Affian Kurniawan,
  2. Membebaskan massa demonstrasi yang masih ditahan aparat kepolisian tanpa syarat,
  3. Menghentikan tindakan kekerasan dan intervensi aparat kepolisian terhadap masyarakat.

Dalam aksinya, sebagaimana dicantumkan dalam surat pemberitahuan kepada kepolisian, massa akan membawa atribut berupa bendera, spanduk, pengeras suara, hingga bunga dan keranda mayat sebagai simbol perlawanan.

Ingatkan Ketertiban, Kedamaian, dan Kerukunan

Menanggapi hal ini, Bupati Kerinci Monadi S.Sos., M.Si., bersama Wakil Bupati H. Murison, S.Pd., S.Sos., M.Si., mengingatkan agar para pendemo senantiasa menjaga ketertiban, kedamaian, serta kerukunan selama menjalankan aksi mereka.

Monadi berkata, apa yang dilakukan para mahasiswa merupakan hak konstitusional setiap warga negara yang dilindungi undang-undang. Setiap warga Indonesia berhak menyampaikan aspirasi, tetapi jangan sampai rusuh.

“Jaga bersama negeri kita, jaga ketertiban, kedamaian, dan kerukunan. Menyampaikan aspirasi adalah hak setiap anak bangsa, tapi mari kita pastikan semua dilakukan dengan cara yang bermartabat, damai dan sesuai dengan peraturan perundang-undangan yang berlaku,” kata Monadi.

Bupati menambahkan Pemerintah Kabupaten Kerinci sangat terbuka terhadap aspirasi mahasiswa dan kaum muda sebagai agen perubahan bangsa. Ia mendukung penuh perjuangan mahasiswa, tetapi menekankan pentingnya sikap dewasa dan menjunjung tinggi etika dalam berjuang.

“Kami paham bahwa mahasiswa adalah motor penggerak perubahan. Karena itu, tetaplah semangat, tetaplah berjuang di jalur yang benar, tapi jangan sampai semangat itu ternodai oleh tindakan-tindakan yang merugikan diri sendiri dan orang lain,” imbuh Monadi.

Hal senada disampaikan Wali Kota Sungai Penuh, Alfin. Dalam acara Doa Bersama dan Aksi 1000 Lilin yang digelar di halaman Mapolres Kerinci, Senin (1/9/2025) malam, ia mengingatkan bahwa aspirasi akan lebih efektif jika disampaikan secara santun lewat dialog terbuka, bukan aksi anarkis yang merusak ketertiban.

“Mari kita sama-sama menjaga keamanan dan ketertiban. Jangan sampai terprovokasi oleh hal-hal yang merusak. Aspirasi bisa kita sampaikan dengan duduk bersama dan bermusyawarah,” imbau Wali Kota, seperti dikutip lama RRI.

Wakapolres Kerinci Kompol Eko Prasetyo Dafarta, mewakili Kapolres AKBP Arya Tesa Brahmana, S.I.K., M.H., juga menyampaikan imbauan sama. Ia meminta seluruh elemen masyarakat yang ingin menyampaikan aspirasi tidak mudah terprovokasi dan melakukan hal-hal yang merusak ketertiban umum.

“Tidak perlu melakukan tindakan anarkis, tidak perlu merusak fasilitas umum. Silakan sampaikan aspirasi dengan cara yang baik, kami siap mendengarkan,” kata Kompol Eko dalam kesempatan sama.

Bupati Merangin Senang Jalan Sungai Pinang–Ngaol Kini Lancar usai 10 Tahun Terbengkalai

BAHAR POS – Bupati Merangin H. M. Syukur melakukan kunjungan kerja ke proyek perbaikan jalan Sungai Pinang-Ngaol, Ahad (31/8/2025). Ia senang ruas yang sempat terbengkalai 10 tahun itu akhirnya lancar dilewati.

Turut mendampingi Kepala Dinas Pekerjaan Umum (PU) Merangin, Zulhifni, serta Danramil 07/Sungai Manau, Letnan CBA Syafrianto. Kehadiran mereka menjadi momentum penting dalam menandai kembalinya akses vital bagi masyarakat.

Kondisi jalan antara Desa Ngaol dan Sungai Pinang selama sekitar satu dekade terakhir terbengkalai akibat kerusakan parah. Jalan sempat tidak bisa dilewati sama sekali oleh warga, sehingga menghambat konektifitas maupun aktifitas warga.

Kini, ruas jalan tersebut telah diperbaiki dan dibuka kembali, memungkinkan lalu lintas kendaraan roda dua maupun roda empat lewat dengan lancar.

Dalam kesempatan tersebut, Bupati menyampaikan apresiasinya terhadap kontribusi TNI yang telah membantu proses perbaikan.

“Kami sangat berterimakasih kepada jajaran Kodim 0420/Sarko dan Koramil 07/Sungai Manau, yang telah mengorbankan tenaga dan pikiran untuk perbaikan jalan ini,” ujar Bang Syukur, sapaan akrab Bupati.

Ia menyebut, anggaran Pemkab hanya mampu mencakup perbaikan sepanjang tujuh kilometer. Namun berkat bantuan TNI lewat program Karya Bhakti, perbaikan dapat berlangsung hingga sepanjang 15 kilometer.

“Jadi, jalan Sungai Pinang-Ngaol yang sekarang terbuka dan lancar untuk dilalui tersebut, berkat Program Mulia Karya Bhakti TNI,” imbuh Syukur.

Danramil 07/Sungai Manau, Lettu CBA Syafrianto, menjelaskan bahwa pengerjaan jalan kadang menghadapi kondisi kontur berbukit dan cuaca yang tidak stabil. Meski begitu, semangat TNI tetap tinggi.

Alhamdulillah, selama pengerjaan jalan itu berlangsung, masyarakat sangat proaktif membantu pengerjaannya. Semangat gotong royong inilah yang membuat kami berhasil menyelesaikan perbaikan jalan ini,” ungkap Syafrianto, merendah.

Keberadaan kembali jalan ini juga memiliki dampak nyata pada aktivitas ekonomi. Menurut Zulhifni, Kepala Dinas PU, pembukaan ruas jalan memungkinkan waktu tempuh dipangkas hingga dua jam dibanding harus memutar melalui jalan alternatif seperti Ngaol–Simpang Seling.

“Warga dari empat desa di Kecamatan Tabir Barat sekarang lancar menjual hasil pertaniannya ke Pasar Sungai Manau. Ini artinya perekonomian masyarakat jadi meningkat,” jelas Zulhifni.

Kredit foto: Dinas Komunikasi dan Informasi Pemerintah Kabupaten Merangin

821 PPPK Kota Sungai Penuh Dilantik, Wali Kota Alfin Ingatkan Integritas dan Pelayanan Publik

BAHAR POS – Sebanyak 821 Pegawai Pemerintah dengan Perjanjian Kerja (PPPK) secara resmi dilantik di halaman Kantor Wali Kota Sungai Penuh, Ahad (31/8/2025) pagi. Walkot Alfin mengingatkan integritas dan kualitas pelayanan publik.

Acara pelantikan diawali dengan menyanyikan lagu kebangsaan Indonesia Raya. Lalu disusul dengan serangkaian prosesi penyerahan Surat Keputusan (SK) oleh Wali Kota dan penanda-tanganan oleh penerima.

Dalam kata sambutannya, Wali Kota Alfin mengingatkan agar seluruh aparatur baru dapat bekerja dengan sungguh-sungguh, menempatkan pelayanan publik sebagai prioritas utama, serta menjunjung tinggi integritas dan profesionalisme.

“Jadilah aparatur yang berintegritas, profesional, dan selalu mengutamakan kepentingan pelayanan publik di atas kepentingan pribadi. Karena kehadiran PPPK merupakan salah satu wujud upaya pemerintah untuk memperkuat kualitas layanan masyarakat,” pesan Alfin.

Wakil Wali Kota Azhar Hamzah turut memberi motivasi, menekankan bahwa jabatan tersebut bukan hanya sekadar kedudukan, melainkan merupakan amanah untuk pelayanan terbaik bagi masyarakat Kota Sungai Penuh.

Rincian tenaga PPPK penerima SK mencakup 585 tenaga teknis, 104 tenaga kesehatan, dan 132 tenaga guru. Ini menggambarkan upaya Pemerintah Kota Sungai Penuh dalam memperkuat kualitas layanan publik, khususnya di sektor pendidikan, kesehatan, dan teknis.

Kepala BKPSDM Kota Sungai Penuh, Nina Pastian, menyatakan bahwa jumlah ini merupakan bagian dari formasi tahap I PPPK tahun 2024. Terdapat dua calon yang tidak ikut dilantik dikarenakan meninggal dunia dan mengundurkan diri.

Jalankan Undang-Undang, Polisi Akan Tindak Tegas Pelaku Anarkis dalam Demo di DPRD Provinsi Jambi

BAHAR POS – Kepolisian Daerah Jambi akan mengambil langkah tegas merespons aksi anarkis yang timbul dalam demonstrasi di Kota Jambi pada Jumat (29/8/2025) lalu. Kapolda Irjen Pol. Krisno Halomoan Siregar mengingatkan, pihaknya harus menjalankan Undang-Undang demi menegakkan ketertiban umum.

Sebagaimana diketahui, massa yang menamakan diri Aliansi Masyarakat Sipil dan Mahasiswa Melawan Jambi menggelar demonstrasi di gedung DPRD Provinsi, usai salat Jumat. Mulanya berlangsung tertib, kericuhan pecah tatkala massa memaksa masuk ke dalam gedung.

Ketegangan meningkat hingga berakhir bentrok antara pendemo dan aparat kepolisian. Setidaknya empat petugas terluka dalam gesekan tersebut. Sedangkan kaca gedung DPRD pecah dilempari batu, satu unit mobil dinas terbakar.

Malam harinya, aksi merembet ke area perkantoran sekitar. Massa menyerbu dan merusak rumah dinas Wakil Gubernur, kantor Kejaksaan Tinggi Jambi, membakar sebuah pos polisi lalu lintas di kawasan Simpang BI, juga menghanguskan beberapa mobil.

Aksi anarkis inilah yang menjadi sorotan Polda Jambi. Krisno Siregar menegaskan, polisi tidak akan membiarkan tindakan anarkis yang mengakibatkan rusaknya ketertiban umum.

“Kalau anarkis, ya ditindak tegas,” kata Kapolda Jambi, Ahad (31/8/2025). “Polisi bekerja berdasarkan hukum, tidak boleh ada yang main hakim sendiri.”

Pernyataan senada disampaikan oleh Kapolresta Jambi, Komisaris Besar Pol. Boy Sutan Binanga Siregar. Ia bahkan telah mengerahkan tim dari Satreskrim Polresta Jambi dan Polsek terkait untuk memeriksa titik-titik lokasi pengerusakan.

Hasil pemeriksaan ini akan menjadi dasar bagi Polresta Jambi untuk menindak-lanjuti para pelaku sesuai hukum yang berlaku. Boy juga mengatakan pihaknya telah mengamankan sejumlah remaja laki-laki pada saat kericuhan.

Namun Boy menegaskan bahwa yang mereka tangkap bukanlah mahasiswa pengunjuk rasa. Melainkan para pelaku kriminal yang memanfaatkan situasi.

“Dia kriminal, melakukan kejahatan dalam merusak. Dia membakar, dan lain sebagainya. Jangan samakan dengan pengunjuk rasa mahasiswa,” jelas Boy.

Boy mengatakan, yang ditangkap personelnya kebanyakan remaja di bawah umur. Karena itu pihaknya melakukan pembinaan kepada mereka.

“Mereka adalah anak-anak yang melakukan tindakan kriminalitas, mungkin mereka tidak paham. Saat ini, para remaja tersebut telah dilakukan pembinaan,” tambahnya.

Anggota DPRD Muaro Jambi Pertanyakan Bakal Lokasi MTQ ke-54 Provinsi Jambi, Minta Fungsikan Arena Lama

BAHAR POS – Suara vokal datang dari DPRD Muaro Jambi jelang perhelatan Mushabaqah Tilawatil Qur’an (MTQ) tingkat Provinsi Jambi yang ke-54, November mendatang. Anggota Fraksi PDI Perjuangan, H. Usman Halik, SE mempertanyakan bakal lokasi yang akan dipakai.

Sebagaimana diketahui, Kabupaten Muaro Jambi terpilih sebagai tuan rumah MTQ Provinsi Jambi tahun ini. Pemerintah Kabupaten bahkan telah mematangkan persiapan demi menyukseskan hajatan ini.

Sesuai kesepakatan, lapangan kantor Bupati Muaro Jambi telah ditetapkan sebagai Arena MTQ tersebut. Namun tinggal hitungan bulan menuju pelaksanaan, pemilihan tersebut mendapat kritik dari Usman Halik.

Anggota DPRD Muaro Jambi dari daerah pemilihan Kecamatan Kumpeh dan Kumpeh Ulu tersebut menyayangkan keputusan Pemkab. Menurutnya, ada tempat lain yang lebih layak dan memang seharusnya dipergunakan sebagai lokasi pelaksanaan MTQ.

“Kita punya Arena MTQ yang permanen, kenapa tidak diadakan acara di sana saja?” gugatnya.

Lokasi yang dimaksud Usman Halik adalah Arena MTQ Muaro Jambi milik Pemkab di Desa Jambi Kecil, Kecamatan Muaro Sebo. Sebelumnya, tempat ini pernah menjadi venue pelaksanaan MTQ Provinsi Jambi tahun 2013.

Namun, saat ini, kondisi Arena MTQ di Jambi Kecil tersebut sudah sangat memprihatinkan. Bangunannya yang dulu kokoh dan gagah, beberapa sudah ambruk akibat terbengkalai lama.

Dalam pandangan Usman Halik, ketimbang membuang anggaran dengan menjadikan lapangan utama kantor Bupati Muaro Jambi sebagai lokasi pelaksanaan MTQ, akan lebih baik jika dananya dipergunakan untuk merenovasi Arena MTQ di Jambi Kecil sehingga dapat dipergunakan lagi.

“Gunakan arena lama. Bikin arena MTQ baru sudah berapa biayanya. Lebih baik uangnya digunakan untuk rehab yang lama, kita jadi punya aset. Kalau begini (menyulap lapangan menjadi arena MTQ, Red.), kita tidak punya aset,” katanya.

Selalu Kritis

Selama ini Usman Halik dikenal sebagai anggota DPRD Muaro Jambi yang vokal. Ia kerap lantang bersuara mengkritisi berbagai hal di lingkup kabupaten.

Terbaru, Usman Halik mempertanyakan kenapa Bupati Bambang Bayu Suseno tak kunjung mengganti Direktur Perusahaan Daerah Air Minum (PDAM) Tirta Muaro Jambi, Elis Persada. Padahal Elis telah mengajukan surat permohonan diri.

Usman Halik sendiri sempat menyoroti kinerja PDAM Tirta Muaro Jambi. Ia mengaku mendapat banyak keluhan dari masyarakat terkait pelayanan perusahaan daerah tersebut.

Menariknya, Usman Halik juga sempat bersuara kritis terkait pembangunan Arena MTQ di Jambi Kecil pada 2013. Kala itu ia mempertanyakan pengerjaan bangunan yang terus berjalan di saat lokasi proyek terendam air.

“Kalau memang ada genangan air, maka dihentikan dahulu pekerjaannya, terlebih jika baru dilakukan pemasangan pondasi bangunan. Karena jika dipaksakan, maka kualitas tentu akan diragukan. Namun jika pondasi telah selesai, tidak masalah jika dilanjutkan,” ujar Usman Halik kala itu, sebagaimana dikutip Jambi Ekspres, 20 Februari 2013.

Ia mengingatkan, yang lebih dibutuhkan ialah kualitas bangunan ketimbang ketepatan jadwal.

“Kalau masalah jadwal, kan direncanakan Mei 2013. Itu juga masih bisa diubah jadwalnya,” imbuhnya.

Rayakan HUT RI ke-80, Pemkab Muaro Jambi Adakan Bazaar Sembako Gerakan Pangan Murah

BAHAR POS – Pemerintah Kabupaten Muaro Jambi menggelar bazaar sembako bertajuk Gerakan Pangan Murah (GPM) di Lapangan Akso Dano, Kelurahan Sengeti, Kecamatan Sekernan, Sabtu (30/8/2025) pagi. Aksi ini digelar dalam rangka memeriahkan Hari Ulang Tahun Republik Indonesia ke-80.

Wakil Bupati Muaro Jambi, Junaidi H. Mahir, menegaskan gerakan tersebut bukan sekadar acara seremonial. Melainkan manifestasi nyata keberpihakan pemerintah terhadap masyarakat serta upaya menjaga kestabilan pasokan dan harga kebutuhan pokok.

“Bahan pokok yang kami siapkan dalam Gerakan Pangan Murah ini antara lain beras SPHP, minyak goreng, gula pasir, tepung terigu, susu kaleng, dan daging ayam. Harapannya masyarakat bisa terbantu untuk memenuhi kebutuhan sehari-hari dengan harga lebih ringan,” ujarnya.

Lebih lanjut, Junaidi menekankan bahwa GPM bukan juga sekadar distribusi sembako murah, melainkan bagian dari strategi jangka panjang menuju kedaulatan pangan nasional. Ia menyatakan bahwa stabilitas harga dan keterjangkauan pangan menjadi fondasi penting bagi ketahanan nasional.

“Dengan semangat persatuan, kegiatan ini mengusung tagline ‘Bersatu, Berdaulat, Rakyat Sejahtera, Indonesia Maju’, sebuah pesan kuat bahwa kedaulatan pangan adalah kunci menuju Indonesia yang lebih sejahtera dan berdaulat di masa depan,” tambahnya.

Program GPM mendapat dukungan dari berbagai pihak, termasuk Kementerian Koperasi dan UKM, Kementerian Pertanian, Kementerian Dalam Negeri, Badan Pangan Nasional (Bapanas), serta sinergi bersama TNI, Polri, BUMN, dan pemerintah daerah.